produk paranormal Idris Nawawi TjA Jam'ul Ijazah

produk paranormal Idris Nawawi TjA Jam'ul Ijazah

Keterangan

Blog ini berisi kumpulan tulisan, ajaran,snapshot dan iklan paranormal Idris Nawawi TjA, pimpinan Pondok Pesantren Hafidz Qur'an Jam'ul Ijazah di Plered, Cirebon, Jawa Barat yang saat ini sedang ramai dihujat di facebook. Sumber isi blog ini diambil dari: 1. Grup tertutup kumpulan artikel Idris Nawawi Jam'ij. 2. Grup kumpulan artikel Sutristian (copi paste). 3. Berbagai Situs dan blog. 4. Status dan komentar di facebook. Blog ini juga berisi bantahan atas pernyataan dan tulisan Idris Nawawi TjA. Harap dicermati, tulisan Idris Nawawi TjA yang menyangkut kutipan hadits Rasulullah saw dan hadist qudsi umumnya tidak disertai perawi yang jelas. Inilah yang mengindikasikan adanya penyimpangan dan kesesatan dalam tulisan-tulisan tersebut.MUI Cirebon Jawa Barat sudah mengeluarkan fatwa SESAT atas ajaran Idris Nawawi
Tampilkan postingan dengan label Rasulullah saw. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rasulullah saw. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Juni 2014

HADIS PALSU produk Idris Nawawi Jam'ij

Keagungan malam Idul Fitri.

Setelah sebulan penuh kita berpuasa, menjaga hawa nafsu dan lapar serta memulyakan dengan beragam kegiatan yang bersifat kebajikan. Malam terakhir Allah, mewajibkan bagi seluruh manusia untuk meluangkan sedikit harta di jalan-Nya (bersuci diri) lewat pengeluaran zakat fitrah, yaitu sebesar 2,5KG (beras)

Dalam makna kitab. Zakat Fitrah yang kita keluarkan selama 1 tahun lamanya, mempunyai makna mendalam, seperti ucapan para Ulama; "Sesungguhnya zakat Fitrah yang kita keluarkan bagian penghapus seluruh dosa dan penyempurna Iman kita".

Lalu waktunya kapan kita mengeluarkan zakat Fitrah? setelah berbuka puasa hingga fajar pagi (sebelum subuh) Apabila kita melaksanakannya sebelum masuk sholat magrib, seperti yang banyak terjadi di daerah-daerah. Para RT atau RW, meminta beras dengan mengatas namakan zakat Fitrah, semua itu bagian pembohongan. "Beras yang kita keluarkan sebelum masuknya malam Idul Fitri, disebut zakat Mal/harta. Dan tidak termasuk zakat Fitrah" Maka disini harus kita bisa membedakan mana yang disebut zakat mal dan mana yang disebut zakat fitrah.

Lalu bagaimana hukumnya bila sampai tidak menjalankan zakat Fitrah?
Pada zaman Rosululloh,....Sahabat Umar bin Khottob pernah ketiduran hingga tidak sempat berzakat fitrah (waktunya sudah habis) beliau akhirnya matur kepada Rosululloh SAW, apa yang dialaminya? Rosululloh menjawab dengan marah;
"Barang siapa yang tidak berzakat fitrah, maka mereka ahli neraka" Betapa kagetnya sahabat Umar hingga beliau menangis dan memohon ampunan lewat Baginda Rosul........"Wahai kekasih Allah,,,,,,ampunkanlah dosaku kepada Alllah,,,,,,,sesungguhnya saya akan menebusnya dengan semua hartaku yang ada". (pada waktu itu Sahabat Umar mempunyai emas 4 karung besar = 1 Trilliun, bila di uangkan) Rosululloh menjawab; "Bila kamu punya harta 100x lipat dari yang dipunyai sekarang, masih belum bisa menebus zakat Fitrah!" Sahabat Umar, kian menjadi jadi dan menjerit histeris hingga Rosululloh iba melihatnya; "Wahai Umar,,,,saya usulkan kepada Allah, namun engkau akan masuk surga paling akhir dibanding semua sahabatku yang lain?"

Lalu Rosululloh sendiri sewaktu melaksanakan zakat Fitrah seperti apa?
Dalam hukum Islam, disunnahkan berzakat fitrah 2,5 Kg atau lebih sedikit. Tapi Rosululloh sendiri melaksanakannya 3x sampai 5x bungkus. Maksudnya 2.5Kg x 5 bungkus.

Dan cara semmacam ini terus dilestarikan pula oleh masyaikk Syareatul Khotam, dan saya pribadi beserta keluarga lainnya. Semua ini diambil dari yang paling afdhol...


ADAKAH SUMBER CERITA DI ATAS ? ATAU HANYA KHAYALAN PENULISNYA ?

 

Hadis Palsu Produk Idris Nawawi Jamul Ijazah Cirebon

KAJIAN MANFAAT DI BULAN RAMADHAN

Sungguh beruntung mereka yang bisa mencintai bulan Ramadhan dengan segala kebajikan amalnya, sesungguhnya 1 kebajikan yang kita torehkan akan di balas 10 keagungan oleh Allah SWT.

Rosululloh berkata; "Semua pintu langit akan terbuka di mulai masuknya awal bulan Romadhon hingga berakhir pada permulaan masuknya Idul Fitri"

Tidak satupun kebajikan yang luput dari keagunggan Allah, hingga Rosululloh berkata; "Satu gerakan sujud dalam sholat akan dibalas 1700 pahala oleh Allah. Dana barang siapa yang menjalankan sholat Qiamaul Lail di malam bulan Ramadhan, Allah, akan membuat surga dengan 70.000 pintu yang terbuat dari emas dan yakut merah. Dan setiap satu pintunya mempunyai dua daun yang sangat indah"

Sesungguhnya orang yang bisa memulyakan bulan suci Ramadohn dengan mengikuti "Imanan wahtisaban" Penuh landasan keimanan dan cinta kasih kepada Allah, bukan orang-oraang yang masih menjalankan sifat Ghibah/menjelekkan orang lain. Atau masih mempunyai sifat Namimah/suka mengadu domba dan sifat Tajssus/meniti kejelekan orang lain agar dirinya punya teman atau pendukung. Bila mereka masih mempunyai salah satu dari 3 sifat tadi, maka hilanglah keagungan amal berpuasa".
ADAKAH SUMBER CERITA DI ATAS ? ATAU HANYA KHAYALAN PENULISNYA ?

Kamis, 19 Juni 2014

TERLAHIRNYA KERIS atau MUSTIKA

TERLAHIRNYA KERIS atau MUSTIKA

pada tahun 2400 tahun setelah Nabi Adam AS, diturunkan ke bumi. tepatnya setelah Nabi Nuh AS,,Allah, menciptakan generasi adatul Wilayah dari Anfus, berupa alam manusia dengan berpegang pada Akidah Samawi (kejawen purba) Adapun Allah juga menciptakan generasi dari keturunan Anwas, dari seorang Soleh Nabi Hidir AS, yang berpegang pada ajaran Samawi Tauhid. Pada tahun ini kedua aliran ini sama sama pemegang sifat Tuhidiyyah. Hanya saja pada waktu itu lebih banyak dari keturunan Anfus......lalu perbedaannya dimana antara keturunan Anwas (Jalurnya sampai ke Nabi Muhammad SAW) dan keturunan Anfus (jalurnya sampai ke bangsa lelembut) Keturunan Anwas, berpegangnya pada hukum yang dibawa oleh para Nabi (pembawa kalamulloh) Adapun berpegangnya keturunan Anfus, lebih condong ke arah nafsi atau menjauhkan diri lewat Taroki/inkernasi....



Sebelum saya lanjutkan ke permasalahan judul di atas, baiknya saudar pahami dulu makna garis keturunan dan pegangan mereka sehingga tidak banyak tanya dan langsung paham permasalahan sebenarnya...........Keturunan Anfus, yang dimulai dari Zaman Pewayangan..Mereka sama seperti kita pada umumnya, hidup di bumi, makan, minum, punya keluarga, punya anak, punya tempat tinggal dan lainnya. hanya saja ajaran yang dipegang oleh mereka adalah MANUNGGALING KAULA GUSTI (kepercayaan yang kuat kepada pencipta alam semesta) Cara yang dilakukan oleh mereka ini melahirkan kekuatan bathin tertinggi yang menimbulkan punya daya kesaktian dan menunjukkan sifat ilmu tadi secara kalayak Umum..(sifat ilmunya di perlihatkan dan menjadi suatu kehidupan umum) Beda dengan ajaran yang dipegang oleh keturunan Anwas. Mereka lebih banyak berpegang pada Hakikat bathin dan menjalankan Hakikat lahir (Seperti di zaman sekarangnya, menjalankan kewajiban rukun Islam) dan keturunan ini lebih banyak patuh terhadap ajaran Para Nabi sebelumnya dengan mengikuti segala sifat dan semua tingkah laku ajaran para nabi (sempurna) Bercerita tentang derajat antara keturunan Anfus dan Anwas....Allah SWT, telah menjadikan keduanya sama sama mempunyai kelebihan dibidang yang berbeda. Keturunan Anfus,, Allah memberinya derajat duniawi seperti kesaktian, duniawi, kaya raya, punya martabat, menjadi Raja dan lainnya. namun setelah kematiannya kelak, Allah hanya menempatkan golongan mereka di level surga paling bawah. Adapun keturunan Anwas, Allah SWT, memberinya kelebihan derajat Uhkrowi, seperti aahli surga tertinggi, walau di dunia mereka penuh dengan caci makian kalayak luas. Seperti riwayat para Nabi misalnya,,,tidak ada satupun nabi yang hidupnya tidak di hujat oleh kaumnya sendiri, semua itu bagian cobaan dari sifat sabar atas patuhnya para hamba kepada Allah yang memberi hukum secara sempurna.



Dan karena Allah, telah memberikan derajat kesaktian kepada seluruh keturuna Anfus, maka hampir rata rata golongan ini mempunyai kedigjayaan ilmu yang bisa dibuktikan dengan perubahan wujud, bisa menghilang, kebal lahir bathin, dan bisa menjelma menjadi apa saja tanpa terkecuali dan rata rata mereka semua secara umum memiliki ilmu bersifat semacam ini (ilmu yang bisa di tunjukkan)....lewat penataan dari Batara Semar,,akhirnya Mereka membangun suatu pemerintahan yang disebut dengan Istana Alengka (kumpulannya para Dewa) Cara yang diterapkan oleh mereka meniru gaya bangsa Malaikat, yaitu mempunyai tugas masing masing setiap pribadi Dewa....Dari sinilah pada pertengahan zaman,,,semua pasukan Alengka yang dikerahkan untuk menumpas para pecundang bumi dibekali dengan perwujudan senjata. hanya saja keumuman mereka dalam menciptkan atau mewujudkan suatu pusaka lebih identik dengan menyelipkan lambang keagungan, seperti Naga, garuda, Kuda bersayap dan lainnya. Sebab tradisi adatul Wilayah mereka hanya binatang ini yang paling di hormati oleh kalangan para Sanghyang..



Sedangkan para Nabi hingga ke Rosululloh SAW,,mereka lebih berpedoman tidak meniru gaya selain para Nabi yang diutus Allah,,Maka mulai di zaman nabi Sulaiman dan nabi Isa AS,,,mereka membekalinya dengan senjata Tombak dan Perisai..Adapun di era Nabi Muhammad SAW,,mereka lebih identik dengan pembekalan senjata pedang dan panah. lalu bagaimana dengan sejarah Indonesia sendiri yang konon bangsa Wali Songo, hampir rata rata memakai jenis pusaka dan bukan Pedang? Inilah riwayat sebenarnya...



Pada zaman Wali Awal (sebelum kumpulnya Wali Songo) Ada satu Wali yang lebih dulu menduduki pulau Jawa.. Beliau bernama Syeikh Sanusi, yang kini bertempat di Goa gunung Mujarrab Tasik Jawa Barat...Beliau ini terlahir di zaman Tabi'in yang diberi umur panjang oleh Allah, seperti halnya Nabi Hidir AS, atas anugerah pemilik Maul Mujarrab (Tidak bisa mati sampai Yaumul Qiamah) lalu setelah itu datang pula Syieikh Dzatul Kahfi dan Syeikh Qurotul Ain Kerawang..namun mereka ini hanya mengajarkan Syiar bagi yang paham saja dan tidak bersifat Umum...Baru di zaman Wali Songo, hampir semua Wali turun untuk memperluas Syiar Islam hingga ke pelosok desa terpencil....Pada zaman Wali Songo awal (belum berkumpullah semua Wali) Orang yang sangat di tuakan dan paling di hormati adalah Sunan Ampel. Beliau bagian rujukan para Wali yang ada di tanah Jawa. Apapun ucapannya akan menjadi nyata. Nah pada saat itu Sunan Ampel pernah didatangi oleh baginda Rosul, memberikan CIS (besi lurus sewaktu hidupnya Rosululloh, buat mengembala kambing) besi ini diberikan kepada Sunan Ampel sebagai hadiah terindah dalam hidupnya. Bertahun tahun besi ini disimpanya penuh kehati hatian, dan baru beliau membukannya sewaktu Supo Mandrangini, yang masyhur namanya sebagai pembuat senjata mengabdi menjadi muridnya......Pada waktu itu..Sunan Ampel memanggil Supo Mandrangini untuk membuatkan pusaka lambang Islam...Pikir Sunan Ampel, pastinya ki Supo paham atas anjurannya...Sedangkan ki Supo sendiri yang terlahir dari garis keturunan Anfus (sanghyang) hanya bisa membuat pusaka bermotif seperti buatan keluarganya terdahulu. maka tiga bulan kemudian,,pesenan Sunan Ampel pun jadi..dan setelah diserahkan hasil olahannya,,betapa sangat kecewanya hati Sunan Ampel, karena apa yang diharapkannya bertolak belakang dengan keinginan semestinya..Dia mengharapkan sebuah pedang sebagai lambang Islam, malah Ki Supo, membuatnya dengan bentuk Keris bernama Kyai Sengkelat Luk 9 ada yang mengatakan Luk 13.....Disini Sunan Ampel Berkata: "Bumi Nusantara akan mempunyai dua pandangan dalam satu wadah" maksud dari perkataan Sunan Ampel ini,,besok nanti,,Tanah jawa dan sekitarnya akan mempunyai dua pemahaman dalam satu akidah, yaitu ajaran Islam yang digabung dengan adatul Wilayah......Dan ini terjadi pada tahun 1338M..Dimana seorang keturunan Sanghyang menikah dengan raja yang keturunan bangsa Nabi, siapakah dia?..Nyimas Subang larang (anak Prabu Siliwangi) yang di nikah oleh Raja Muslim Mesir Abdulloh Hut dan mempunyai putra seorang QUTUB (raja Wali sedunia) yaitu Kanjeng Sunan Gunung Jati......TAMAT!!!!

ADAKAH SUMBER CERITA DI ATAS ? ATAU HANYA KHAYALAN PENULISNYA ?

Asal Usul Sunnah Qurban

Asal Usul Sunnah Qurban......

Secara pembedaran luas,,,para Nabi, yang konon sangat maksum (jauh dari dosa) ternyata hampir semuanya punya salah kepada Allah secara Su'ul Adab/ kurang adab. Adapun kesalahan para Nabi disini tidak seperti kesalahan kita pada umumnya...Mereka benar, secara hukum, tapi disalahkan oleh Allah, sebagai makna Zihad dan Zuhud atas ketaslimannya. Beda dengan kesalahan manusia pada umumnya,,mereka sangat tampak di dalam melanggar hukum-hukum Allah, seperti kerap melakukan kemaksiatan,,Juga para Warosah yang mengaku ahlil Bait,,,,seperti para Habaib atau Kyai,,yang selalu mengajak bersedekah tapi dia sendiri malah tidak sama sekali dan lain sebagainya....
Tapi para Nabi,,mereka kerap menjaga hukum Allah secara seksama, hanya saja dilain waktu,,,keteledoran kecil membuat Allah tidak menyukainnya...Seperi kisah Nabi Ibrohim AS, yang akan saya bedarkan dibawah ini,,

Pada waktu itu Nabi Ibrohim AS, baru saja bertemu dengan Allah SWT, di babul Mustawa....Allah memberinya gelar Khoilullah padanya,,,dan sewaktu Nabi Ibrohim AS, diturunkan kembali ke bumi,,,,,beliau menjadi sangat waro' (hati-hati) dan seiring waktu Nabi Ibrohim, mulai tidak menyukai ummatnya dengan alasan,,mereka kerap melakukan kemaksiatan secara terus menerus.....Nabi Ibrohim, akhirnya tidak bisa membendung emosinya dan terus memarahi mereka hingga kemarahannya berbuntut dengan kematian....Satu kali beliau marah satu orang tewas seketika.......Melihat gelagat seperti ini,,,Allah SWT,,,balik memarahi Nabi Ibrohim AS "Aku sebagai Tuhan dan pencipta alam semesta,,tidak pernah sekeras dirimu,,bila kamu sebagai Nabi, tidak mempunyai kelembutan,,bagaimana bisa menjaga ummatmu" Sejak saat itu Nabi Ibrohim mulai menjaga adab dan kelembutan hatinya...Beliau mulai membangun hakikat ummat dengan terus membagi makanan disetiap waktunya hingga Allah SWT,,,sanagt dekat dan penuh perhatian kepadanya.........Melihat Allah sangat menyayangi Nabi Ibrohim AS,,,,,Malaikat Jibril dan Mikail merasa cemburu hingga beliau matur kepada Allah "Ya Tuhanku,,,pantas saja Nabi Ibrohim bisa seperti itu,,karena beliau tercipta menjadi hamba yang kaya raya" lalu Allah berkata "Bila engkau masih ragu,,,Godalah dia" Lalu Malaikat Jibril dan Mikail,,turun ke bumi, menyamar sebagai orang fakir.....Sesampainya dikediaman Nabi Ibrohim AS,,,kedua Malaikat ini kebingungan,,pasalnya disitu banyak sekali haewan peliharaan mengelilingi rumahnya,,,yaitu 18.000 anjing penjaga kambingnya. Satu anjing menjaga 10 kambing (fikitab)…

Setelah dua pengemis yang ternayta adalah Malaikat Jibril dan Mikail AS,,,datang dihadapan Nabi Ibrohim AS.......Maka malaikat Jibril memulai berkata kepada Nabi Ibrohim AS..."Wahai Nabi Allah,,,engkau sangat dihormati oleh baginda, Tuhan kita semua,,,namun tahukah anda,,semua itu berawal dari kezuhudanmu sebagai ahli dunia,,,Namun belum tentu engkau mampau menjalankannya bila dalam keadaan Fakir dan hina dina" Dengan tersenyum Nabi Ibrohim menimpali ucapan pengemis tadi....."Wahai pemuda...ketahuilah atas nama Allah,,,,bila engkau mau minta seluruh kambingku,,,akan saya berikan tanpa syarat.." Lalu pemuda tadi menerima tawaran Nabi Ibrohim AS, untuk membawa semua kambing yang ada........Adapun Malaikat Mikail AS, yang menyamar sebagai temanya berkata: "Wahai Nabi Allah,,,mengapa engkau berikan semua kambingmu buat sahabatku,,lalu aku sendiri akan kau berikan apa?" Nabi Ibrohim-pun menjawab: "Bila dimatamu...masih ada barang berharga disekitar rumahku ini,,maka ambillah sebagai sifat keadilanku buatmu agar anda berdua tidak saling berebut satu dengan lainnya. tapi bila anda masih kurang? Saya siap memberi apa saja buat ummatku,,bahkan putraku sendiri sekalipun bila Allah memberikanku keturunan".....Mendengar ucapan nabi Ibrohim AS,,,kedua Malaikat tadi menangis haru dan meninggalkannya tanpa membawa secuilpun dari harta Nabi Ibrohim AS.....Kedau Malaikat ini terus menangis atas ketulusan hamba Bumi yang mengalahkan seluruh makluk bangsa langit......

Tanpa disadari oleh keduanya,,,,,Iblis yang mendengar sanjungan dari kedua Malaikat ini,,,lalu menghampirinya: "Wahai Malaikat Jibril dan Mikail AS.......Mungkin anda sudah percaya bahwa Nabi Ibrohim hamba paling Soleh saat ini?" lalu keduanya mengangguk setuju...."Ketahuilah bagimu para Malaikat....Bahwa nabi Ibrohim AS, tidak bakal goyah hati dan pikirannya atas harta, pangkat, kedudukan, maupun jabatan lebih tinggi sekalipun..Karena Nabi Ibrohim tercipta sebagai Rosul Allah....Tapi ada satu yang belum anda ketahui.....Kuatkah Nabi Ibrohim, yang mempunyai jiwa dan hati sangat lembut....Bila Allah mengkarunia seorang putra seperti ucapannya tadi kepada anda berdua......Disodakohkan atas nama Allah,,,,,,pasti dia akan membangkang Tuhan kita semua...dan posisi dia akan secepatnya digantikan oleh bangsa Malaikat seperti dirimu" Setan terus menerus bicara dengan rayuan yang sangat masuk akal para bangsa Malaikat...

Sesampainya di LauhMahfud.....Mereka berdua dihadang oleh seluruh bangsa Malaikat yang ingin mengetahui perkembangan Nabi Ibrohim yang sangat disayang oleh Allah SWT........Lalu mereka berdua menceritakan semuanya yang membuat semua bangsa Malaikat terkagum kagum.........Belum juga bangsa Malaikat ini bubar dari tempat Luh Mahfudz......Tiba-Tiba suara Allah SWT,,,menggema ke seluruh telinga para Malaikat; "Ketahuilah bahwa Aku sangat menyayangi Ibrohim, atas kezuhudannya kepada-Ku" Lalu Malaikat Jibril AS,,bertanya..."Ya DZat Quds......Semua Kalam-Mu adalah benar,,namun aoakah nabi Ibrohim, akan kuat bila suatu hari dicoba atas Nama-Mu,,,mengorbankan putranya sendiri?" ....Mendengar penuturan Jibril AS....Allah menagbulkannya hingga Nabi Ibrohim dikaruniai seorang putra tampan bernama Ismail....


ADAKAH SUMBER CERITA DI ATAS ? ATAU HANYA KHAYALAN PENULISNYA ?

 

SANTRI JAM'UL IJAZAH KENA DAMPRAT

Sufistik Sunnah Qurban
SANTRI JAM'UL IJAZAH KENA DAMPRAT.......

Pada tahun kemarin adalah bulan paling menakutkan buat seluruh santri Jam'ul Ijazah. Semua ini akibat kemalasan para santri yang kurang bisa memperhatikan keagungan derajat di sela bulan yang diagungkan olehh Allah SWT. Secara makna Tauhid,,,,sahabat pernah bertanya kepada Baginya Rosul, tepatnya di hari Idul Adha atau setelah usainya perang Badar; ""YaRosululloh Engkau berkata bahwa amal manusia hanya Allah yang mengetahuinya. Bagaimana kadar kami yang penuh akan goflah atau kemaksiatan? bagaimana kami bisa mengetahui antara Husnu atau Su'ul Khotimah di hari kematian kelak?" lalu Rosululloh menjawab: "Lihatlah itu....sambil Rosul menunjuk Sunnah Qurban.....Barang siapa yang tahun ini sunnah Qurban, lalu sebelum tahun depannya kita sudah meninggal, niscaya mereka bagian dari ahli surga/husnul khotimah. Dan barang siapa tahun ini kita mati tidak membawa sunnah Qurban, niscaya alamat kita tergolong bagian dari ahli Su'ul Khotimah" Lalu para Malaikat langit bertahlil Tahmid menjawab Asyhadu anlaa Ilaha Illalloh Wa-asyhadu anna Muhammad Rosululloh"....Melihat ketegasan Rosululloh dalam menjawab pertanyaan sunnah Qurban.....membuat Zabid bin Inayah..datang sambil gemetar....."Ya Rosululloh..Adakah amal lain sebaik sunnah Qurban?" lalu Rosululloh menjawab; "Bagaimana mungkin ada amal sebaik sunnah qurban..apakah ada amal yang bisa mengetahui baik buruknya kita di akhir hayat? kecuali sunnah Qurban?" lalu para sahabat menggeleng penuh kesedihan bagi mereka yang saat itu tidak ikutan Qurban.....



Lalu Rosululloh berkata kepada sahabat-sahabatnya..."Ketahuilah bahwa Sunnah Qurban, satu tetesan darahnya menjadikan bangunan surga,,,satu helai rambutnya menjadikan halaman surga yang penuh dengan keindahan di dalamnya...satu ketokan daginggnya menjadikan burung burung mengumandangkan/menyebut nama si sunnah Qurban. satu uratnya menjadikan para putri surga menanti kita penuh setia...satu gigitan dagingnya yang diberikan kepada para duafa, menjadikan semua Malaikat menuntun kita menuju jalan surga dengan mudah. Sati potongan tulangnya menjadikan para Wildan/anak yang membantu/pelayan surga tetap setia menjaga kita hingga selama lamanya".................Dari kisah inilah Masyaikh Syareatul Khotam berujar kepada seluruh santri kala itu: "Sungguh sangat hinanya kita yang masih kuat dan bisa mengumpulkan sebagian hartanya tidak mengikuti sunnah Qurban...betapa malunya kelak wajah wajah kita akan dibenci Allah SWT karena bahilnya/pelitnya kita tanpa mau menjadikan amal secara wujud" Pada waktu itu para santri jam'ul Ijazah,,,semuanya paham dan bertanya; "Sebatas mana kewajiban kita sebagai orang yang tidak mampu?" Lalu Masyaikh menjawab: "Sebatas kita punya HP da motor atau punya sisa barang yang bisa dijualkan dengan harga sunnah Qurban, maka itulah batasan kewajiban kita.." lalu santrinya Masyaikh sendiri berkata; "Bila kita masih punya barang yang bisa dijual belikan seharga sunnah Qurban,,tapi istri menolak karena berat atau beban,,bagaimana hukumnya?" lalu Masyaikh menjawab: "Bila jawabannya seperti itu maka bersiaplah anda menjadi penghuni ahli neraka?" Subhanalloh!!!!!!!



Maka tahun kemarin disebut sebagai tahun paling menakutkan bagi para santri jam'ul Ijazah. Sebab dengan kurangnya mereka bersiap materi,,Niscaaya seluruh motor atau benda lain yang bisa dijual menjadi wasilahnya hingga tahun ini pelajaran berharga menjadikan mereka tidak mau ketinggalan menyongsong amal penuh keagungan di hadapan Allah SWT.

ADAKAH SUMBER CERITA DI ATAS ? ATAU HANYA KHAYALAN PENULISNYA ?





 


PERATURAN SUNNAH QURBAN YANG DI TERIMA OLEH ALLAH

,,, 

1- Wajib menyayangi haewan sunnah Qurban sebelum hari idul adha, dengan menghiasinya seperti Nabi Ibrohim pada zamanya (dihias dengan kalung dan diberikan kain terindah pada setiap binatang yang mau disunnah qurbankan) .....

2- Wajib disayang atau di belai badannya sewaktu penyembelihan sebagai makna khidmat kita atas keagungan sifat Rosululloh SAW...

3- Wajib bertakbir sewaktu penyembelihan berlangsung dan jangan di injak badan hewan Qurban sewaktu memegang dikala penyembelihan berlangsung (wajib lembut)….

4- Setelah urat leher terpotong,,jangan meninggalkan kambing tadi sampai matinya dan secepatnya bekas darah atau lobang tadi segera ditutup kembali dengan tanah dan kambing tadi wajib di tutup agar kambing atau sapi lain yang mau di potong tidak melihat darah temannya atau bangkai yang sudah mati...........

5- Pada masa pengambilan daging/motong daging. tidak boleh ada yang bicara sampai kita secepatnya membagi 40 rumah keluarga atau tetangga. Bila kita sudah membaginya ke 40 tetangga dekat,,niscaya Allah baru mencatat di terima atau tidaknya sunnah Qurban kita…


WASPADA.......Jangan sesekali mencari DKM atau Ketua Panitia yang rakus atau mudah emosional...Sebab jarang sekali sunnah Qurban kita diterima oleh Allah, karena ulah orang tadi dan untuk jelasnya sunnah Qurban yang tidak diterima sebab atau asal muasalnya sebagai berikut..............

1- Para panitia lebih dulu makan atau nyate,,sebelum daging dibagikan...(cara semacam ini bagian penutup hijab atau rakusnya para pemimpin yang menjadikan sunnah qurban kita tidak diterima........

2- Menolak orang yang minta dengan alasan mereka tidak membawa kartu pengambilan (orang luar) atau takut kehabisan,,,padahal yang dinamakan Sunnah Qurban,,siapa saja boleh memintanya tanpa terkecuali dari manapun juga...Cara semacam ini sunnah qurbannya ditolak oleh Allah,,karena mengganjal perjalanan sunnah Rosululloh SAW.............

3- Lebih mengutamakan para panitia sendiri dalam pembagian,,padahal panitian tidak punya hak dalam sunnah Qurban, Mereka hanya tercipta sebagai wasilah pembagi yang arif, bijak, dan adil tanpa melihat dirinya dan lebih mengutamakan masyarakat yang minta daging. Cara semacam ini langsung di tolak sunnah Qurbannya oleh Allah......Masih ada 9 peraturan lagi yang membatalkan sunnah qurban,,,,,,TAMAT


ADAKAH SUMBER CERITA DI ATAS ? ATAU HANYA KHAYALAN PENULISNYA ?

Senin, 16 Juni 2014

HADIS PALSU produk Idris Nawawi Jam'ij

Jangan percaya dengan ucapan para kandidat, Jangan percaya dengan janji-janjinya. Sebab Rosululloh pernah berkata: "Lihatlah mereka...orang-orang yang berharap suatu kepentingan buat pribadinya. Mereka seolah benar, memberikan santunan, berdekatan dengan rakyat, membela hak yang lemah dan laain sebagainya,,,Namun itu bukan sifat aslinya kecuali kalau ada maunya semata. Maka mereka bukan bagian kaumku!". GOLPUT bagiku lebih mulia



 ADAKAH SUMBER HADIS DI ATAS ? ATAU HANYA KHAYALAN PENULISNYA ?

Minggu, 15 Juni 2014

Pembagian Hadis : Tulisan Menyesatkan Idris Nawawi jam'ul ijazah cirebon

Ada yang tahu Ilmu Hadist disini..??
============================================
PEMBAGIAN HADIST
Tidak sedikit orang berceloteh, bahwa keluasan Hadist yang ditulis secara detail makna dan sifatnya dianggap Hadist Dloif atau asal asalan,,padahal siapapun yang menyalahkan satu Hadist saja, hukumnya KAFIR. Disini saya menjelaskan pembagian Hadist biar sedulur paham dan tidak asal menyalahkan segala bentuk Keluasan dan penjabarannya.
1- HADIST MUTAWATIR. Hadist yang diriwayatkan oleh orang banyak, tanpa terbatas dan sudah diyakini keabsyahannya. Tahapannya terbagi menjad 4 susunan:
- Banyaknya Rowi
-Tidak adanya kebohongan secara Rowi dan sanad
-Banyaknya rowi dari awal hingga akhir
-Bersandarnya Rowi dari melihat atau mendengar langsung.
Contohnya: Rosululloh berkata:
"Siapa yang berbohong kepadaku (mengabarkan suatu bahasa dengan mengatas namakan Rosululloh, padahal rekayasa sendiri) maka bersiaplah menempati neraka" Hadist ini diriwayatkan lebih dari 200 sahabat.
Adapun hukum Hadist Mutawatir, tidak mungkin di tolak (hukum ilmu Dlauri)
2- HADIST AHAD
Hadist yang tidak menepati syarat dari Hadist Mutawatir. Dan jumlah Hadist Ahad mempunyai 3 bagian. Hadist Shoheh. Hadist Hasan dan Hadist Dloif.
Dari pengembangan Hadist Shoheh terbagi lagi menjadi 2 bagian:
Hadist Shoheh Lidzatihi dan Hadist Shoheh Lighirihi.
Adapun rincian Hadist Lidzatihi terbagi menjadi 5 tingkatan:
-Hadist It-Tishalus Sanad
-Hadist 'Adalatul Rawi
-Hadist Tamamu Dlabthi
-Hadist Khuluwuhu Minasy-Syudzudz
-Hadist Khuluwuhu Minal 'Illat.
Disini kami jelaskan..Bahwasanya tidak ada satupun ahli Hadist yang memahami Hadist Shoheh secara benar, sebab mereka bukan orang-orang yang hidup di zaman para Sahabat. Sedangkan di zaman sekarang,,,banyak orang BODOH yang setiap ada Hadist selalu dipertanyakan ke Shohehannya, padahal baik Hadist Shoheh maupun Dloif, bila itu baik bagimu, maka jalankan kebaikan yang terdapat dalam Hadist tersebut bukan malah mempertanyakannya tanpa menjalankan?,
Seperti ucapan para ahli Sufiyyah: "Saya tidak membedakan Hadist Shoheh maupun Dloif, bila memang Hadist tadi baik dan bisa di gunakan manfaatnya, maka saya jalankan semua Hadist manapun dengan satu Ijma'/keyakinan...Semua Hadist datangnya dari Baginda Rosululloh SAW. barang siapa yang tidak percaya ucapan Rosululloh, maka mereka bagian dari ahlul Kafir".
Seperti ucapan Imam Zakariya Yahya dalam kitabnya, Sa'adatud- Daroin. "Dipentingkan bagimu untuk mengamalkan HADIST DLOIF, walaupun 1 X dalam hidupmu". Ini menunjukkan bahwa apapun bentuk yang bermanfaat, maka jalani saja karena Allah, bukan malah mencelanya. Sebab orang yang suka mencela, mereka bagian dari orang-orang yang berfikir pakai akalnya semata tanpa berpegang pada hukum yang luas.
Seperti yang dijelaskan dalam kitab QUTUL QULUB. Beberapa Alim Ulama berbeda pendapat mengenai Rowi Hadist. Banyak dari ahli Hadist yang mengatakan Hadist ini Dloif sifatnya. Sedangkan ahli Sufiyyah mereka menganggapnya Hadist Shoheh. Kenapa alasanya? Karena ahli sufiyyah, lebih mengutmakan kezuhudan akhlak tanpa melihat sanad, dimana tatanan Hadist itu bermanfaat baginya maka mereka akan langsung menanyakan kepada baginda Rosululloh SAW secara Mukasyafah (hubungan bathin) sedangkan ahli Muhakkam (Ahli hadist) lebih banyak berdebat dan adu argument, tanpa melihat HAKIKATNYA HADIST itu sendiri. Disinilah yang harus kita pikirkan dan jangan asal CEPLOK bilang Hadist Dloif dan lainnya selagi kita belum paham, apalagi hanya paham kulitnuya semata,.........

RENUNGAN BUAT ORANG YANG SUKA MENANYAKAN HADIST DLOIF TAPI TIDAK PAHAM HADIST... ADAKAH SUMBER CERITA DI ATAS ? ATAU HANYA KHAYALAN PENULISNYA ?



Kamis, 29 Mei 2014

KISAH PALING NIKMAT YANG PERNAH ADA DI DUNIA



Bila seseorang pernah merasakan nikmatnya surga dunia,,,atau kedapatan harta belimpah ruwah atau nikmat lainnya....semua akan tersampingkan dengan nikmat yang satu ini,,,Bahkan anda akan bilang,,,,,"Tiada pernah kurasakan nikmat seindah ini" apakah Itu??????? Pengakuan seorang murid yang disaksikan secara langsung (yaqodhotan) dihadapan para nabi, Wali dan Kanjeng Rosul,,,Dan dengan ringannya,,mereka akan memanjakan kita dengan kata kata,,,kenikmatan,,,saling menghormati dan saling ikat janji,,,,Inilah Nikmat yang paling nikmat dari nikmat yang pernh ada.......

Cara semacam ini tidak semua orang merasakan,,,,bahkan,,,,,hampir dari kita tidak mengetahuinya atau MUSTAHIL.....namun bagi mereka ahli derajat,,,,,,semuanya mengejar derajat semacam ini dan di saat,,,pengakuan murid terjadi,,,,,maka hijab langit terbuka dengan indahnya.....Ini yang disebut babu drajat................Sebab nikmat semcam ini akan membekas sampai JANANTUN NA'IM,,,,
ADAKAH SUMBER CERITA DI ATAS ? ATAU HANYA KHAYALAN PENULISNYA ?

Jumat, 23 Mei 2014

Idris Nawawi Jam'ij dan Tafsir Ngawur

SEMUA YANG ADA DI DUNIA BAGIAN WASILAH SEMATA
Dalam kajian Ilmiah Tauhid, bahwa semua makhluk tidak mempunyai kekuasaan dan pekerjaan kecuali Ihtiar (Wahdaniyyah) semata. Sebab segala sesuatu yang menggerakkan dan memberikan kekuasaan kepada setiap makhluk bernyawa lewat kekuasaan-Nya, Bi-ijni waattamkin Ilalloh (semua yang terjadi ijin Allah).
Secara makna Hakikotul Ilmi.....Apapun bentuk yang menjadi wasilah, disebut juga sebagai makna (Sya'nun) yaitu, semua yang ada di muka bumi ini bagian Thobi'iyyah/ihtiar.
Jadi sifat-sifat ihtiar yang biasa kita lakukan, baik yang dianggap manfaat maupun sebaliknya, semua Hakikatnya tergantung NIAT dan Keyakinan hati yang kuat. Sebab bila keyakinan telah pupus, maka barang yang Halal juga bisa menjadikannya HARAM secara hukum agama. Seperti contoh. Kita jijik pada satu makanan, maka secara lahiriyyah, makanan tadi haram di makan, padahal sifat asalnya Halal. Atau sebaliknya. Sewaktu kita dalam bepergian ke hutan dan disana tidak menemukan satu cuilpun makanan kecuali hanya bangkai se ekor burung yang kita lihat, maka dalam pandangan hukum Agama, asal kita benar-benar dharurat, niscaya Allah mema'fukannya (halal dalam pengecualian Khusus).
Jadi inti dasar dalam suatu pemahaman ilmu bangsa Sir Asror (bathin) janganlah kita asal bicara sesat, haram, bid'ah, musyrik maupun sirik. Lihat dulu Syiakul kalamnya (tatanannya) sebab bila kita menghukumi suatu barang halal dan dijadikan Haram, maka selama-lamanya hal semacam itu akan menjadi haram adanya. Padahal hukum Islam sangat mudah dipahami dan benar-benar di ringankan segala sesuatunya, kecuali bagi mereka pembenci hukum Islam (selalu menghujat)
.
Seperti Rosululloh SAW dan para sahabatnya, mereka orang-orang yang sangat di kasihi Allah, dan segala ucapannya selalu di ijabah, khususnya dalam permohonan doa. Namun disini kami ulas sedikit tentang sebuah Hikayat..............mengapa Rosululloh masih menganjurkan memakai pedang dan tameng besi sewaktu kaum Muslim berjihad di medan perang? Padahal Seorang kekasih Allah cukup dengan hanya doa'....Niscaaya segala doannya akan di ijabah/memenangkannya. Namun mengapa Rosululloh lebih memilih mencari keselamatan dengan berpegang pada satu Ihtiar, yaitu, pedang dan tameng?.
Juga kami contohkan hikayat lainnya, mengapa sewaktu perang Uhud, kaum Muslimin pernah kalah? padahal ditengah-tengah mereka ada Rosululloh SAW?...Nah hal semacam Inilah yang harus kita kaji secara keseluruhan agar tidak asal berkata sesat dan mudah menyalahkan hukum-hukum yang belum anda pahami selama ini, sebab secara pemahaman Thobi'iyyah,,segala benda appaun sama saja dihadapan Allah, tergantung I'tiqod niatnya saja.
Seperti kita gambarkan sedikit dari perjalanan para Wali Songo, mereka bagian dari orang-orang yang terjaga, baik secara lahiriyyah maupun bathiniyyah apalagi sampai melakukan/menerjang hukum syirik maupun musyrik, dan mereka orang-orang yang dekat dengan Allah sehingga paham mana yang benar dan mana yang salah secara pandangan hukum dan akidah Islam.
Namun mengapa para Waliyulloh kala itu malah memilih memakai pegangan berupa pusaka dan mustika lainnya?.
Seperti Kanjeng Sunan Gunung Jati, yang masyhur dengan pusaka Kyai Naga Raja, untuk menaklukkan kekuasaan Kakeknya Prabu Siliwangi.
Sunan Ampel yang Masyhur dengan Kyai Sengkelat dan pernah digunakan sebagai penakluk Raja Blambangan?.
Sunan Kudus, yang masyhur dengan pusaka Baju Antakusuma dan pernah menjadi wasilahnya dalam menaklukkan Raja Singosari?,
Mbah Kuwu Cakra Buana, yang terkenal dengan mustika Ampalnya dan pernah menaklukkan Banaspati dan raja lautan?.
Sulthan Hasanuddin, yang terkenal dengan pusaka rubah wajah sewu dan pernah menaklukkan pasukan Portugis dan Belanda?,
Juga Kian Santang yang masyhur akan kesaktian mustika Saefi Anginnya dan pernah menakukkan gerombolan aliran hitam pangeran Ucuk Umun dan lain sebagainya?.....
Apakah mereka para Waliyulloh, tidak paham hukum? sampai-sampai pusaka menjadi wasilah andalannya? Padahal semua orang tahu bahwa didalam pusaka terdapat kekuatan bangsa Khodamiyyah...Lalu mengapa bangsa Wali tetap memakainya? Apakah mereka tidak paham akan hukum Allah atau kitalah yang bodoh hingga tidak tahu hukum yang sebenarnya hingga berani berkata! "Bahwa benda bertuah itu musyrik adanya?" Nah disinilah titik permasalahan yang harus kita cermati secara Keseluruhan dan bukan langsung mengkotakkan suatu argumen miring hingga menjadikan kecerobohan kita sendiri dalam mentelaah setiap hukum-hukum bangsa Sir Asroriyyah?.
Disini saya jelaskann tentang makna Sir Asror bangsa Tafsir Al Qur'an, yaitu tentang lafadz HUWA ALLAH (penggalan awal surat Al Ihlas) yang artinya...(HU) Bimakna Sya'nun. Atau apapun wasilahnya semuanya tidak membahayakan bagi manusia. Sebab (WA) bimakna "wahdaniyyat" yang artinya: "Segala sesuatu yang kita yakini, asal dikembalikan dengan keagungan Allah/tetap memohon kepada Allah, maka hukumnya tidak menjadikan bahaya. Sebab segala sesuatunya akan kembali kepada (ALLAH) Dzat yang menciptakan dan Dzat satu-satunya yang wajib disembah secara muthlak.
Secara tafsir,,,,Yang dimaksud MUTHLAKUN dan hanya ALLAH, Dzat yang wajib disembah/diminta,,,,,terbagi menjadi 2 bagian:
-Khusus bagi ahli Marifat, mereka tidak membutuhkan benda atau alat sebagai ihtiarnya kecuali ilmu dan kedekatan Ruh bangsa Maqomatillah. Seperti dalam ilmu Tauhid dijelaskan "Sesungguhnya ahli Ma'rifat, mereka selalu berpegang pada Antasyhadahu Illalloh...Yaitu, mereka dijamin oleh Allah karena keluasan bathinnya sehingga para Malaikat di utus menjadi badalnya untuk menjamin segala yang diperlukan". Seperti Nabi Musa yang sewaktu beribadah 400 tahun didalam batu besar, Allah-lah yang menjaminnya hingga beliau tanpa kekurangan sedikitpun.
-Maqom Awam, mereka wajib memakai wasilah atau hubungan, baik bersifat lahir maupun bathin, Seperti hubungan sesama manusia, atau melalui wasilah bathin dengan mahkhluk lainnya. Seperti dalam kitab Bajuri: "Tiada bisa di buktikan suatu manfaat kecualli dengan memakai wasilah. Dan bentuk wasilah terbaik bagi manusia adalah sifat yang diyakini oleh diri kita sendiri/husnusddzon".
Secara maqom Hamdu,,, segala hubungan dengan sesama Makhluk yang tercipta disunnahkan oleh Allah, baik antara manusia dengan manusia lain, antara manusia dengan bangsa tak kasat mata dan antara manusia dengan haewan Asal didalamnya penuh manfaat dan tidak melanggar akidah agama,. Sesungguhnya Allah telah menjadikan sifat bagi manusia yaitu Hadist Alal Hadist, yang artinya....Setiap makhluk berakal wajib saling menghormati dengan caranya masing-masing".
Lalu bagaimana perbedaan antara ihtiar yang boleh dilakukan dengan yang tidak boleh dilakukan kalayak umum?
Dalam beberapa kitab sudah dijelaskan secara detail...Bahwa ada perbedaan yang mencolok bagi manusia untuk berihtiar secara hukmi dan ada pula yang wajib ditinggalkan secara bathil.
Seperti yang boleh di jalankan secara ihtiar Hukmi diantaranya,,,,Meminta terlebih dahulu kepada Allah, walau memakai alat bantu lainnya, seperti keris, mustika maupun hal yang mirip di dalamnya. Sebab mengutamakan menyebut asma' Allah, bagian akhlak bagi hamba-hambanya untuk menghilangkan sifat-sifat yang berbau kemusyrikan diri. Seperti contoh: "Wa-as aluka min Ridho Illah khususon PUSAKA......." yang artinya...."Ya Allah atas menyebut nama dan ridho-Mu (Allah) saya khususkan buat PUSAKA..........." Cara semacam ini secara kitab disebut BABUR ROHMAH (sangat baik sekali) seperti halnya kita minjem duwit kepada sahabat dengan cara sopan santun karena Allah,,,kedua sifat ini sama saja dalam pandangan kitab,,,yaitu masuk dalam kategori BABUR ROHMAH.
Adapun yang tidak boleh dilakukan oleh manusia, yaitu mendahulukan sifat lain daripada Allah SWT. Seperti contoh,,,kita berucap....."Khsuson Pusaka saya minta kekuatanmu" tanpa menyebutkan Allah di awal, maka hukumnya Musyrik. Sama halnya kita menjelekkan martabat orang lain, menghinanya atau sengaja mengaadu domba, padahal Allah sendiri tidak mengajarkan secara hukum dan akidah, maka hukumnya sama, yaitu Musyrik.
Maka harus dipahami oleh kita semua tentang maknaThobi'iyyah/wasilah,...Jangan asal ngomong dan menyalahakan secara sepihak..Lihat dulu secara hukum tauhid maupun Tasawwuf, Apakah mereka menyimpang atau malah sebaliknya penuh ta'dzim dalam bersopan santun kepada semua mahkluk (Liwail hamdi)...
Renungan pagi....

ADAKAH SUMBER CERITA DI ATAS ? ATAU HANYA KHAYALAN PENULISNYA ?

Idris Nawawi Jam'ij dan Hadits Palsu

SIFAT BERBOHONG CIRI DARI ORANG MUNAFIK
Rosululloh berkata: "Sesungguhnya ummatku kelak akan jauh dari Syafaatku, mereka yang suka berbohong dalam berucap dan orang-orang yang mengatakan berbohong kepada lainnya. kedua golongan ini sama saja dalam pandangan Allah, yaitu ahlul Munafiqun".
Secara kitab dijelaskan. Yang dimaksud berbohong secara Hadist yaitu, mereka yang kerap memanfaatkan keadaan dengan tidak sesuai kebutuhan yang diucapkannya, seperti, berdagang jeruk dengan mengatakan manis, namun kenyataannya kecut dan lain sebagainya. Atau orang-orang yang mengatakan sepihak tanpa melihat atau merasakan secara langsung dari keadaan orang yang dikatakan bohong tadi. Seperti contoh:
"Kita mendengar bahwa si A, adalah seorang pencuri. Tanpa melihat aslinya, kita langsung menelan bulat-bulat ucapan atau kabar tadi dengan mengatakan si A pencuri, maka secara pandangan Allah, orang tadi termasuk bagian dari golongan pembohong/munafik".
Adapun kitab lain mengatakan, seperti ucapan Imam Gozali..."Sesunguhnya berbohong bagian dari ahlul Kuffar, kecuali orang-orang yang paham dan takut akan azab Allah, mereka akan berlari sangat kencang dan mengindahkan sunnatulloh walau fitnah lain mengancamnya".
Secara tafsir kata-kata Imam Gozali diatas menjadi suatu perbedaan pandangan bagi para Ulama Fiqih dan tasawwuf.
Miturut pandangan ahlul Fiqih: Yang dimaksud Imam Gozali diatas adalah?. "Jangan sesekali melakukan pembohongan kepada orang lain, kecuali dalam takaran ilmu. Sebab ilmu mempunyai tingkatan yang berbeda, tergantung wadah kita sendiri yang menjalankan/keyakinan. Dan biarkan apapun yang terjadi, baik fitnah maupun lainnya, selagi kita masih bertanggung jawab secara Hukmi, maka semua itu disebut Sunnatulloh atau...semua orang akan mengalami cobaan hidup".
Adapun secara pandangan Ahlul Sufi...Yang dimaksud pembedaran dari Imam Gozali diatas yaitu?...."Lepaskan segala hal duniawi dan jalani secara hukum yang benar. Adapun mereka yang merasa dirugikan, semua itu berawal dari lemahnya keyakinan, maka satu jalan yang harus dipelihara...Ikuti segala pembelajaran hukum secara Fiqih, Tauhid dan Tasawwuf, sesungguhnya Rosululloh mengajarkan cara berdagang dengan 3 metode tadi".
Adapun secara pandangan ahlul Soleh: "Bila kita sengaja berbohong, maka sifat Kuffur bagian dari watak kita. Tapi bila kita niat benar, maka sifat Ahsan akan terus membimbing kita hingga sampai Allah menepatkannya/kunluy ya'mal syakilatih. Sesungguhnya berbohong tidaknya kita bisa dilihat secara hukum Syar'i. Dimana harta kita dimanfaatkan buat keluarga sendiri, maka sifat semacam itu bagian dari ahlul Kadzib (muanfik) namun bila harta kita lebih banyak diarahkan terhadap sifat Islami (Lainsyakartum laazidannakum) maka Allah akan menutup akalnya untuk tudak melakukan hal hal yang bersifat kadzib dan Allah akan membenamkan sifat Muthmainnah pada hatinya hingga diajuhkan dari segala perkara yang bersifat Muanfik. Sebab Dalil mengatakan...Sesungguhnya orang-orang yang menjaga akhlaknya, mereka yang mau berbagi kepada semua makhluk khususnya fakir miskin dan melestarikan makna iman dengan mensejahterahkan masyarakat luas dalam bidang ilmu".
Seperti Hadist Rosululloh: "Ciri dari ummatku yang selamat, harta bendanya lebih banyak dimanfaatkan buat prasarana peribadatan, sesungguhnya golongan ini disebut maqom Muhlis (lebih mengutamakan manfaat orang lain dari badannya sendiri):.
Suka ·


ADAKAH SUMBER CERITA DI ATAS ? ATAU HANYA KHAYALAN PENULISNYA ?

Kamis, 22 Mei 2014

Cerita Bathil dan Dusta Idris Nawawi---MENGENAL SEBUAH PERJALANAN HIDUP----

cerita bathil dan dusta dr idris nawawi, beliau lg dan lg mencatut nama2 para ulama dan waliyulloh, idris mengatakan pernah berguru kpda: Gus Muh, syaikh Hakim al lasemy, kyai farikhin lumpur losari, Habib nur aly, Abah tsamry Rijalulloh Pandeglang, syaikh Dimyathi banten, Abah Dim kaliwungu dan Ratusan ulama lain nya.....Masya Allah kadzib
dan ternyata idris jga mngatakan tdk mkan selama 10 hari, ( kuat benar ni org g mati )
dan yg lebih bathil lg adalah pernyataan idris yg mngatakan bhwa guru nya masyaikh/husein nawawi pernah mnjamin guru nya ratusan milyar lbih kpda syaikh nur aly mursyid nya, Masya Allah kadzib ilal kadzib,,semua tau spa husein nawawi aplgi dulu sebelum menikah dgn janda tua kaya raya, dr mana bsa mnjamin smpai Ratusan milyar???
apa ini cerita penyemangat pda santri mu agar idris nawawi di jamin hidup nya sama santri nya hingga mncapai milyaran/triliyunan, mari kita tanya pada rumput yg bergoyan d taman jamij...!!!!
--------------------MENGENAL SEBUAH PERJALANAN HIDUP-------------------------
Hari ini saya pribadi ingin menceritakan semua perjalananku dari kecil hingga dewasa seperti saat ini.. Kisah kehidupanku sejak usia 5 tahun, telah di tinggalkan ayahanda kehadirat Ilahi Robbi,,,dan setengah tahun dari wafatnya ayahanda,,,sang Bunda yang bekerja seorang diri, karena desakan ekonomi,,beliau terpaksa meninggalkan semua anaknya demi mencukupi kehidupan yaang serba pas pasan.....Kami 5 bersaudara akhirnya terpungut dan terpisahkan satu sama lainnya dan baru bersatu kembali setelah 11 tahun kemudian....
Kisah hidupku mulai berjalan apa adanya setelah kami bersatu padu,,,namun!!!!!! keluarga hanya sekedar simbol,,,,uang tetap yang menjadi tolak ukur,,,,Dari sinilah semua keluarga mulai bercerai demi mencari tanggung jawab masing masing..........Kisah ini kami lalui dengan beragam corak kehidupan yang begitu menyayat hati.. Dan khususnya diriku sendiri,,lebih memilih menjauhi keramaian duniawi sejak ibuku tak mampu membiayai sekolah dasar....aku hanya mampu sampai tamat SD kelas 3,,dan setelah itu aku hengkang dari rumah, mengabdi pada seorang kyai di Babakan Ciwaringin......Perjalananku disana sampai 2 tahun lebih dan selanjutnya pindah di kediaman Rijalulloh Abdal GUS MUH Tegal Rejo Magelang...2 tahun aku menimba ilmu,,lalu pindah ke Lasem Rembang Jawa Tengah,,di kediaman Syeikh Hakim Allesemy, selama 2,5 tahun....Dari perjalanan ini aku sempat berdiam diri di rumah selama 2 tahun dan selanjutnya mencari guru di berbagai daerah,,,seperti Kyai Farikhin Lumpur Losari, Habib Nur Aly Sumur Pondok,,,Abah Tsamry Rijalulloh Pandeglang,,,,Syeikh Dimiyathi Banten,,,Abah Dim Kaliwungu,,dan ratusan Ulama lainnya.......
Pada usiaku yang ke 20 tahun,,,,saya nikah dengan seorang gadis tetangga (nikah usia muda) demi mengekang sedikit sifatku yang banyak mengasingkan diri di berbagai tempat wingit. Sebab cara yang kutempuh pada wsaat itu membawa kontra bagi keluarga,,terutama di cap sebagai pemalas, karena tidak seperti pemuda pada umumnya yang giat mengais rejeki.....Dari kisah inilah akhirnya aku ikut bersama kakak,,membantu sambil bekerja.....
Kisah keakrabanku dengan sang kakak,,sudah terjalin akrab sejak usiaku 14 tahun,,,dan saya mulai belajar mengaji padanya sejak usia 11 tahun....Dari perjalananku hingga lahir anak ke-3,,ekonomiku kian carut marut,,hutang piutangku tidak bisa dibayarkan sehinga setiap aku main kerumah keluarga atau saudara kandung,,mereka pasti menutup pintu.....Mungkin dari perjalananku ini,,,,saya pribadi sudah ratusan kali meminta kepada Kakanda,,,,,suatu amalan pembuka rejeki karena keadaan yang tiada menentu,,dan beliau selalu memberikan amalan yang aku butuhkan...Namun.......keihlasanku belumlah ada,,,,hingga lebih dari sepuluh tahun hidupku jauh dari mampu....hanya saja istriku penyabar,,,beliau tidak pernah mengeluh masalah keuangan,,,,,kami sekeluarga sudah terbiasa dengan makan nasi aking (nasi kering),,,,,,,dan yang lebih menyedihkan buatku,,,,,,beliau menerima keadaan hingga pernah tidak makan selama 10 hari FULL......
Dari sifat kehidupanku yang penuh corak mistik,,,aku kerap menyendiri dikamar selama berpuluh hari,,,tiada keluar,,tiada makan dan minum selayaknya puasa pada umumnya.......semua ini kulakukan demi suatu tujuan agar bisa hidup makmur dan mampu mencukupi keluarga...Tapi sayang,,,,,semua tirakatku yang pernah aku lakukan,,,,,,berujung pada keberhasilan ilmu bathin dan bukan pada keinginan awal,,,,ahli duniawi....Allah SWT, telah menggariskan lain,,aku tercipta sebagai ahli bathin dan bukan sebagai ahli rejeki.........tepatnya pada usiaku yang 24 tahun,,,,aku mengalami shock yang tiada terkira dan hampir bunuh diri...aku menceburkan ke laut dan ingin mati saat itu...namun Allah,,,ternyata menjawab lain,,,,,aku di tolong oleh seorang Ratu dan di didik makna ke Tauhidan,.,,,,,,,Nah,,,dari sinilah akhirnya aku punya kekuatan untuk melanjutkan hidup dengan mengabdi kepada kakakku...
Singkat cerita,,,,, dalam pengabdian kepada kakakku,,,aku lambat laun memahami siapa beliau sesungguhnya,,dan aku bertambah yakin atas pengabdianku,,,,Beliau dalam hidupnya pernah mempunyai Mursyid Syeikh Nur Aly,,,,,dan atas pengabdian beliau,,,,entah sudah berapa ratus Milliar yang beliau keluarkan demi menjamin Mursyidnya......Kisah ini akhirnya menjadikan kakakku jatuh miskin...Namun Subhanalloh,,,,tidak pernah kutemui orang sesabar beliau,,,tak satupun dalam ucapannya menyesal atau sampai menuntut pada gurunya,,malah beliau menjawab: "Seandainya aku punya uang 1000x lipat,,maka semuanya akan aku serahkan buat Mursyidku" kisah kegigihan beliau akhirnya terjawab di beragam kitab Tasawwuf bahwa: "Murid wajib khidmat dan menjamin gurunya hingga maqomat sang guru jatuh pada murid tersebut" Dari sini saya pribadi mulai tidak terkontrol,,,dulu saya mengejar duniawi untuk keluarga,,kini saya mengejar duniawi buat sang Guru/kakak...Perjalanan ini saya lalui hingga 9 tahun untuk menjamin kehidupannya.....Dan 17 tahun saya mengabdi dengan belajar ilmu agama....dan sampai saat ini saya menjalani bersamanya kurang lebih 24 tahun lamanya.Dari perjalananku menuntut ilmu,,,,,saya pribadi ingin dan selalu ingin menjadi muridnya (kakakku) setelah aku tahu siapa beliau sesungguhnya.....Suatu ketika aku memohon padanya untuk di akui murid,,,namun beliau diam dan selalu mengalihkan pembicaraan....dan sudah ratusan kali aku memohon tapi beliau tetap membisu,,,sehingga di suatu hari, tatkala beliau mengajar,,,,Mursyiduna Syareatul Khotam,,menjabarkan tentang makna murid, yang intinya...."Dalam satu kurun (satu Waliyulloh) akan melahirkan satu murid,,,,dan murid inilah yang berhak mewarisi seua ilmunya......dari sinilah aku mulai berbenah diri untuk tetap khidmat padanya...kulakukan apa yang menjadi keinginnya dan suatu ketika,,,,beliau berujar pada semua santrinya...siapapun yang ada disini atau yang bukan santri sini,,bila mereka bisa mebantuku untuk membayarkan hutang piutangnya,,,maka sebelum aku masuk surga,,kuhadiahkan dulu surga itu untuknya......Kisah ini akhirnya membawa angin segar bagi seluruh santri yang rata rata sudah tertanam keyakinan yang matang dan dari semua santri beliau,,tidak ada satupun yang belum pernah bertemu dengan Rosululloh SAW,,semua sudah mencicipinya baik secara ilafat, mimpi aupun yaqodhotan/melek......
para santri ini dengan gigihnya mencoba membantu Masayikh,,,mereka adalah santri pilihan yang setiap saat bertemu dengan Rosululloh SAW.....namun,........semua tak mampu,,,,istri mereka berteriak lantang,,,,dan tidak setuju atas apa yang dilakukan oleh suaminya.......sehingga hampir 90% para santri ini gugur di tengah jalan......dari kisah ini,,alhmadulillah saya pribadi terus berupaya menjaminnya walau hanya sedikit yang aku punya dengan takaran masih minim 100 sampai 150jt perbulan..........Namun lagi lagi,,,,aku tak mampu menghadiahkan yang terbaik buatnya karena faktor keterbatasan keuangan.......
Dari kisah perjalanan ilmu ini,,alhamdulillah Allah memberikan banyak kefadholan buatku sehingga pernah di Syahid oleh Rosululloh SAW,,,dan diakui anak oleh Syeikh Sanusi Goa Gunung Mujarrob....Namun untuk menjadi murid/pengakuan murid oleh sang Guru belumlah tercetuskan...........Baru tanggal 12 januari kemarin,,,beliau Men Syaahidku menjadi muridnya...Subhanalloh,,,,,,,,Robbbul Ijzati Amma Yasifuun...Wasalamun alal Mursaliinn Walhamdu lillahi Robbil Alamiin....dan dalam hatiku yang sangat dalam berkata: "Seandainya ada satu orang yang bisa menuntaskan masalah Masyaikh,,maka dialah muridku ......." dan kini aku sudah menemukannya yaitu Saudara Kimji Neul,,,beliau satu satunya yang mampu mengihlaskan semua hartanya buat perjalanan kepada Allah SWT.............TAMAT....
— bersama Pipit Senja dan 10 lainnya.