by admin 0 Comments
Terindikasi mengajarkan aliran sesat, Minggu 15/2/2015 puluhan massa
yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Nahi Mungkar, mendatangai rumah
Idris Nawawi TjA, di Desa Setu Kulon, Blok Siampel Kecamatan Weru
Kabupaten Cirebon. Rumah tinggal yang berada satu kompleks dan
berdampingan dengan Ponpes Nurul Qur’an Jam’ul Ijazah. Namun ormas Islam
belum mengaitkan pada kurikulum ponpes tersebut.
“Fokus yang menjadi sorotan adalah indikasi kesesatan yang diajarkan
secara pribadi oleh Idris Nawawi, bukan/belum pada Ponpes Nurul Qur’an
dan kurikulumnya” demikian disampaikan Ketua Dewan Da’wah Kota Cirebon,
Ust. Suparno.
Massa
datang dengan membawa spanduk bertuliskan sterilkan wilayah 3 Cirebon
dari bentuk aliran sesat, serta data dan bukti-bukti tertulis yang
berisi indikasi kesesatan ajaran Idris Nawari seperti bahan ajar dengan
judul Supranatural Schol (SS) yang sarat dengan mistik, klenik,
perdukunan, matera sihir, dll.
Dalam orasinya massa mendesak agar Idris Nawawi menghentikan ajaran yang diberikannya kepad para santri. Massa
menduga apa yang diajarkan oleh IN, sudah jauh dari ajaran Allah dan
Rasulnya. Mereka menduga ajaran yang diajarkan adalah bentuk
perdukunan.*** dbs
Blog ini berisi kumpulan tulisan, ajaran,snapshot dan iklan paranormal Idris Nawawi TjA Jam'ul Ijazah Cirebon yang saat ini sedang ramai dihujat di facebook.Blog ini juga berisi bantahan atas pernyataan dan tulisan Idris Nawawi TjA. MUI Cirebon Jawa Barat sudah mengeluarkan fatwa SESAT atas ajaran Idris Nawawi.
produk paranormal Idris Nawawi TjA Jam'ul Ijazah
Keterangan
Blog ini berisi kumpulan tulisan, ajaran,snapshot dan iklan paranormal Idris Nawawi TjA, pimpinan Pondok Pesantren Hafidz Qur'an Jam'ul Ijazah di Plered, Cirebon, Jawa Barat yang saat ini sedang ramai dihujat di facebook.
Sumber isi blog ini diambil dari:
1. Grup tertutup kumpulan artikel Idris Nawawi Jam'ij.
2. Grup kumpulan artikel Sutristian (copi paste).
3. Berbagai Situs dan blog.
4. Status dan komentar di facebook.
Blog ini juga berisi bantahan atas pernyataan dan tulisan Idris Nawawi TjA.
Harap dicermati, tulisan Idris Nawawi TjA yang menyangkut kutipan hadits Rasulullah saw dan hadist qudsi umumnya tidak disertai perawi yang jelas. Inilah yang mengindikasikan adanya penyimpangan dan kesesatan dalam tulisan-tulisan tersebut.MUI Cirebon Jawa Barat sudah mengeluarkan fatwa SESAT atas ajaran Idris Nawawi
Tampilkan postingan dengan label fakta kebohongan paranormal idris nawawi dan husen nawawi cirebon. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fakta kebohongan paranormal idris nawawi dan husen nawawi cirebon. Tampilkan semua postingan
Minggu, 22 Februari 2015
Almanar Laporkan IN Oknum Penistaan Agama Ke Bakorpakem
By
Redaksi On
17 Feb, 2015 At
01:29 PM | Categorized As
Daerah, Headline
Kabarone.com, Cirebon – Aliansi Masyarakat Nahi Mungkar (Almanar) Cirebon resmi melaporkan oknum pendiri pondok pesantren (Ponpes) NQ Desa Setu Kulon Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon berinisial IN yang diduga telah melakukan ajaran oplososan alias aliran sesat dan penistaan agama yang berkedok dakwah atau syi’ar Islam melalui Pontren NQ, pada Senin, (16/02) kemarin.
Koordinator Almanar Cirebon, Andi Mulya langsung menyerahkan sejumlah berkas sebagai bukti-bukti pelangaran yang diduga dilakukan IN kepada Bakorpakem Kabupaten Cirebon. Berkas perkara dugaan ajaran aliran sesat IN diterima Kepala Kantor Kesatuan Bangsa & Perlindungan Masyarakat (Kesbanglimas) Kabupaten Cirebon, Drs. Ade Setiadi selaku anggota Bakorpakem disaksikan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Bakhrudin, Kasie Inteljen Kejaksaan Negeri Sumber, Yan Ardiyanto, J, SH, MH, unsur Bakorpakem dan ormas Islam lainnya.
Menurut Andi Mulya, kalau IN ini terus dibiarkan maka akan terus menambah korban dan merusak pencitraan Ponpes. Sebab Ponpes NQ yang dipimpimpinnya hanya sebagai alat atau kedok hingga dapat mengelabuai masyarakat. “Sama seperti simbol dipintu masuk ada kubah masjid, padahal setelah masuk, ternyata didalamnya bangunan musholah saja tidak ada, apalagi bangunan masjid,” ungkapnya.
Andi menambahkan, melihat dari sisi bentuk bangunan saja sudah mengandung unsur kebohongan, jelas Ponpes itu sendiri hanya dijadikan kedok, praktek jauh dari syiar Islam. “Sebab kegiatan sehari-harinya bukan belajar mengaji, melainkan menjual barang atau benda yang dianggap bertuah,” bebernya.
“Dengan menyakini benda ciptaan Yang Maha Kuasa mempunyai kekuatan magis, sama halnya sudah mengkultuskan terhadap benda dan menduakan Tuhan. Artinya dengan menyakini sebuah benda mempunyai kekuatan yang datangnya selain dari Allah SWT, maka itu perbuatan musyrik, karena sudah menduakan Allah SWT,” tandasnya.
Andi menegaskan, apa yang diajarkan oleh IN, sudah jauh dari ajaran Allah dan Rasulnya. Dan diduga ajaran yang diajarkan adalah bentuk perdukunan yang dikemas di pesantren tapi praktiknya bisnis barang-barang “antik” atau benda bertuah. Hingga banyak korban yang tersesat ajarannya dan korbannya merasa dirugikan secara materi hingga milyaran rupiah.
“Perbuatan IN jelas bertentangan dengan akidah Islam dan ada salah satu korban sempat menjadi mualaf. Ternyata IN hanya mengambil materinya saja tanpa mempertimbakan dampaknya akan merusak Pontren. Sebab korban kembali memeluk agama pertamanya, hal tersebut sangat dikhawatirkan jika si korban ini menilai Islam & Ponpes demikian adanya,” tuturnya.
Kemudian,lanjut Andi, si korban menceritakan ke komunitasnya apa yang pernah dialaminya. Sehingga dampak perbuatan IN dapat menceriderai ummat Islam pada umumnya. Untuk itu pihaknya meminta kepada Bakorpakem segera menghentikan langkah IN dengan menerbitkan fatwa MUI menyatakan itu sebuah aliran sesat.
Sementara Ketua MUI Kabupaten Cirebon, KH. Bakhrudin, yang juga bagian dari Bakorpakem menyatakan pihaknya akan mempelajari pengaduan dari Almanar. Adapun untuk menerbitkan fatwa setelah ada rapat komisi fatwa dengan para kiayi ahli yang tersebar di Ponpes di Kabupaten Cirebon.
Untuk segera membahas perosalan aliran sesat yang dituduhkan Almanar kepada IN pengasuh Pontren NQ, pihaknya akan meminta pemikiran atau pendapat dari para kiayi ahli yang membidanginya. “Selain itu akan melibatkan elemen masyarakat dan para tokoh di Nadhahtul Ulama, Muhammadiyah dan organisasi kemasyarkatan Islam lainnya,” tegasnya. (Mulbae)
Kabarone.com, Cirebon – Aliansi Masyarakat Nahi Mungkar (Almanar) Cirebon resmi melaporkan oknum pendiri pondok pesantren (Ponpes) NQ Desa Setu Kulon Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon berinisial IN yang diduga telah melakukan ajaran oplososan alias aliran sesat dan penistaan agama yang berkedok dakwah atau syi’ar Islam melalui Pontren NQ, pada Senin, (16/02) kemarin.
Koordinator Almanar Cirebon, Andi Mulya langsung menyerahkan sejumlah berkas sebagai bukti-bukti pelangaran yang diduga dilakukan IN kepada Bakorpakem Kabupaten Cirebon. Berkas perkara dugaan ajaran aliran sesat IN diterima Kepala Kantor Kesatuan Bangsa & Perlindungan Masyarakat (Kesbanglimas) Kabupaten Cirebon, Drs. Ade Setiadi selaku anggota Bakorpakem disaksikan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Bakhrudin, Kasie Inteljen Kejaksaan Negeri Sumber, Yan Ardiyanto, J, SH, MH, unsur Bakorpakem dan ormas Islam lainnya.
Menurut Andi Mulya, kalau IN ini terus dibiarkan maka akan terus menambah korban dan merusak pencitraan Ponpes. Sebab Ponpes NQ yang dipimpimpinnya hanya sebagai alat atau kedok hingga dapat mengelabuai masyarakat. “Sama seperti simbol dipintu masuk ada kubah masjid, padahal setelah masuk, ternyata didalamnya bangunan musholah saja tidak ada, apalagi bangunan masjid,” ungkapnya.
Andi menambahkan, melihat dari sisi bentuk bangunan saja sudah mengandung unsur kebohongan, jelas Ponpes itu sendiri hanya dijadikan kedok, praktek jauh dari syiar Islam. “Sebab kegiatan sehari-harinya bukan belajar mengaji, melainkan menjual barang atau benda yang dianggap bertuah,” bebernya.
“Dengan menyakini benda ciptaan Yang Maha Kuasa mempunyai kekuatan magis, sama halnya sudah mengkultuskan terhadap benda dan menduakan Tuhan. Artinya dengan menyakini sebuah benda mempunyai kekuatan yang datangnya selain dari Allah SWT, maka itu perbuatan musyrik, karena sudah menduakan Allah SWT,” tandasnya.
Andi menegaskan, apa yang diajarkan oleh IN, sudah jauh dari ajaran Allah dan Rasulnya. Dan diduga ajaran yang diajarkan adalah bentuk perdukunan yang dikemas di pesantren tapi praktiknya bisnis barang-barang “antik” atau benda bertuah. Hingga banyak korban yang tersesat ajarannya dan korbannya merasa dirugikan secara materi hingga milyaran rupiah.
“Perbuatan IN jelas bertentangan dengan akidah Islam dan ada salah satu korban sempat menjadi mualaf. Ternyata IN hanya mengambil materinya saja tanpa mempertimbakan dampaknya akan merusak Pontren. Sebab korban kembali memeluk agama pertamanya, hal tersebut sangat dikhawatirkan jika si korban ini menilai Islam & Ponpes demikian adanya,” tuturnya.
Kemudian,lanjut Andi, si korban menceritakan ke komunitasnya apa yang pernah dialaminya. Sehingga dampak perbuatan IN dapat menceriderai ummat Islam pada umumnya. Untuk itu pihaknya meminta kepada Bakorpakem segera menghentikan langkah IN dengan menerbitkan fatwa MUI menyatakan itu sebuah aliran sesat.
Sementara Ketua MUI Kabupaten Cirebon, KH. Bakhrudin, yang juga bagian dari Bakorpakem menyatakan pihaknya akan mempelajari pengaduan dari Almanar. Adapun untuk menerbitkan fatwa setelah ada rapat komisi fatwa dengan para kiayi ahli yang tersebar di Ponpes di Kabupaten Cirebon.
Untuk segera membahas perosalan aliran sesat yang dituduhkan Almanar kepada IN pengasuh Pontren NQ, pihaknya akan meminta pemikiran atau pendapat dari para kiayi ahli yang membidanginya. “Selain itu akan melibatkan elemen masyarakat dan para tokoh di Nadhahtul Ulama, Muhammadiyah dan organisasi kemasyarkatan Islam lainnya,” tegasnya. (Mulbae)
Jual Barang “Antik” Berkedok Pesantren, Almanar Kerahkan Massa Tuntut Pelaku Penistaan Agama Diganjar
By
Redaksi On
17 Feb, 2015 At
01:52 PM | Categorized As
Daerah, Headline, Peristiwa
Kabarone.com, Cirebon – Puluhan organisasi massa keagamaan yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Nahi Mungkar (Almanar) Cirebon melelakukan aksi penolakan ajaran sesat penistaan agama dengan membawa motor dan mobil membawa spanduk bertuliskan “Sterilkan Wilayah 3 Cirebon dari bentuk aliran sesat di Pondok Pesanten NQ Desa Setu Kulon Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon”, pada Minggu (15/02).
Koordinator Almanar Cirebon, Andi Mulya menyatakan perkara ini mengendap setahun lebih laporan ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Cirebon sehingga hari terpaksa mendatangi pesantren pimpinan IN, yang diduga menyampaikan ajaran oplosan alias sesat.
Menurutnya, apa yang diajarkan oleh IN, sudah jauh dari ajaran Allah dan Rasulnya. Serta diduga ajaran yang diajarkan adalah bentuk perdukunan yang dikemas di pesantren tapi praktiknya bisnis barang-barang “antik” atau benda bertuah.
“Seharusnya pondok pesantren itu mengajarkan agama sesuai dengan Al Qur’an dan Al Hadist, seperti syi’ar Islam yang telah disampaikan Rosulullah SAW. Namun faktanya pesantren yang dipimpin IN hanya sebagai kedok saja, karena pratiknya mengajarkan amalan oplosan dengan jual benda bertuah. Apalagi sangat ironis sekali di sebuah pesantren tidak ada musholah/masjid,” ungkapnya.
Untuk itu pihaknya meminta kepada Badan Koordinasi Pengawasan Aliran & Kepercayaan Masyarakat (Bakorpakem) Kabupaten Cirebon segera turun tangan. “Juga diminta waktu penyelesaiannya tidak berlarut-larut dan MUI keluarkan fatwa apakah ajaran di pesantren itu sesat atau tidak,” pintanya.
Apabila pihak Bakorpakem tidak serius menangani hal ini, maka dikhawatirkan ada aksi dari ormas Islam yang bertindak sendiri-sendiri. “Jika terjadi demikian, maka jangan salahkan tindakan ormas Islam, karena persoalan ini sudah lebih dari setahun terkesan dibiarkan,” tegasnya.
Andi menuding IN menjual agama untuk kepentingan pribadi. Dia juga menuding IN sudah melakukan penghinaan dan pelecehan umat Islam karena dalam Islam menurutnya tidak ada ajaran santet.
“Ini menjual agama untuk kepentingan pribadi. Yang utama sudah penghinaan pelecehan umat Islam bahwa dalam Islam ada ajaran santet. Dia mengatakan para ulama pengarang kitab dan buku adalah jin. Itu adalah bentuk pelecahan, kami punya videonya,” paparnya.
Dalam video tersebut IN berkata pada jamaahnya bahwa ia pernah mendapat benda dari Rasulullah dijual dengan harga ratusan juta. IN mengaku juga pernah bertemu malaikat Jibril. “Ini bentuk penipuan yang sangat menyakitkan umat Islam,” tambahnya.
Kepala Kesbanglimas Kabupaten Cirebon, Drs. H. Ade Setiadi setelah berkoordinasi dengan anggota Bakorpakem menyatakan besok pihak Almanar segera membuat laporan resmi dengan membawa barang bukti dan saksi.
“Kami minta dari kesepakatan hari ini besok segala sesuatu untuk kepentingan penyelidikan pesantren NQ yang dipimpin IN dibuat laporan resmi dan kami akan mengundang semua anggota Bakorpakem Kabupaten Cirebon untuk duduk bersama membahas persoalan tersebut di kantor Kesbanglimas,” pungkasnya. (Mulbae)
Kabarone.com, Cirebon – Puluhan organisasi massa keagamaan yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Nahi Mungkar (Almanar) Cirebon melelakukan aksi penolakan ajaran sesat penistaan agama dengan membawa motor dan mobil membawa spanduk bertuliskan “Sterilkan Wilayah 3 Cirebon dari bentuk aliran sesat di Pondok Pesanten NQ Desa Setu Kulon Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon”, pada Minggu (15/02).
Koordinator Almanar Cirebon, Andi Mulya menyatakan perkara ini mengendap setahun lebih laporan ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Cirebon sehingga hari terpaksa mendatangi pesantren pimpinan IN, yang diduga menyampaikan ajaran oplosan alias sesat.
Menurutnya, apa yang diajarkan oleh IN, sudah jauh dari ajaran Allah dan Rasulnya. Serta diduga ajaran yang diajarkan adalah bentuk perdukunan yang dikemas di pesantren tapi praktiknya bisnis barang-barang “antik” atau benda bertuah.
“Seharusnya pondok pesantren itu mengajarkan agama sesuai dengan Al Qur’an dan Al Hadist, seperti syi’ar Islam yang telah disampaikan Rosulullah SAW. Namun faktanya pesantren yang dipimpin IN hanya sebagai kedok saja, karena pratiknya mengajarkan amalan oplosan dengan jual benda bertuah. Apalagi sangat ironis sekali di sebuah pesantren tidak ada musholah/masjid,” ungkapnya.
Untuk itu pihaknya meminta kepada Badan Koordinasi Pengawasan Aliran & Kepercayaan Masyarakat (Bakorpakem) Kabupaten Cirebon segera turun tangan. “Juga diminta waktu penyelesaiannya tidak berlarut-larut dan MUI keluarkan fatwa apakah ajaran di pesantren itu sesat atau tidak,” pintanya.
Apabila pihak Bakorpakem tidak serius menangani hal ini, maka dikhawatirkan ada aksi dari ormas Islam yang bertindak sendiri-sendiri. “Jika terjadi demikian, maka jangan salahkan tindakan ormas Islam, karena persoalan ini sudah lebih dari setahun terkesan dibiarkan,” tegasnya.
Andi menuding IN menjual agama untuk kepentingan pribadi. Dia juga menuding IN sudah melakukan penghinaan dan pelecehan umat Islam karena dalam Islam menurutnya tidak ada ajaran santet.
“Ini menjual agama untuk kepentingan pribadi. Yang utama sudah penghinaan pelecehan umat Islam bahwa dalam Islam ada ajaran santet. Dia mengatakan para ulama pengarang kitab dan buku adalah jin. Itu adalah bentuk pelecahan, kami punya videonya,” paparnya.
Dalam video tersebut IN berkata pada jamaahnya bahwa ia pernah mendapat benda dari Rasulullah dijual dengan harga ratusan juta. IN mengaku juga pernah bertemu malaikat Jibril. “Ini bentuk penipuan yang sangat menyakitkan umat Islam,” tambahnya.
Kepala Kesbanglimas Kabupaten Cirebon, Drs. H. Ade Setiadi setelah berkoordinasi dengan anggota Bakorpakem menyatakan besok pihak Almanar segera membuat laporan resmi dengan membawa barang bukti dan saksi.
“Kami minta dari kesepakatan hari ini besok segala sesuatu untuk kepentingan penyelidikan pesantren NQ yang dipimpin IN dibuat laporan resmi dan kami akan mengundang semua anggota Bakorpakem Kabupaten Cirebon untuk duduk bersama membahas persoalan tersebut di kantor Kesbanglimas,” pungkasnya. (Mulbae)
Rabu, 18 Februari 2015
ALMANAR Cirebon Bongkar Ajaran Sesat Idris Nawawi
Oleh JurniscomSenin, 16 Februari 2015 10:07 WIB
CIREBON (Jurnalislam.com) - Ratusan massa Aliansi Amar Makruf Nahi Munkar (ALMANAR) Cirebon mendatangi tempat aliran sesat Idris Nawawi pada Ahad (15/2/2015). Sepak terjang Idris Nawawi dinilai telah meresahkan masyarakat dan umat Islam Cirebon.
ALMANAR melakukan presentasi tentang kesesatan ajaran Idris Nawawi di rumahnya yang beralamat didesa setu kulon, Blok Siampel RT12/RWO1, kecamatan Weru, kabupaten Cirebon itu.
Menurut ALMANAR, poin inti kesesatan H.idris nawawi adalah: praktek perdukunan, paranormal, santet, dengan kedok ajaran Islam disertai penipuan dan menjual agama Islam.
Ustadz Andi Mulya membeberkan, bahwa setelah ia mempelajari barang-barang bukti berupa kitab-kitab Idris Nawawi, ceramah-ceramah Idris nawawi dan pengakuan dari para korban. Idris diketahui telah mengajarkan santet dan mengaku pernah ke Lauhul mahfuz.
"Idris juga mengaku pernah bertemu dengan malaikat Jibril dan Rasulullah. Menurutnya Rasulullah juga memberikan benda keramat kepada Idris Nawawi, dan masih banyak lagi kesesatannya," kata Ustadz Andi.Menurut korban bernama Yogi, menyebutkan bahwa waktu itu ada seorang mualaf bernama Antonius datang ke Idris untuk belajar agama Islam. Akan tetapi oleh Idris malah disuruh untuk membeli benda keramat berupa patung Nyi Roro kidul produk Idris sendiri seharga kurang lebih 200 jutaan dengan khasiat untuk kekayaan.
"Karena merasa dibohongi oleh Idris maka si mualaf tadi kembali kepada agama semula," kata Yogi yang sudah mengikuti Idris sejak tahun 2008.
Tambah Yogi, Idris juga mengajarkan kepada santrinya bahwa para tokoh ulama terdahulu yang banyak menulis kitab itu bukan manusia akan tetapi jin. Perkataan Idris itu terdapat dalam rekaman sebuah kaset sebagai alat buktinya.
Sementara itu, menurut Ustadz Abu Usamah Nur Irhab kesesatan ajaran Idris adalah mencampuradukan atau mengoplos ajaran Islam dengan ajaran Hindu-Budha.
"Banyak puasa-puasa sesat yang diajarkan oleh Idris. Puasa untuk mencari rezki, puasa untuk mencari jabatan, puasa untuk mahabbah dan lain-lain. Seperti puasa mutih, puasa makan yangg tidak bernyawa dan lain sebagainya," kata Abu Usamah.
Setelah ALMANAR memaparkan kesesatan ajaran Idris di hadapan instasi pemerintah seperti MUI, BOKORPAKEM dan Kesbangpol. Belum ada komentar dari lembaga-lembaga tersebut. MUI mengaku belum pernah menerima pengaduan dari korban ataupun dari ALMANAR tentang kesesatan ajaran Idris Nawawi.
Sementara itu, korban bernama Yogi mengaku sudah mengadukannya kepada MUI sejak satu tahun lalu.D Namun, tidak ada tanggapan dari MUI.
AlMANAR mengaku akan terus menekan pihak-pihak terkait di pemerintahan agar segera menuntaskan masalah ajaran sesat Idris ini. ALMANAR juga mendesak agar dikeluarkannya fatwa sesat kepada ajaran Idris Nawawi.
Zarqawi | Jurniscom
CIREBON (Jurnalislam.com) - Ratusan massa Aliansi Amar Makruf Nahi Munkar (ALMANAR) Cirebon mendatangi tempat aliran sesat Idris Nawawi pada Ahad (15/2/2015). Sepak terjang Idris Nawawi dinilai telah meresahkan masyarakat dan umat Islam Cirebon.
ALMANAR melakukan presentasi tentang kesesatan ajaran Idris Nawawi di rumahnya yang beralamat didesa setu kulon, Blok Siampel RT12/RWO1, kecamatan Weru, kabupaten Cirebon itu.
Menurut ALMANAR, poin inti kesesatan H.idris nawawi adalah: praktek perdukunan, paranormal, santet, dengan kedok ajaran Islam disertai penipuan dan menjual agama Islam.
Ustadz Andi Mulya membeberkan, bahwa setelah ia mempelajari barang-barang bukti berupa kitab-kitab Idris Nawawi, ceramah-ceramah Idris nawawi dan pengakuan dari para korban. Idris diketahui telah mengajarkan santet dan mengaku pernah ke Lauhul mahfuz.
"Idris juga mengaku pernah bertemu dengan malaikat Jibril dan Rasulullah. Menurutnya Rasulullah juga memberikan benda keramat kepada Idris Nawawi, dan masih banyak lagi kesesatannya," kata Ustadz Andi.Menurut korban bernama Yogi, menyebutkan bahwa waktu itu ada seorang mualaf bernama Antonius datang ke Idris untuk belajar agama Islam. Akan tetapi oleh Idris malah disuruh untuk membeli benda keramat berupa patung Nyi Roro kidul produk Idris sendiri seharga kurang lebih 200 jutaan dengan khasiat untuk kekayaan.
"Karena merasa dibohongi oleh Idris maka si mualaf tadi kembali kepada agama semula," kata Yogi yang sudah mengikuti Idris sejak tahun 2008.
Tambah Yogi, Idris juga mengajarkan kepada santrinya bahwa para tokoh ulama terdahulu yang banyak menulis kitab itu bukan manusia akan tetapi jin. Perkataan Idris itu terdapat dalam rekaman sebuah kaset sebagai alat buktinya.
Sementara itu, menurut Ustadz Abu Usamah Nur Irhab kesesatan ajaran Idris adalah mencampuradukan atau mengoplos ajaran Islam dengan ajaran Hindu-Budha.
"Banyak puasa-puasa sesat yang diajarkan oleh Idris. Puasa untuk mencari rezki, puasa untuk mencari jabatan, puasa untuk mahabbah dan lain-lain. Seperti puasa mutih, puasa makan yangg tidak bernyawa dan lain sebagainya," kata Abu Usamah.
Setelah ALMANAR memaparkan kesesatan ajaran Idris di hadapan instasi pemerintah seperti MUI, BOKORPAKEM dan Kesbangpol. Belum ada komentar dari lembaga-lembaga tersebut. MUI mengaku belum pernah menerima pengaduan dari korban ataupun dari ALMANAR tentang kesesatan ajaran Idris Nawawi.
Sementara itu, korban bernama Yogi mengaku sudah mengadukannya kepada MUI sejak satu tahun lalu.D Namun, tidak ada tanggapan dari MUI.
AlMANAR mengaku akan terus menekan pihak-pihak terkait di pemerintahan agar segera menuntaskan masalah ajaran sesat Idris ini. ALMANAR juga mendesak agar dikeluarkannya fatwa sesat kepada ajaran Idris Nawawi.
Zarqawi | Jurniscom
HAEKAL WILAYAH ANGIN
Sebentar lg Keilmuan Akhiru Zaman
akan terlahir dari Waliyulloh Quthbur Qurbah Syareatul Khotam Fi Hadzfi Zaman
(Raja Wali dunia) Subhanalloh Allahu Akbar Haekal Wilayah Angin Akan Kupinang
Kau." hehehe
Semangat Syiar ^_^
Semangat Syiar ^_^
Idris Nawawi Tja
HAEKAL WILAYAH ANGIN
Bismillahirrohmanirrohiim.
Keindahan hidup selagi nafas masih terlingkup badan, maka tiada yang lebih baik kecuali mengucapkan asma’ Ilahiyyah. Solawat serta salam kami haturkan kepada baginda Rosululloh SAW, semoga Syafaat beliau menjadikan kita bagian dari Alal Hak Nabbihim dunia dan akherat. Aminnnn.
Seiring diluncurkannya keilmuan Haekal Wilayah Angin, semoga keilmuan ini bagian dari kebutuhan bathinyyah para pemakai untuk bisa menuju jalan yang di ridhoi Allah SWT.
PENDAHULUAN
Atas keridhoan Masyaikh Syareatul Khotam, yang menjadikan pembuatan keilmuan agung Haekal Wilayah Angin, kami segenap jajaran kepengurusan Supranaturalis Jam’ul Ijazah, mengucapkan beribu terima kasih atas terciptanya keilmuan paling teratas di zaman akhir dengan jutaan manfaat di dalamnya yang bisa di arahkan ke segala tujuan yang kita inginkan.
Kami berharap semoga keilmuan Haekal Wilayah Angin, bisa diarahkan ke jalan yang benar hingga membawa kemaslahatan ummat banyak, khususnya bagi si pemakai dalam mewarnai makna syiar menuju hidup yang lebih baik.
Seiring kedahsyatan manfaat yang terkandung di dalamnya, alhamdulillah keilmuan Haekal Wilayah Angin, bagian dari suatu ilmu yang mampu menghancurkan keilmuan lain dengan hanya ditempelkan ke benda si pemilik atau bisa juga dengan jarak jauh. Sebab keilmuan ini lebih tinggi tingkatannya dari kekuasaan bangsa Jin, Ahmar, Lelembut, Qorin, Perkayang, dan keilmuan bersifat instan multi ganda.
Seperti keilmuan diatasnya, Haekal Wilayah Derajat, keilmuan ini tidak kalah garang dalam menundukkan segala sifat ilmu bersifat hitam. Bahkan saking kuatnya Haekal Wilayah Angin, mampu menghancurkan ratusan bangsa Jin dengan hitungan detik.
Suatu keilmuan yang terlahir dari Maqom paling tertinggi Qurbah Syareatul Khotam, diambil dari bangsa Sir Asror Nur Hakiki, dan di tunjang dengan ijin Baginda Nabi Hidir As, membuat bangsa Malaikat langit dan bumi menghormatinya” Seperti dalam satu dalil karangan Imam Ibnu Athoillah; “Bila Allah, telah menempatkan manusia bumi menjadi Walinya, maka semua Malaikat akan tunduk dan menghormatinya, apalagi setingkat bangsa gaib dan lelembut serta bangsa mahkluk lainnya” Juga dalam ucapan Imam Syeikh Abdul Qodir AL Jaelani; “Bila engkau dalam kesulitan dan jauh dariku, maka sebutlah namaku, niscaya bangsa Malaikat akan membantumu seketika” dan juga ucapan Kanjeng Sunan Gunung Jati; “Bila engkau sudah mengenal asma’ku (pembikinanku) maka tidak ada satupun yang berani kepadamu,,sesungguhnya aku pemegang Ismul Adzom (Sir Asror Hakiki) di zaman sekarang”.
Secara keseluruhan keilmuan yang kami buat, tentunya Haekal Wilayah, baik yang bersifat Sulthan, Derajat maupun Angin, telah memenuhi standar Ahlulloh dalam isi yang terkandung dan manfaatnya, apalagi dalam sisi A’mal lainnya, sebab hasil dari keilmuan ini akan disalurkan 100% buat penghantar Syiar Islam, menuju pembangunan TPA Gratis, dan pelebaran Pon-pes Nurul Qur’an Jam’ul Ijazah, yang didalamnya menampung ratusan santriwati Hafidzotul Qur’an, tanpa di pungut biaya sepeserpun.
Hasil dari keilmuan ini 100% akan terbagi menjadi 3 tahapan.
-100% milik Haekal Wilayah Sulthan, digunakan dalam pembangunan Areal Pon-pes Nurul Qur’an Jam’ul Ijazah dan TPA Gratis.
-100% milik Haekal Wilayah Derajat, digunakan semuanya buat Masyaikh Syareatul Khotam, dalam menunjang Fakir Miskin yang setiap harinya lebih dari 600 orang, meminta makan di kediamannya.
-100% milik Haekal Wilayah Angin, digunakan buat Pembiyaya’an Tausiyyah mingguan Masyaikh, berupa pembelian DVD kosong dan lainnya untuk dibagikan secara Gratis..
Alhamdulillah pada Tahun 2013, kami atas nama santri Jam’ul Ijazah, telah memberikan yang terbaik demi Syiar pembangunan TPA Gratis, yang mana kami telah membeli sebidang tanah perluasan areal Pon-pes seluas 1627M2...Dengan harga Rp. 600.000.000,- (Enam ratus juta rupiah) Dari sini Masyaikh menganjurkan lewat wasilah Flat Gold Bathiniyyah dan Minyak Wijaya Kusuma, untuk membangun prasarana TPA Gratis, seharga Rp. 450.000.000 (empat ratus lima puluh juta rupiah) dan Koperasi Pon-Pes Rp. 120.000.000,- (seratus dua puluh juta rupiah) Namun seiring Pon-pes belum punya muka depan, secara kemufakatan bersama, akhirnya kami memborong Kontraktor untuk pembuatan Gapura Pon-pes, Jembatan muka Pon-pes, dan Ruko serta halaman parkir seharga Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) Jumlah Total pembangunan Syiar Islam Jam’ul Ijazah tahun 2013, sebanyak Rp. 1. 670.000.000,- (satu Milliar enam ratus tujuh puluh juta rupiah)
Pelaksanaan seluruh pembangunan ini tidak seperakpun memakai uang santunan, sumbangan dari pihak terkait manapun, tapi 100% murni dari pembuatan sarana Supranturalis Jam’ul Ijazah. Semoga amal kita semua, khususnya pecinta produk Jam’ul Ijazah, diterima oleh Allah SWT.
PERBEDAAN ANTARA KEILMUAN HAEKAL WILAYAH ANGIN DAN HAEKAL SEATASNYA, WILAYAH DERAJAT.
Disini kami jelaskan secara rinci agar siapapun yang memilikinya, tidak banyak bertanya tapi menerapkan segala keilmuan yang ada dengan menjalankan makna ibadah lebih di tingkatkan lagi menuju ahklakul karimah yang sangat di mulyakan Allah SWT.
- Dalam pembikinan keilmuan Haekal Wilayah Sulthan, kami memakai rajahan Rahasia Hizib Basmallah. Yang didalamnya mencangkup jutaan Khodam Malaikat serta ratusan juta bangsa Khodam Jin.
- Adapun untuk pembikinan keilmuan Haekal Derajat, kami memakai asma Rajahan, Sir Basmallah Wilayah. Kekuatannya separoh dari keilmuan bangsa Haekal Wilayah Sulthan.
- Untuk Haekal Wilayah Angin sendiri, kami memakai Rajahan bersifat Ismul Muadzom Jaljalut. Kekuatannya seperempat dari Haekal Derajat.
Dari ketiga keilmuan ini salah satunya tidak ada yang melingkup keseluruhan keilmuan Haekal Wilayah. Sebab setiap Haekal Wilayah yang kami buat, memakai perbedaan keilmuan, rajahan maupun asma’ kunci. Jadi kami jelaskan terlebih dahulu,,,ketiga Haekal Wilayah saling menunjang satu dengan lainnya.
PERSETUJUAN PEMBIKINAN KEILMUAN HAEKAL ANGIN...
Secara kebutuhan,,,,,,,,,,,, pembuatan keilmuan Haekal Angin, bagian dari wasilah terakhir menuju kesempurnaan pembangunan Pon-Pes Nurul Qur’an Jam’ul Ijazah, sehingga pada permusyawarahan akhir antara kepengurusan Jam’ul Ijazah, kami melibatkan Masyaikh, untuk membantu semuanya khususnya dalam segala prasarana dan fasilitas keilmuan, baik dari sanad muttasil suatu keimuan agung, hubungan dengan para ahlul gaib, pengusulan kepada Ahlulloh dan para Masyaikh (Waliyulloh) serta asma’ Adzom lainnya. Sebab keilmuan ini hanya bisa di buat oleh manusia yang sudah punya maqom paling tertinggi diantara maqom yang pernah ada.
Dalam pembuatan keilmuan Haekal Wilayah Angin, kami memakai beragam Hizib Wilayah dan asma’ agung yang diambil dari kekuatan Pusaka dan Mustika Wilayah Qutub, , Jaljalut, dan asma’ Sir Asror Hakikiyyah...Dan Alhamdulillah secara keseluruhan, keilmuan Haekal Wilayah Angin, bagian dari Ilmu Tertinggi di zaman akhir seperti sekarang ini. Bahkan bila harus di taksir dengan keilmuan lainnya,,maka Haekal Wilayah Angin, sama kuatnya dengan 10 keilmuan Jabarutiyyah yang dijadikan satu kekuatan secara keseluruhan.
Apa sebabnya?
Secara hukum derajat,,semua Asma’ Wilayah, bagian dari para Raja dan Ahlulloh, yang menguasai lapisan langit dan bumi. Namun bila manusia sudah ditempatkan dalam maqom tertinggi, seperti Derajat Quthbul Qurbah Syareatul Khotam (Puncaknya ke Walian) Maka dalam dirinya telah menguasai satu asma’ Sir Asror yang dimilikinya hingga Allah sampai menempatkannya pada posisi teragung. Nah bila kita ingin tahu perbandingan keilmuan Wilayah dan Sir Asror Hakiki, inilah jawabannya secara pandangan kitab Sufistik;
“Setiap maqom Ma’rifat Billah (Waliyulloh) mereka bagian dari orang-orang mulia dihadapan Allah SWT. Sehingga tubuhnya terpancar ilmu bangsa Nur (Wilayah) Namun bila amalannya sudah sampai diterima dihadapan Allah (Quthub), maka mereka bagian dari pemegang Sir Asror Hakiki. Perbandingan satu asma’ Sir Asror Hakiki “Wahidud darojat” (Satu saja asma’ Nur Hakiki bisa dimiliki oleh seseorang) Maka ketinggian ilmunya lebih afdhol dari “Bi alfi alfi Nur Ihsanihi” (1 jt asma’ Wilayah) yang terpegang oleh 1 jt Waliyulloh lainnya”.
Sedangkan seorang Waliyulloh Adzom setingkat Masyaikh Syareatul Khotam, sampai berujar....”Semua keilmuan Haekal Wilayah, baik yang bersifat Sulthan, Derajat maupun Angin, semuanya memakai asma’ Rahasiaku (Sir Asror Hakiki) keilmuan ini sangat agung bagi siappun yang memilikinya dan fainsya Allah, mereka bagian dari orang yang manfaat dunia akherat. Sebab ilmu ini sudah ijin dari seluruh Ahlulloh langit dan bumi, hingga mereka tunduk atas kekuasaanku”.
PENYELARASAN KEILMUAN HAEKAL ANGIN.
Secara pandangan umum,,keilmuan setingkat Haekal Wilayah Angin, , tidak bisa terpegang secara sempurna oleh kalayak makhluk yang penuh akan kemaksiatan diri. Sebab dalam satu dalil di jelaskan “Bila satu ilmu Sir Asror Derajat, apalagi bersifat Hakiki, terpegang di badan maqom awam (penuh maksiat) maka hancurlah badan itu sehingga tubuhnya tidak bergerak sama sekali (mati). Lalu bagaimana keilmuan ini sampai tercipta dan bisa di jadikan wasilah bagi kalangan umum? Inilah rahasiannya?
Sebelum kita ceritakan lebih lanjut,,saya tengahkan terlebih dahulu perjalanan keilmuan sebelumnya yaitu, Jabarutiyyah.
Dalam proses pembuatan keilmuan tadi semuanya memakai ilmu bangsa putih dan hampir terlahir dari bangsa Waliyulloh dan Maqom Jabarutiyyah (Asma’ Malakutiyyah) Seiring kekuatan ilmu bangsa Sir Asror Wilayah (bukan Hakiki) sangat agung dan penuh Nur di dalamnya, maka Masyaikh membaginya dengan beraneka manfaat yang terdapat didalam keilmuan tadi, yaitu, bersifat Tasghil (diringankan sehingga bisa dirasakan oleh orang awam maupun ahli bathin) – Tafhim dan Tarqiq (dipecah menjadi ilmu bersifat keras dan lembut sehingga mempunyai dua sifat berbeda sebagai penyelarasan manusia agar seimbang setelah memakai keilmuan tersebut)- Maghom (Di pecah kembali menjadi beberapa bagian manfaat sehingga yang memilikinya bisa selaras untuk diarahkan ke segala tujuan positif)- Bina’ (Di patri/tertanam sedemikian rupa sehingga menimbulkan keilmuan ini tidak bisa di ambil orang lain dan terus menebar manfaat didalamnya selama hayat dikandung badan)- Sulukiyyah (Memproses suatu keilmuan dengan beragam khodam yang berbeda, sehingga bisa diarahkan ke tujuan yang di inginkan/satu persatu sifat khodam yang diarahkan dalam keilmuan yang di maksud)- Asma’ Jaljalut (Menekan seringan mungkin suatu keilmuan hingga orang awam masih bisa merasakan manfaat di dalamnya) Asma’ Tahkik (Proses terakhir dari keilmuan lewat tanggung jawab bangsa Mulukul Ardhi untuk dipatenkan menjadi risalah ilmu sepanjang zaman)
Sedangkan Penyelarasan Keilmuan Haekal Wilayah Derajat, terlahir dari satu Asma’ Sir Asror Hakiki yang setiap waktu terus memancarkan Nur ‘ala Nur, tanpa disertai asma’ Lainnya.....Disini Masyaikh memakai Hujjah dari kepribadian Mbah Kuwu Cakra Buana, Syeikh Magelung Sakti, Syeikh Sulthan Hasanuddin Banten, Syeikh Suto Wijaya Gebang, Syeikh Kanjeng Sunan Derajat, Syeikh Kanjeng Kiansantang, Syeikh Kanjeng Prabu Siliwangi, Syeikh Mahaguru Sakti Sanghyang Guru, Syeikh Sanghyang Bangau, Syeikh Sanghyang Pohhaci, Syeikh Sanghyang Qiblatain, Syeikh Sanghayang Raja Lautan, Sanghyang Ratu Azrak, Sanghyang Ratu Sejagat, Ibu Dewi nawang Wulan, Ibu Dewi Lanjar, Ibu Dewi Ratu Permoni, yang di tasheh oleh Ratu Bilqist dan Nabi Sulaiman AS, serta Abi kanjeng Sunan Gunung Jati. Yang mana semuanya berujar dalam satu Tahkikut Tauhid....
“Bila suatu keilmuan bersifat Penguasa (Nur Hakiki) diangkat ke atas (Ijin Allah SWT) Maka selaraskan dengan ilmu dibawahnya dari Mulukul Ardhi (ilmu kesaktian dan pembuktian) Maka Nur Sir Asror Hakiki tadi akan memancarkan sinar karomahnya abadan-abadan (selama-lamanya) lewat keilmuan Mulukul Ardhi tadi sehingga tuahnya akan 1000% lebih dirasakan oleh siapapun yang memilikinya”.
Nah dari sini sudah jelas bahwa dengan penggabungan antara Putih (Adzom) dan Hitam (Mulukul Ardhi) akan lebih cepat terasa oleh siapapun yang memiliki ilmu tersebut hingga lebih banyak manfaatnya ketimbang lambannya suatu proses keilmuan yang kita rasakan.
Adapun keilmuan Haekal Wilayah Angin, kami akan memakai asma’ kunci buat anda sebagai pemegangnya yaitu “***** ******* ***** *********”
Pada keilmuan ini saya menghimbau kepada pemegang Haekal Wilayah Sulthan, Derajat, maupun Angin, untuk berhati-hati dan menjaganya, jangan asal bicara sembarangan, atau suka mendoakan kejelekan orang lain walau posisi kita dalam kedaan teraniyaya sekalipun. Kasian kepribadian mereka bila kita sampai marah, sebab efeknya?
kehidupan mereka perlahan demi perlahan akan hancur dan sulit untuk bangun kembali dari keterpurukannya. Sebab keilmuan ini tidak mempunyai pangkal ujung dan bisa diarahkan dalam segala tujuan, baik yang bersifat putih maupun hitam. Maka saya himbau kepada siapapun untuk menjaga ucapan kita secara hati-hati. Gunakanlah keilmuan ini menuju jalan yang bermanfaat.
Kami sebagai penanggung jawab keilmuan Haekal Wilayah Angin, berpesan dengan amat sangat kepada siapapun yang memilikinya, untuk bisa menjalankan keilmuan ini dengan penuh tujuan dijalan Allah, bukan malah sebaliknya. Sebab manfaat keilmuan ini tanpa batas, tanpa pantangan, tanpa hijab/penutup. Dan bisa diarahkan ke segala tujuan positif maupun negative.
“Sesungguhnya keilmuan Agung, bukan dari hitam putihnya suatu asma’ yang maha Dahsyat? Melainkan tergantung dari si pemakai yang mengarahkan ke tujuannya masing-masing”.
-PEMBUATAN HAEKAL WILAYAH ANGIN
Proses pembuatan Haekal Wilayah Angin memakai ratusan penghubung (Robitho) keilmuan yang terdiri dari Nur Sir Asror Hakiki (Kepribadian Masyaikh), Kekuatan Pusaka dan Mustika Qutub Wilayah dan bantuan segala lapisan Ahlulloh Wa Ahlul Rosul bangsa Waliyulloh, Sama’ wal Ard, Mulukul Ardhi, Azrak, Sulthonul Bahri, Rohmatil Azrak, wa Darojatil Alamil Thuroby wal Barry, wa Jalaliyatil Udzma Baliya bin Malkan, dan Tahkikul Qutub ila Sir Asror Hakikiyyah Kamil Mukammil Murobbi Quthbul Syareatul Khotam Fii Hadza Zaman.
Dalam paket yang kita kemas ada beberapa minyak dan Flasdisck keilmuan. Sebelum anda menggunakan Haekal Wilayah Angin, ada baiknya ikuti tatacara sebagai berikut;
1- Campurkan minyak Semar Badranaya kedalam ember dan masukkan air secara penuh didalamnya. Mandilah dengan mengguyur seluruh badan di mulai dari atas kepala hingga ke seluruh badan secara merata. Setelah usai mandi,,oleskan Flasdisck keilmuan dengan minyak Derajat secara merata.
2- Keilmuan Haekal Wilayah Angin, sudah siap anda pakai. Untuk minyak Angin sendiri hanya boleh digunakan dalam pengolesan Flasdisck 1 bulan sekali atau kapanpun kita mau...Bila minyak Derajat sudah habis, tidak usah Flasdisck di oles minyak lainnya (satu botol minyak Derajat untuk selama-lamanya).
-SALAH SATU MANFAAT HAEKAL WILAYAH ANGIN
Disini kami tuliskan 100 Manfaat dari jutaan tuah siap saji tergantung dari anda yang mengarahkannya.
Dan kami memakai persamaan manfaat seperti layaknya Haekal Wilayah Derajat, hanya saja kekuatan keilmuan Haekal Wilayah Angin, seperempatnya saja dari kekuatan Haekal Wilayah Derajat. Inilah salah satu manfaat dari jutaan tuah siap saji.
1- Menaklukkan isi atau Power kekuatan khodam yang berada di dalam segala mustika maupun pusaka kelas wahid apalagi sebawahnya.
2- Menaklukkan segala sifat keilmuan hitam dan putih
3- Membuka hijab keilmuan yang mati (hilang khodam pada pusaka dan mustika) bisa dipanggil kembali
4- Membuka indra ke enam
5- Mengisi segala hajat keilmuan lewat air mineral
6- Mengisi seluruh keilmuan yang kita inginkan
7- Menjadikan kita ahli derajat
8- Membawa diri kita di hormati kalayak luas
9- Membuka kharismatik diri dimata seluruh manusia dengan sendirinya
10- Mempermudah dalam beragumen
11- Menjadikan kita banyak dilirik lawan jenis
12- Ilmu penakluk seluruh makhluk hidup dan gaib
13- Wasilah tercepat dalam penetralisiran tempat yang berpenghuni gaib
14- Wasilah pembuka toko sehingga mudah mencari langgan/konsumen
15- Paling baik buat pegangan Sales guna meloby konsumen
16- Paling baik digunakan karyawan Bank buat mempengaruhi nasabah secara cepat
17- Wasilah paling berpengaruh terhadap siapapun sewaktu berhadapan sehingga semuanya merasa segan
18- Wasilah hipnotis di dalamnya sehingga ucapan kita banyak di turuti
19- Sarana pemanggilan Walet
20- Kekuaatan ilmu ini bisa menahan air bah atau hujan
21- Menangkal Halilintar hingga menjauhi kita
22- Sarana asihan luar dalam secara spontan
23- Sarana pengobatan multifungsi dohir dan bathin
24- Sarana keselamatan paling Multifungsi dalam bepergian
25- Sarana tameng segala ilmu hitam, tenun maupun santet lainnya
26- Sarana penarik ilmu orang lain (menghilangkan)
27- Powernya mampu mengisi keilmuan yang kita inginkan dengan kadar 100%
28- Ilmu pilih tanding dan tidak mau dikalahkan kecuali oleh ilmu Haekal Wilayah Sulthan
29- Keilmuan paling tegas dalam segala manfaat, cepat dan tepat.
30- Dimana kita membawa Flasdisc ini maka bangsa gaib tanpa terkecuali akan menghormatinya
31- Wasilah yang banyak membawa kepekaan diri dalam dunia kebathinan
32- Ilmu raib sewaktu dalam kedaan terdesak (masalah nyawa)
33- Mampu menahan bencana alam hingga keluarga dekat kita bisa terselamatkan
34- Sarana penguat hubungan cinta atau sebaliknya menghancurkan cinta orang lain
35- Wasilah pendongkrak karier..
36- Membuka hati yang keras hingga yang dihadapi takluk dan apa mengikui keinginan kita
37- Wasilah paling cepat dalam mencari kerejekian
38- Mengharmoniskan/merukunkan mahgligai cinta rumah tangga
39- Anak kita sewaktu sering diminumi air do’a keilmuan ini akan cepat pintar terutama dalam berfikir
40- Membuka kebajikan bagi dua keluarga yang suka tidak harmonis
41- Wasilah yang banyak di ijabah, sewaktu mensyareati orang lain
42- Meredam nafsu syahwat dan emosional sehingga bisa dicegah secara alamiyyah
43- Wasilah pembersih sengkolo badan dan sisa keilmuan yang masuk, kayak susuk dan pengisian keilmuan bersifat kurang manfaat.
44- Banyak diuntungkan dalam segala hal secara spontan sehingga sifat sanjungan kerap kita dapatkan.
45- Mudah dalam menundukkan lawan jenis secara alami
46- Menjadikan orang yang kita cintai tambah sayang secara alami
47- Sarana pengisian segala ilmu dan bisa di buktikan
48- Menghancurkan isian dari beragam khodam pada mustika atau pusaka,
49- Bila ada dagangan sulit terjual,,peganglah dagangan tadi beberapa detik,,coba jual kembali niscaya cepat lakunya
50- Baik dimiliki oleh nelayan atau Boss Nelayan (mudah dalam mengais rejeki elwat jalur laut)
51- Menghasilkan lebih banyak ikan yang kita tangkap
52- Sarana penarik langgan, pengocek dompet (pengeretan)
53- Menjauhkan dari fitnah dan masalah yang membahayakan lainnya
54- Menaikkan karier, jabatan, dan pangkat lainnya
55- Penarik langgan baru sewaktu kita membuka lahan makanan, toko, dan lainnya
56- Ada perbedaan yang mencolok khususnya dalam segala kehidupan kita setelah memiliki Keilmuan ini
57- Pegangan buat pejabat guna dipercaya kalayak luas
58- Pegangan para Angouta Dewan untuk terus mencari jenjang lebih atas
59- Kepekaan dalam segala ilmu, baik yang bersifat belajar maupun secara langsung
60- Wasilah paling cepat untuk bermimpi masuk ke dimensi alam astral/gaib
61- Keilmuan paling spektakuler buat penakluk manusia
62- Keilmuan yang menuntun kita menuju hidup yang lebih baik dalam segala hal.
63- Penakluk para perompak atau preman lainnya (bisa di redam)
64- Menjadikan ibadah kita lebih meningkat setelah memakai keilmuan HWD
65- Sarana penakluk binatang buas
66- Penakluk segala binatang beracun
67- Sarana pembangkit libido dan kuat sex
68- Ilmu Sigeg (mendiamkan orang yang sedang emosi jarak jauh)
69- Ilmu Terawangan bangsa Derajat (bisa melihat makhluk alam Jin sewaktu-waktu)
70- Ilmu Ciracap (menghancurkan ilmu lawan dengan menggaret bumi
71- Spontan bisa mengarahkan Ilmu puter Giling bagi yang di tuju
72- Ilmu Mimpi (mentransfer mimpi terhadap orang yang dituju)
73- Ilmu Kunyang (Cukup anda bacakan asma’ kunci 33x lalu tiupkan pada segelas air mineral dan selanjutnya dicampur buat mandi,,maka kita akan mudah dapat kabar dari gaib sebelum terjadi)
74- Ilmu Cipta segala pengisian bersifat asihan
75- Raja ilmu penakluk....Sangat bahaya sekali bagi yang kena
76- Ilmu Wahbiyyah....Cukup anda arahkan buat segala hajat, walau jauh sekalipun, maka yang di doakan akan cepat terkabul hajatnya
77- Ilmu Sodakoh (hati kita akan selalu tergetak penuh kelembutan sewaktu ada orang fakir).
78- Ilmu Diraja Qiblatain (Raja penghancur khodam bangsa hitam dan putih)
79- Kita sering di datangi bangsa gaib lewat mimpi
80- Sering dapat Job (rejeki)
81- Sering/mudah dipercaya kalayak orang kaya.
82- Sering melihat penampakkan gaib dan makhluk lainnya tanpa kita sadari
83- Sarana terbaik bagi para Bodiguar
84- Keilmuan pembalik bathiniyyah....Siapapun yang memegang Haekal Wilayah Derajat, akan mudah menaklukkan para dukun tanpa bisa ditakar oleh mereka.
85- Sarana pembuka cakra ketampanan dan kecantikan
86- Mengangkat ketenaran diri dalam segala bidang (paling menojol)
87- Kekuatan ilmu ini bisa menjadikan kita paling disukai dari teman lainnya.
88- Mematikan hati lawan jenis sehingga hanya kita yang di cintainya
89- Membungkam lawan jenis sehingga apapun ucapan kita akan dituruti
90- Ilmu teraphi urat....setiap pijatan tangan kita akan langsung mengena sasaran penyakit yang dituju
91- Menyerap energy musuh dengan hanya di tarik jarak jauh.
92- Ilmu terawangan ke sifat lelembut
93- Mampu merasakan daya gaib disekitar tempat angker (boleh dicoba)
94- Keilmuan Haekal Wilayah Derajat, Mencangkup setengah dari keseluruhan keilmuan Jabarutiyyah
95- Keilmuan Haekal Wilayah Derajat, Mencangkup setengah dari keseluruhan keilmuan Wahby
96- Keilmuan Haekal Wilayah Derajat, Mencangkup setengah dari keseluruhan keilmuan Pancawarna Tunggal
97- Keilmuan Haekal Wilayah Derajat, Mencangkup keilmuan Al Ahdul Qodim pertama.
98- Dan keilmuan Haekal Wilayah Derajat, Mencangkup jutaan manfaat lainnya siap saji, tergantung anda mengarahkannya....Semoga bermanfaat bagi yang memiliki keilmuan agung Haekal Wilayah Sulthan.
-TATACARA PENGGUNAAN HAEKAL WILAYAH ANGIN
Untuk menggunakan Keilmuan Akhiru Zaman Haekal Wilayah Angin, cukup anda membawanya, atau bisa juga Flasdisk ini tidak dibawa sama sekali, asal anda selalu mengistikomahkan membaca asma’ kunci di setiap malamnya maka dibawa atau tidak, tuahnya sama saja.
Adapun sewaktu anda membutuhkan secara sepihak, seperti, mengisi benda bertuah, mengobati orang sakit, meng ihktiari toko atau membuang/memindahkan makhluk bangsa jin dan ribuan keperluan lainnya. Cukup anda bacakan asma’ kunci lewat media air mineral atau pengisian secara langsung pada tubuh manusia dan benda bertuah lainnya, dengan hitungan 11x banyaknya.
Penanggung jawab
H. Idris Nawawi. Tja bin Yahya.
Pendiri Pon-pes Nurul Qur’an Jam’ul Ijazah.
----
HAEKAL WILAYAH ANGIN
Bismillahirrohmanirrohiim.
Keindahan hidup selagi nafas masih terlingkup badan, maka tiada yang lebih baik kecuali mengucapkan asma’ Ilahiyyah. Solawat serta salam kami haturkan kepada baginda Rosululloh SAW, semoga Syafaat beliau menjadikan kita bagian dari Alal Hak Nabbihim dunia dan akherat. Aminnnn.
Seiring diluncurkannya keilmuan Haekal Wilayah Angin, semoga keilmuan ini bagian dari kebutuhan bathinyyah para pemakai untuk bisa menuju jalan yang di ridhoi Allah SWT.
PENDAHULUAN
Atas keridhoan Masyaikh Syareatul Khotam, yang menjadikan pembuatan keilmuan agung Haekal Wilayah Angin, kami segenap jajaran kepengurusan Supranaturalis Jam’ul Ijazah, mengucapkan beribu terima kasih atas terciptanya keilmuan paling teratas di zaman akhir dengan jutaan manfaat di dalamnya yang bisa di arahkan ke segala tujuan yang kita inginkan.
Kami berharap semoga keilmuan Haekal Wilayah Angin, bisa diarahkan ke jalan yang benar hingga membawa kemaslahatan ummat banyak, khususnya bagi si pemakai dalam mewarnai makna syiar menuju hidup yang lebih baik.
Seiring kedahsyatan manfaat yang terkandung di dalamnya, alhamdulillah keilmuan Haekal Wilayah Angin, bagian dari suatu ilmu yang mampu menghancurkan keilmuan lain dengan hanya ditempelkan ke benda si pemilik atau bisa juga dengan jarak jauh. Sebab keilmuan ini lebih tinggi tingkatannya dari kekuasaan bangsa Jin, Ahmar, Lelembut, Qorin, Perkayang, dan keilmuan bersifat instan multi ganda.
Seperti keilmuan diatasnya, Haekal Wilayah Derajat, keilmuan ini tidak kalah garang dalam menundukkan segala sifat ilmu bersifat hitam. Bahkan saking kuatnya Haekal Wilayah Angin, mampu menghancurkan ratusan bangsa Jin dengan hitungan detik.
Suatu keilmuan yang terlahir dari Maqom paling tertinggi Qurbah Syareatul Khotam, diambil dari bangsa Sir Asror Nur Hakiki, dan di tunjang dengan ijin Baginda Nabi Hidir As, membuat bangsa Malaikat langit dan bumi menghormatinya” Seperti dalam satu dalil karangan Imam Ibnu Athoillah; “Bila Allah, telah menempatkan manusia bumi menjadi Walinya, maka semua Malaikat akan tunduk dan menghormatinya, apalagi setingkat bangsa gaib dan lelembut serta bangsa mahkluk lainnya” Juga dalam ucapan Imam Syeikh Abdul Qodir AL Jaelani; “Bila engkau dalam kesulitan dan jauh dariku, maka sebutlah namaku, niscaya bangsa Malaikat akan membantumu seketika” dan juga ucapan Kanjeng Sunan Gunung Jati; “Bila engkau sudah mengenal asma’ku (pembikinanku) maka tidak ada satupun yang berani kepadamu,,sesungguhnya aku pemegang Ismul Adzom (Sir Asror Hakiki) di zaman sekarang”.
Secara keseluruhan keilmuan yang kami buat, tentunya Haekal Wilayah, baik yang bersifat Sulthan, Derajat maupun Angin, telah memenuhi standar Ahlulloh dalam isi yang terkandung dan manfaatnya, apalagi dalam sisi A’mal lainnya, sebab hasil dari keilmuan ini akan disalurkan 100% buat penghantar Syiar Islam, menuju pembangunan TPA Gratis, dan pelebaran Pon-pes Nurul Qur’an Jam’ul Ijazah, yang didalamnya menampung ratusan santriwati Hafidzotul Qur’an, tanpa di pungut biaya sepeserpun.
Hasil dari keilmuan ini 100% akan terbagi menjadi 3 tahapan.
-100% milik Haekal Wilayah Sulthan, digunakan dalam pembangunan Areal Pon-pes Nurul Qur’an Jam’ul Ijazah dan TPA Gratis.
-100% milik Haekal Wilayah Derajat, digunakan semuanya buat Masyaikh Syareatul Khotam, dalam menunjang Fakir Miskin yang setiap harinya lebih dari 600 orang, meminta makan di kediamannya.
-100% milik Haekal Wilayah Angin, digunakan buat Pembiyaya’an Tausiyyah mingguan Masyaikh, berupa pembelian DVD kosong dan lainnya untuk dibagikan secara Gratis..
Alhamdulillah pada Tahun 2013, kami atas nama santri Jam’ul Ijazah, telah memberikan yang terbaik demi Syiar pembangunan TPA Gratis, yang mana kami telah membeli sebidang tanah perluasan areal Pon-pes seluas 1627M2...Dengan harga Rp. 600.000.000,- (Enam ratus juta rupiah) Dari sini Masyaikh menganjurkan lewat wasilah Flat Gold Bathiniyyah dan Minyak Wijaya Kusuma, untuk membangun prasarana TPA Gratis, seharga Rp. 450.000.000 (empat ratus lima puluh juta rupiah) dan Koperasi Pon-Pes Rp. 120.000.000,- (seratus dua puluh juta rupiah) Namun seiring Pon-pes belum punya muka depan, secara kemufakatan bersama, akhirnya kami memborong Kontraktor untuk pembuatan Gapura Pon-pes, Jembatan muka Pon-pes, dan Ruko serta halaman parkir seharga Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) Jumlah Total pembangunan Syiar Islam Jam’ul Ijazah tahun 2013, sebanyak Rp. 1. 670.000.000,- (satu Milliar enam ratus tujuh puluh juta rupiah)
Pelaksanaan seluruh pembangunan ini tidak seperakpun memakai uang santunan, sumbangan dari pihak terkait manapun, tapi 100% murni dari pembuatan sarana Supranturalis Jam’ul Ijazah. Semoga amal kita semua, khususnya pecinta produk Jam’ul Ijazah, diterima oleh Allah SWT.
PERBEDAAN ANTARA KEILMUAN HAEKAL WILAYAH ANGIN DAN HAEKAL SEATASNYA, WILAYAH DERAJAT.
Disini kami jelaskan secara rinci agar siapapun yang memilikinya, tidak banyak bertanya tapi menerapkan segala keilmuan yang ada dengan menjalankan makna ibadah lebih di tingkatkan lagi menuju ahklakul karimah yang sangat di mulyakan Allah SWT.
- Dalam pembikinan keilmuan Haekal Wilayah Sulthan, kami memakai rajahan Rahasia Hizib Basmallah. Yang didalamnya mencangkup jutaan Khodam Malaikat serta ratusan juta bangsa Khodam Jin.
- Adapun untuk pembikinan keilmuan Haekal Derajat, kami memakai asma Rajahan, Sir Basmallah Wilayah. Kekuatannya separoh dari keilmuan bangsa Haekal Wilayah Sulthan.
- Untuk Haekal Wilayah Angin sendiri, kami memakai Rajahan bersifat Ismul Muadzom Jaljalut. Kekuatannya seperempat dari Haekal Derajat.
Dari ketiga keilmuan ini salah satunya tidak ada yang melingkup keseluruhan keilmuan Haekal Wilayah. Sebab setiap Haekal Wilayah yang kami buat, memakai perbedaan keilmuan, rajahan maupun asma’ kunci. Jadi kami jelaskan terlebih dahulu,,,ketiga Haekal Wilayah saling menunjang satu dengan lainnya.
PERSETUJUAN PEMBIKINAN KEILMUAN HAEKAL ANGIN...
Secara kebutuhan,,,,,,,,,,,, pembuatan keilmuan Haekal Angin, bagian dari wasilah terakhir menuju kesempurnaan pembangunan Pon-Pes Nurul Qur’an Jam’ul Ijazah, sehingga pada permusyawarahan akhir antara kepengurusan Jam’ul Ijazah, kami melibatkan Masyaikh, untuk membantu semuanya khususnya dalam segala prasarana dan fasilitas keilmuan, baik dari sanad muttasil suatu keimuan agung, hubungan dengan para ahlul gaib, pengusulan kepada Ahlulloh dan para Masyaikh (Waliyulloh) serta asma’ Adzom lainnya. Sebab keilmuan ini hanya bisa di buat oleh manusia yang sudah punya maqom paling tertinggi diantara maqom yang pernah ada.
Dalam pembuatan keilmuan Haekal Wilayah Angin, kami memakai beragam Hizib Wilayah dan asma’ agung yang diambil dari kekuatan Pusaka dan Mustika Wilayah Qutub, , Jaljalut, dan asma’ Sir Asror Hakikiyyah...Dan Alhamdulillah secara keseluruhan, keilmuan Haekal Wilayah Angin, bagian dari Ilmu Tertinggi di zaman akhir seperti sekarang ini. Bahkan bila harus di taksir dengan keilmuan lainnya,,maka Haekal Wilayah Angin, sama kuatnya dengan 10 keilmuan Jabarutiyyah yang dijadikan satu kekuatan secara keseluruhan.
Apa sebabnya?
Secara hukum derajat,,semua Asma’ Wilayah, bagian dari para Raja dan Ahlulloh, yang menguasai lapisan langit dan bumi. Namun bila manusia sudah ditempatkan dalam maqom tertinggi, seperti Derajat Quthbul Qurbah Syareatul Khotam (Puncaknya ke Walian) Maka dalam dirinya telah menguasai satu asma’ Sir Asror yang dimilikinya hingga Allah sampai menempatkannya pada posisi teragung. Nah bila kita ingin tahu perbandingan keilmuan Wilayah dan Sir Asror Hakiki, inilah jawabannya secara pandangan kitab Sufistik;
“Setiap maqom Ma’rifat Billah (Waliyulloh) mereka bagian dari orang-orang mulia dihadapan Allah SWT. Sehingga tubuhnya terpancar ilmu bangsa Nur (Wilayah) Namun bila amalannya sudah sampai diterima dihadapan Allah (Quthub), maka mereka bagian dari pemegang Sir Asror Hakiki. Perbandingan satu asma’ Sir Asror Hakiki “Wahidud darojat” (Satu saja asma’ Nur Hakiki bisa dimiliki oleh seseorang) Maka ketinggian ilmunya lebih afdhol dari “Bi alfi alfi Nur Ihsanihi” (1 jt asma’ Wilayah) yang terpegang oleh 1 jt Waliyulloh lainnya”.
Sedangkan seorang Waliyulloh Adzom setingkat Masyaikh Syareatul Khotam, sampai berujar....”Semua keilmuan Haekal Wilayah, baik yang bersifat Sulthan, Derajat maupun Angin, semuanya memakai asma’ Rahasiaku (Sir Asror Hakiki) keilmuan ini sangat agung bagi siappun yang memilikinya dan fainsya Allah, mereka bagian dari orang yang manfaat dunia akherat. Sebab ilmu ini sudah ijin dari seluruh Ahlulloh langit dan bumi, hingga mereka tunduk atas kekuasaanku”.
PENYELARASAN KEILMUAN HAEKAL ANGIN.
Secara pandangan umum,,keilmuan setingkat Haekal Wilayah Angin, , tidak bisa terpegang secara sempurna oleh kalayak makhluk yang penuh akan kemaksiatan diri. Sebab dalam satu dalil di jelaskan “Bila satu ilmu Sir Asror Derajat, apalagi bersifat Hakiki, terpegang di badan maqom awam (penuh maksiat) maka hancurlah badan itu sehingga tubuhnya tidak bergerak sama sekali (mati). Lalu bagaimana keilmuan ini sampai tercipta dan bisa di jadikan wasilah bagi kalangan umum? Inilah rahasiannya?
Sebelum kita ceritakan lebih lanjut,,saya tengahkan terlebih dahulu perjalanan keilmuan sebelumnya yaitu, Jabarutiyyah.
Dalam proses pembuatan keilmuan tadi semuanya memakai ilmu bangsa putih dan hampir terlahir dari bangsa Waliyulloh dan Maqom Jabarutiyyah (Asma’ Malakutiyyah) Seiring kekuatan ilmu bangsa Sir Asror Wilayah (bukan Hakiki) sangat agung dan penuh Nur di dalamnya, maka Masyaikh membaginya dengan beraneka manfaat yang terdapat didalam keilmuan tadi, yaitu, bersifat Tasghil (diringankan sehingga bisa dirasakan oleh orang awam maupun ahli bathin) – Tafhim dan Tarqiq (dipecah menjadi ilmu bersifat keras dan lembut sehingga mempunyai dua sifat berbeda sebagai penyelarasan manusia agar seimbang setelah memakai keilmuan tersebut)- Maghom (Di pecah kembali menjadi beberapa bagian manfaat sehingga yang memilikinya bisa selaras untuk diarahkan ke segala tujuan positif)- Bina’ (Di patri/tertanam sedemikian rupa sehingga menimbulkan keilmuan ini tidak bisa di ambil orang lain dan terus menebar manfaat didalamnya selama hayat dikandung badan)- Sulukiyyah (Memproses suatu keilmuan dengan beragam khodam yang berbeda, sehingga bisa diarahkan ke tujuan yang di inginkan/satu persatu sifat khodam yang diarahkan dalam keilmuan yang di maksud)- Asma’ Jaljalut (Menekan seringan mungkin suatu keilmuan hingga orang awam masih bisa merasakan manfaat di dalamnya) Asma’ Tahkik (Proses terakhir dari keilmuan lewat tanggung jawab bangsa Mulukul Ardhi untuk dipatenkan menjadi risalah ilmu sepanjang zaman)
Sedangkan Penyelarasan Keilmuan Haekal Wilayah Derajat, terlahir dari satu Asma’ Sir Asror Hakiki yang setiap waktu terus memancarkan Nur ‘ala Nur, tanpa disertai asma’ Lainnya.....Disini Masyaikh memakai Hujjah dari kepribadian Mbah Kuwu Cakra Buana, Syeikh Magelung Sakti, Syeikh Sulthan Hasanuddin Banten, Syeikh Suto Wijaya Gebang, Syeikh Kanjeng Sunan Derajat, Syeikh Kanjeng Kiansantang, Syeikh Kanjeng Prabu Siliwangi, Syeikh Mahaguru Sakti Sanghyang Guru, Syeikh Sanghyang Bangau, Syeikh Sanghyang Pohhaci, Syeikh Sanghyang Qiblatain, Syeikh Sanghayang Raja Lautan, Sanghyang Ratu Azrak, Sanghyang Ratu Sejagat, Ibu Dewi nawang Wulan, Ibu Dewi Lanjar, Ibu Dewi Ratu Permoni, yang di tasheh oleh Ratu Bilqist dan Nabi Sulaiman AS, serta Abi kanjeng Sunan Gunung Jati. Yang mana semuanya berujar dalam satu Tahkikut Tauhid....
“Bila suatu keilmuan bersifat Penguasa (Nur Hakiki) diangkat ke atas (Ijin Allah SWT) Maka selaraskan dengan ilmu dibawahnya dari Mulukul Ardhi (ilmu kesaktian dan pembuktian) Maka Nur Sir Asror Hakiki tadi akan memancarkan sinar karomahnya abadan-abadan (selama-lamanya) lewat keilmuan Mulukul Ardhi tadi sehingga tuahnya akan 1000% lebih dirasakan oleh siapapun yang memilikinya”.
Nah dari sini sudah jelas bahwa dengan penggabungan antara Putih (Adzom) dan Hitam (Mulukul Ardhi) akan lebih cepat terasa oleh siapapun yang memiliki ilmu tersebut hingga lebih banyak manfaatnya ketimbang lambannya suatu proses keilmuan yang kita rasakan.
Adapun keilmuan Haekal Wilayah Angin, kami akan memakai asma’ kunci buat anda sebagai pemegangnya yaitu “***** ******* ***** *********”
Pada keilmuan ini saya menghimbau kepada pemegang Haekal Wilayah Sulthan, Derajat, maupun Angin, untuk berhati-hati dan menjaganya, jangan asal bicara sembarangan, atau suka mendoakan kejelekan orang lain walau posisi kita dalam kedaan teraniyaya sekalipun. Kasian kepribadian mereka bila kita sampai marah, sebab efeknya?
kehidupan mereka perlahan demi perlahan akan hancur dan sulit untuk bangun kembali dari keterpurukannya. Sebab keilmuan ini tidak mempunyai pangkal ujung dan bisa diarahkan dalam segala tujuan, baik yang bersifat putih maupun hitam. Maka saya himbau kepada siapapun untuk menjaga ucapan kita secara hati-hati. Gunakanlah keilmuan ini menuju jalan yang bermanfaat.
Kami sebagai penanggung jawab keilmuan Haekal Wilayah Angin, berpesan dengan amat sangat kepada siapapun yang memilikinya, untuk bisa menjalankan keilmuan ini dengan penuh tujuan dijalan Allah, bukan malah sebaliknya. Sebab manfaat keilmuan ini tanpa batas, tanpa pantangan, tanpa hijab/penutup. Dan bisa diarahkan ke segala tujuan positif maupun negative.
“Sesungguhnya keilmuan Agung, bukan dari hitam putihnya suatu asma’ yang maha Dahsyat? Melainkan tergantung dari si pemakai yang mengarahkan ke tujuannya masing-masing”.
-PEMBUATAN HAEKAL WILAYAH ANGIN
Proses pembuatan Haekal Wilayah Angin memakai ratusan penghubung (Robitho) keilmuan yang terdiri dari Nur Sir Asror Hakiki (Kepribadian Masyaikh), Kekuatan Pusaka dan Mustika Qutub Wilayah dan bantuan segala lapisan Ahlulloh Wa Ahlul Rosul bangsa Waliyulloh, Sama’ wal Ard, Mulukul Ardhi, Azrak, Sulthonul Bahri, Rohmatil Azrak, wa Darojatil Alamil Thuroby wal Barry, wa Jalaliyatil Udzma Baliya bin Malkan, dan Tahkikul Qutub ila Sir Asror Hakikiyyah Kamil Mukammil Murobbi Quthbul Syareatul Khotam Fii Hadza Zaman.
Dalam paket yang kita kemas ada beberapa minyak dan Flasdisck keilmuan. Sebelum anda menggunakan Haekal Wilayah Angin, ada baiknya ikuti tatacara sebagai berikut;
1- Campurkan minyak Semar Badranaya kedalam ember dan masukkan air secara penuh didalamnya. Mandilah dengan mengguyur seluruh badan di mulai dari atas kepala hingga ke seluruh badan secara merata. Setelah usai mandi,,oleskan Flasdisck keilmuan dengan minyak Derajat secara merata.
2- Keilmuan Haekal Wilayah Angin, sudah siap anda pakai. Untuk minyak Angin sendiri hanya boleh digunakan dalam pengolesan Flasdisck 1 bulan sekali atau kapanpun kita mau...Bila minyak Derajat sudah habis, tidak usah Flasdisck di oles minyak lainnya (satu botol minyak Derajat untuk selama-lamanya).
-SALAH SATU MANFAAT HAEKAL WILAYAH ANGIN
Disini kami tuliskan 100 Manfaat dari jutaan tuah siap saji tergantung dari anda yang mengarahkannya.
Dan kami memakai persamaan manfaat seperti layaknya Haekal Wilayah Derajat, hanya saja kekuatan keilmuan Haekal Wilayah Angin, seperempatnya saja dari kekuatan Haekal Wilayah Derajat. Inilah salah satu manfaat dari jutaan tuah siap saji.
1- Menaklukkan isi atau Power kekuatan khodam yang berada di dalam segala mustika maupun pusaka kelas wahid apalagi sebawahnya.
2- Menaklukkan segala sifat keilmuan hitam dan putih
3- Membuka hijab keilmuan yang mati (hilang khodam pada pusaka dan mustika) bisa dipanggil kembali
4- Membuka indra ke enam
5- Mengisi segala hajat keilmuan lewat air mineral
6- Mengisi seluruh keilmuan yang kita inginkan
7- Menjadikan kita ahli derajat
8- Membawa diri kita di hormati kalayak luas
9- Membuka kharismatik diri dimata seluruh manusia dengan sendirinya
10- Mempermudah dalam beragumen
11- Menjadikan kita banyak dilirik lawan jenis
12- Ilmu penakluk seluruh makhluk hidup dan gaib
13- Wasilah tercepat dalam penetralisiran tempat yang berpenghuni gaib
14- Wasilah pembuka toko sehingga mudah mencari langgan/konsumen
15- Paling baik buat pegangan Sales guna meloby konsumen
16- Paling baik digunakan karyawan Bank buat mempengaruhi nasabah secara cepat
17- Wasilah paling berpengaruh terhadap siapapun sewaktu berhadapan sehingga semuanya merasa segan
18- Wasilah hipnotis di dalamnya sehingga ucapan kita banyak di turuti
19- Sarana pemanggilan Walet
20- Kekuaatan ilmu ini bisa menahan air bah atau hujan
21- Menangkal Halilintar hingga menjauhi kita
22- Sarana asihan luar dalam secara spontan
23- Sarana pengobatan multifungsi dohir dan bathin
24- Sarana keselamatan paling Multifungsi dalam bepergian
25- Sarana tameng segala ilmu hitam, tenun maupun santet lainnya
26- Sarana penarik ilmu orang lain (menghilangkan)
27- Powernya mampu mengisi keilmuan yang kita inginkan dengan kadar 100%
28- Ilmu pilih tanding dan tidak mau dikalahkan kecuali oleh ilmu Haekal Wilayah Sulthan
29- Keilmuan paling tegas dalam segala manfaat, cepat dan tepat.
30- Dimana kita membawa Flasdisc ini maka bangsa gaib tanpa terkecuali akan menghormatinya
31- Wasilah yang banyak membawa kepekaan diri dalam dunia kebathinan
32- Ilmu raib sewaktu dalam kedaan terdesak (masalah nyawa)
33- Mampu menahan bencana alam hingga keluarga dekat kita bisa terselamatkan
34- Sarana penguat hubungan cinta atau sebaliknya menghancurkan cinta orang lain
35- Wasilah pendongkrak karier..
36- Membuka hati yang keras hingga yang dihadapi takluk dan apa mengikui keinginan kita
37- Wasilah paling cepat dalam mencari kerejekian
38- Mengharmoniskan/merukunkan mahgligai cinta rumah tangga
39- Anak kita sewaktu sering diminumi air do’a keilmuan ini akan cepat pintar terutama dalam berfikir
40- Membuka kebajikan bagi dua keluarga yang suka tidak harmonis
41- Wasilah yang banyak di ijabah, sewaktu mensyareati orang lain
42- Meredam nafsu syahwat dan emosional sehingga bisa dicegah secara alamiyyah
43- Wasilah pembersih sengkolo badan dan sisa keilmuan yang masuk, kayak susuk dan pengisian keilmuan bersifat kurang manfaat.
44- Banyak diuntungkan dalam segala hal secara spontan sehingga sifat sanjungan kerap kita dapatkan.
45- Mudah dalam menundukkan lawan jenis secara alami
46- Menjadikan orang yang kita cintai tambah sayang secara alami
47- Sarana pengisian segala ilmu dan bisa di buktikan
48- Menghancurkan isian dari beragam khodam pada mustika atau pusaka,
49- Bila ada dagangan sulit terjual,,peganglah dagangan tadi beberapa detik,,coba jual kembali niscaya cepat lakunya
50- Baik dimiliki oleh nelayan atau Boss Nelayan (mudah dalam mengais rejeki elwat jalur laut)
51- Menghasilkan lebih banyak ikan yang kita tangkap
52- Sarana penarik langgan, pengocek dompet (pengeretan)
53- Menjauhkan dari fitnah dan masalah yang membahayakan lainnya
54- Menaikkan karier, jabatan, dan pangkat lainnya
55- Penarik langgan baru sewaktu kita membuka lahan makanan, toko, dan lainnya
56- Ada perbedaan yang mencolok khususnya dalam segala kehidupan kita setelah memiliki Keilmuan ini
57- Pegangan buat pejabat guna dipercaya kalayak luas
58- Pegangan para Angouta Dewan untuk terus mencari jenjang lebih atas
59- Kepekaan dalam segala ilmu, baik yang bersifat belajar maupun secara langsung
60- Wasilah paling cepat untuk bermimpi masuk ke dimensi alam astral/gaib
61- Keilmuan paling spektakuler buat penakluk manusia
62- Keilmuan yang menuntun kita menuju hidup yang lebih baik dalam segala hal.
63- Penakluk para perompak atau preman lainnya (bisa di redam)
64- Menjadikan ibadah kita lebih meningkat setelah memakai keilmuan HWD
65- Sarana penakluk binatang buas
66- Penakluk segala binatang beracun
67- Sarana pembangkit libido dan kuat sex
68- Ilmu Sigeg (mendiamkan orang yang sedang emosi jarak jauh)
69- Ilmu Terawangan bangsa Derajat (bisa melihat makhluk alam Jin sewaktu-waktu)
70- Ilmu Ciracap (menghancurkan ilmu lawan dengan menggaret bumi
71- Spontan bisa mengarahkan Ilmu puter Giling bagi yang di tuju
72- Ilmu Mimpi (mentransfer mimpi terhadap orang yang dituju)
73- Ilmu Kunyang (Cukup anda bacakan asma’ kunci 33x lalu tiupkan pada segelas air mineral dan selanjutnya dicampur buat mandi,,maka kita akan mudah dapat kabar dari gaib sebelum terjadi)
74- Ilmu Cipta segala pengisian bersifat asihan
75- Raja ilmu penakluk....Sangat bahaya sekali bagi yang kena
76- Ilmu Wahbiyyah....Cukup anda arahkan buat segala hajat, walau jauh sekalipun, maka yang di doakan akan cepat terkabul hajatnya
77- Ilmu Sodakoh (hati kita akan selalu tergetak penuh kelembutan sewaktu ada orang fakir).
78- Ilmu Diraja Qiblatain (Raja penghancur khodam bangsa hitam dan putih)
79- Kita sering di datangi bangsa gaib lewat mimpi
80- Sering dapat Job (rejeki)
81- Sering/mudah dipercaya kalayak orang kaya.
82- Sering melihat penampakkan gaib dan makhluk lainnya tanpa kita sadari
83- Sarana terbaik bagi para Bodiguar
84- Keilmuan pembalik bathiniyyah....Siapapun yang memegang Haekal Wilayah Derajat, akan mudah menaklukkan para dukun tanpa bisa ditakar oleh mereka.
85- Sarana pembuka cakra ketampanan dan kecantikan
86- Mengangkat ketenaran diri dalam segala bidang (paling menojol)
87- Kekuatan ilmu ini bisa menjadikan kita paling disukai dari teman lainnya.
88- Mematikan hati lawan jenis sehingga hanya kita yang di cintainya
89- Membungkam lawan jenis sehingga apapun ucapan kita akan dituruti
90- Ilmu teraphi urat....setiap pijatan tangan kita akan langsung mengena sasaran penyakit yang dituju
91- Menyerap energy musuh dengan hanya di tarik jarak jauh.
92- Ilmu terawangan ke sifat lelembut
93- Mampu merasakan daya gaib disekitar tempat angker (boleh dicoba)
94- Keilmuan Haekal Wilayah Derajat, Mencangkup setengah dari keseluruhan keilmuan Jabarutiyyah
95- Keilmuan Haekal Wilayah Derajat, Mencangkup setengah dari keseluruhan keilmuan Wahby
96- Keilmuan Haekal Wilayah Derajat, Mencangkup setengah dari keseluruhan keilmuan Pancawarna Tunggal
97- Keilmuan Haekal Wilayah Derajat, Mencangkup keilmuan Al Ahdul Qodim pertama.
98- Dan keilmuan Haekal Wilayah Derajat, Mencangkup jutaan manfaat lainnya siap saji, tergantung anda mengarahkannya....Semoga bermanfaat bagi yang memiliki keilmuan agung Haekal Wilayah Sulthan.
-TATACARA PENGGUNAAN HAEKAL WILAYAH ANGIN
Untuk menggunakan Keilmuan Akhiru Zaman Haekal Wilayah Angin, cukup anda membawanya, atau bisa juga Flasdisk ini tidak dibawa sama sekali, asal anda selalu mengistikomahkan membaca asma’ kunci di setiap malamnya maka dibawa atau tidak, tuahnya sama saja.
Adapun sewaktu anda membutuhkan secara sepihak, seperti, mengisi benda bertuah, mengobati orang sakit, meng ihktiari toko atau membuang/memindahkan makhluk bangsa jin dan ribuan keperluan lainnya. Cukup anda bacakan asma’ kunci lewat media air mineral atau pengisian secara langsung pada tubuh manusia dan benda bertuah lainnya, dengan hitungan 11x banyaknya.
Penanggung jawab
H. Idris Nawawi. Tja bin Yahya.
Pendiri Pon-pes Nurul Qur’an Jam’ul Ijazah.
----
Jual 500 “Jimat”, Pendiri Pondok Pesantren Digeruduk
Senin, 16 Februari 2015 | 09:50 WIB
CIREBON, KOMPAS.com – Sekelompok orang yang mengaku dari Ormas Islam di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mendatangi Pondok Pesantren yang diduga mengajarkan aliran sesat dan penipuan dengan menjual benda yang disebut pusaka atau jimat, Minggu (15/2/2015) kemarin.
Pondok pesantren yang disasar adalah Pondok Pesantren Nurul Quran, di Desa Setu Kulon, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon. Mereka membentangkan beberapa kertas karton, yang berisi tudingan, Pondok Pesantren malah mengajarkan aliran sesat, dan menyimpang dari ajaran Islam.
Dalam orasinya, mereka menegaskan, keberadaan Idris Nawawi, selaku Pendiri Pondok Pesantren, sangat meresahkan warga, dan bahkan umat Islam pada umumnya. Idris Nawawi tidak mengajarkan metode penghafalan Alquran, malah justru, mengajarkan ajaran yang bertentangan dari Alquran.
Tak lama berorasi, massa lalu masuk ke lingkungan pondok pesantren. Mereka menuju aula, dan menggelar debat dengan Idris Nawawi. Namun, anggota Majelis Ulama Indonesia, Kesbangpol, dan aparat keamanan pondok pesantren, langsung menengahi, agar debat berjalan kondusif.
Ketua Koordinator Ormas Gerakan Anti Pemurtadan (Gapas), Andi Mulya, menegaskan, berdasarkan bukti dan pengakuan para korban, Idris Nawawi sudah melecehkan agama Islam. Idris menyebut, Ulama-ulama penyebar Islam terdahulu adalah bangsa Jin.
Idris juga mengaku, sering kali bertemu Rasulullah, Nabi Muhamad SAW. Ia mendapatkan banyak ilmu dan amalan berbentuk dzikir dan puasa yang tak lazim. “Yang paling tidak masuk akal adalah, Idris mengaku dapat ke lauhul mahfud (langit ke tujuh-red), bertemu Malaikat Jibril, menembus lautan, dan ke tempat yang tak terjangkau untuk mendapatkan ilmu dan benda pusaka. Idris juga mengajarkan puasa yang tak lazim,” tegas Andi dengan berapi-api.
Andi Mulya mengatakan, masih banyak ajaran Idris Nawawi yang berentangan dengan Islam, dan tidak masuk akal. Di hadapan MUI, dan aparat lainnya, Andy, menunjukan beberapa bukti benda pusaka yang menjadi barang jualan Idris Nawawi. Idris menjual dengan harga yang cukup tinggi, dan mengiming-imingi memiliki khasiat khusus yang tokcer.
Yogi, warga Lampung, yang menjadi salah satu korban penjualan benda pusaka mengaku, sudah mengeluarkan uang Rp 1 juta untuk membeli tasbih Idris Nawawi. Tasbih tersebut diiming imingi memiliki khasiat dapat memberikan kesembuhan dan pengobatan.
“Dalam ajarannya, Idris pun menyebutkan sapi berharga Rp 200 juta itu adalah, sapi khusus persembahan untuk Nabi Muhammad. Jadi Rasulullah disembah dong seperti berhala. Ini tidak masuk akal sehat saya. Dan masih banyak lagi ajaran yang diluar akal sehat,” kata pria yang berguru sejak tahun 2008.
Sementara itu, Idris Nawari tak membantah telah menjual benda-benda pusaka atau Jimat. Namun, benda tersebut milik kakak kandungnya, Nawawi. Idris berkilah hanya membantu memasarkannya.
“Nanti perlu dikonfirmasi, benda pusaka ini milik kakak kandung saya, saya hanyalah marketing atau tim penjualnya. Tapi sejak beberapa hari lalu saya hubungi kakak, tidak pernah ada jawaban,” kata dia usai debat.
Idris mengaku, transaksi penjualan benda pusaka sudah dilakukan sejak tahun 2009. Selama itu, dia sudah menjual sekitar 500 benda pusaka. “Kalau kepada banyak orang, kami tidak dapat menyebutkan. Tapi kalau total yang dijual ada sekitar 500 benda pusaka, semisal, keris, mustika, dan lain-lain. Dan benda pusaka ini memiliki khasiat masing-masing,” ungkap dia.
Terkait tuduhan yang dilontarkan gabungan ormas Islam, Idris akan mencari kakak kandungnya terlebih dahulu, dan menemui MUI.
Pondok pesantren yang disasar adalah Pondok Pesantren Nurul Quran, di Desa Setu Kulon, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon. Mereka membentangkan beberapa kertas karton, yang berisi tudingan, Pondok Pesantren malah mengajarkan aliran sesat, dan menyimpang dari ajaran Islam.
Dalam orasinya, mereka menegaskan, keberadaan Idris Nawawi, selaku Pendiri Pondok Pesantren, sangat meresahkan warga, dan bahkan umat Islam pada umumnya. Idris Nawawi tidak mengajarkan metode penghafalan Alquran, malah justru, mengajarkan ajaran yang bertentangan dari Alquran.
Tak lama berorasi, massa lalu masuk ke lingkungan pondok pesantren. Mereka menuju aula, dan menggelar debat dengan Idris Nawawi. Namun, anggota Majelis Ulama Indonesia, Kesbangpol, dan aparat keamanan pondok pesantren, langsung menengahi, agar debat berjalan kondusif.
Ketua Koordinator Ormas Gerakan Anti Pemurtadan (Gapas), Andi Mulya, menegaskan, berdasarkan bukti dan pengakuan para korban, Idris Nawawi sudah melecehkan agama Islam. Idris menyebut, Ulama-ulama penyebar Islam terdahulu adalah bangsa Jin.
Idris juga mengaku, sering kali bertemu Rasulullah, Nabi Muhamad SAW. Ia mendapatkan banyak ilmu dan amalan berbentuk dzikir dan puasa yang tak lazim. “Yang paling tidak masuk akal adalah, Idris mengaku dapat ke lauhul mahfud (langit ke tujuh-red), bertemu Malaikat Jibril, menembus lautan, dan ke tempat yang tak terjangkau untuk mendapatkan ilmu dan benda pusaka. Idris juga mengajarkan puasa yang tak lazim,” tegas Andi dengan berapi-api.
Andi Mulya mengatakan, masih banyak ajaran Idris Nawawi yang berentangan dengan Islam, dan tidak masuk akal. Di hadapan MUI, dan aparat lainnya, Andy, menunjukan beberapa bukti benda pusaka yang menjadi barang jualan Idris Nawawi. Idris menjual dengan harga yang cukup tinggi, dan mengiming-imingi memiliki khasiat khusus yang tokcer.
Yogi, warga Lampung, yang menjadi salah satu korban penjualan benda pusaka mengaku, sudah mengeluarkan uang Rp 1 juta untuk membeli tasbih Idris Nawawi. Tasbih tersebut diiming imingi memiliki khasiat dapat memberikan kesembuhan dan pengobatan.
“Dalam ajarannya, Idris pun menyebutkan sapi berharga Rp 200 juta itu adalah, sapi khusus persembahan untuk Nabi Muhammad. Jadi Rasulullah disembah dong seperti berhala. Ini tidak masuk akal sehat saya. Dan masih banyak lagi ajaran yang diluar akal sehat,” kata pria yang berguru sejak tahun 2008.
Sementara itu, Idris Nawari tak membantah telah menjual benda-benda pusaka atau Jimat. Namun, benda tersebut milik kakak kandungnya, Nawawi. Idris berkilah hanya membantu memasarkannya.
“Nanti perlu dikonfirmasi, benda pusaka ini milik kakak kandung saya, saya hanyalah marketing atau tim penjualnya. Tapi sejak beberapa hari lalu saya hubungi kakak, tidak pernah ada jawaban,” kata dia usai debat.
Idris mengaku, transaksi penjualan benda pusaka sudah dilakukan sejak tahun 2009. Selama itu, dia sudah menjual sekitar 500 benda pusaka. “Kalau kepada banyak orang, kami tidak dapat menyebutkan. Tapi kalau total yang dijual ada sekitar 500 benda pusaka, semisal, keris, mustika, dan lain-lain. Dan benda pusaka ini memiliki khasiat masing-masing,” ungkap dia.
Terkait tuduhan yang dilontarkan gabungan ormas Islam, Idris akan mencari kakak kandungnya terlebih dahulu, dan menemui MUI.
Diduga Sesat, Pondok Pesantren di Cirebon, Jawa Barat didemo (video)
Jual 500 “Jimat”, Pendiri Pondok Pesantren Digeruduk
Senin, 16 Februari 2015 | 09:50 WIB CIREBON, KOMPAS.com – Sekelompok orang yang mengaku dari Ormas Islam di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mendatangi Pondok Pesantren yang diduga mengajarkan aliran sesat dan penipuan dengan menjual benda yang disebut pusaka atau jimat, Minggu (15/2/2015) kemarin.
Pondok pesantren yang disasar adalah Pondok Pesantren Nurul Quran, di Desa Setu Kulon, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon. Mereka membentangkan beberapa kertas karton, yang berisi tudingan, Pondok Pesantren malah mengajarkan aliran sesat, dan menyimpang dari ajaran Islam.
Dalam orasinya, mereka menegaskan, keberadaan Idris Nawawi, selaku Pendiri Pondok Pesantren, sangat meresahkan warga, dan bahkan umat Islam pada umumnya. Idris Nawawi tidak mengajarkan metode penghafalan Alquran, malah justru, mengajarkan ajaran yang bertentangan dari Alquran.
Tak lama berorasi, massa lalu masuk ke lingkungan pondok pesantren. Mereka menuju aula, dan menggelar debat dengan Idris Nawawi. Namun, anggota Majelis Ulama Indonesia, Kesbangpol, dan aparat keamanan pondok pesantren, langsung menengahi, agar debat berjalan kondusif.
Ketua Koordinator Ormas Gerakan Anti Pemurtadan (Gapas), Andi Mulya, menegaskan, berdasarkan bukti dan pengakuan para korban, Idris Nawawi sudah melecehkan agama Islam. Idris menyebut, Ulama-ulama penyebar Islam terdahulu adalah bangsa Jin.
Idris juga mengaku, sering kali bertemu Rasulullah, Nabi Muhamad SAW. Ia mendapatkan banyak ilmu dan amalan berbentuk dzikir dan puasa yang tak lazim. “Yang paling tidak masuk akal adalah, Idris mengaku dapat ke lauhul mahfud (langit ke tujuh-red), bertemu Malaikat Jibril, menembus lautan, dan ke tempat yang tak terjangkau untuk mendapatkan ilmu dan benda pusaka. Idris juga mengajarkan puasa yang tak lazim,” tegas Andi dengan berapi-api.
Andi Mulya mengatakan, masih banyak ajaran Idris Nawawi yang berentangan dengan Islam, dan tidak masuk akal. Di hadapan MUI, dan aparat lainnya, Andy, menunjukan beberapa bukti benda pusaka yang menjadi barang jualan Idris Nawawi. Idris menjual dengan harga yang cukup tinggi, dan mengiming-imingi memiliki khasiat khusus yang tokcer.
Yogi, warga Lampung, yang menjadi salah satu korban penjualan benda pusaka mengaku, sudah mengeluarkan uang Rp 1 juta untuk membeli tasbih Idris Nawawi. Tasbih tersebut diiming imingi memiliki khasiat dapat memberikan kesembuhan dan pengobatan.
“Dalam ajarannya, Idris pun menyebutkan sapi berharga Rp 200 juta itu adalah, sapi khusus persembahan untuk Nabi Muhammad. Jadi Rasulullah disembah dong seperti berhala. Ini tidak masuk akal sehat saya. Dan masih banyak lagi ajaran yang diluar akal sehat,” kata pria yang berguru sejak tahun 2008.
Sementara itu, Idris Nawari tak membantah telah menjual benda-benda pusaka atau Jimat. Namun, benda tersebut milik kakak kandungnya, Nawawi. Idris berkilah hanya membantu memasarkannya.
“Nanti perlu dikonfirmasi, benda pusaka ini milik kakak kandung saya, saya hanyalah marketing atau tim penjualnya. Tapi sejak beberapa hari lalu saya hubungi kakak, tidak pernah ada jawaban,” kata dia usai debat.
Idris mengaku, transaksi penjualan benda pusaka sudah dilakukan sejak tahun 2009. Selama itu, dia sudah menjual sekitar 500 benda pusaka. “Kalau kepada banyak orang, kami tidak dapat menyebutkan. Tapi kalau total yang dijual ada sekitar 500 benda pusaka, semisal, keris, mustika, dan lain-lain. Dan benda pusaka ini memiliki khasiat masing-masing,” ungkap dia.
Terkait tuduhan yang dilontarkan gabungan ormas Islam, Idris akan mencari kakak kandungnya terlebih dahulu, dan menemui MUI.
Pondok pesantren yang disasar adalah Pondok Pesantren Nurul Quran, di Desa Setu Kulon, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon. Mereka membentangkan beberapa kertas karton, yang berisi tudingan, Pondok Pesantren malah mengajarkan aliran sesat, dan menyimpang dari ajaran Islam.
Dalam orasinya, mereka menegaskan, keberadaan Idris Nawawi, selaku Pendiri Pondok Pesantren, sangat meresahkan warga, dan bahkan umat Islam pada umumnya. Idris Nawawi tidak mengajarkan metode penghafalan Alquran, malah justru, mengajarkan ajaran yang bertentangan dari Alquran.
Tak lama berorasi, massa lalu masuk ke lingkungan pondok pesantren. Mereka menuju aula, dan menggelar debat dengan Idris Nawawi. Namun, anggota Majelis Ulama Indonesia, Kesbangpol, dan aparat keamanan pondok pesantren, langsung menengahi, agar debat berjalan kondusif.
Ketua Koordinator Ormas Gerakan Anti Pemurtadan (Gapas), Andi Mulya, menegaskan, berdasarkan bukti dan pengakuan para korban, Idris Nawawi sudah melecehkan agama Islam. Idris menyebut, Ulama-ulama penyebar Islam terdahulu adalah bangsa Jin.
Idris juga mengaku, sering kali bertemu Rasulullah, Nabi Muhamad SAW. Ia mendapatkan banyak ilmu dan amalan berbentuk dzikir dan puasa yang tak lazim. “Yang paling tidak masuk akal adalah, Idris mengaku dapat ke lauhul mahfud (langit ke tujuh-red), bertemu Malaikat Jibril, menembus lautan, dan ke tempat yang tak terjangkau untuk mendapatkan ilmu dan benda pusaka. Idris juga mengajarkan puasa yang tak lazim,” tegas Andi dengan berapi-api.
Andi Mulya mengatakan, masih banyak ajaran Idris Nawawi yang berentangan dengan Islam, dan tidak masuk akal. Di hadapan MUI, dan aparat lainnya, Andy, menunjukan beberapa bukti benda pusaka yang menjadi barang jualan Idris Nawawi. Idris menjual dengan harga yang cukup tinggi, dan mengiming-imingi memiliki khasiat khusus yang tokcer.
Yogi, warga Lampung, yang menjadi salah satu korban penjualan benda pusaka mengaku, sudah mengeluarkan uang Rp 1 juta untuk membeli tasbih Idris Nawawi. Tasbih tersebut diiming imingi memiliki khasiat dapat memberikan kesembuhan dan pengobatan.
“Dalam ajarannya, Idris pun menyebutkan sapi berharga Rp 200 juta itu adalah, sapi khusus persembahan untuk Nabi Muhammad. Jadi Rasulullah disembah dong seperti berhala. Ini tidak masuk akal sehat saya. Dan masih banyak lagi ajaran yang diluar akal sehat,” kata pria yang berguru sejak tahun 2008.
Sementara itu, Idris Nawari tak membantah telah menjual benda-benda pusaka atau Jimat. Namun, benda tersebut milik kakak kandungnya, Nawawi. Idris berkilah hanya membantu memasarkannya.
“Nanti perlu dikonfirmasi, benda pusaka ini milik kakak kandung saya, saya hanyalah marketing atau tim penjualnya. Tapi sejak beberapa hari lalu saya hubungi kakak, tidak pernah ada jawaban,” kata dia usai debat.
Idris mengaku, transaksi penjualan benda pusaka sudah dilakukan sejak tahun 2009. Selama itu, dia sudah menjual sekitar 500 benda pusaka. “Kalau kepada banyak orang, kami tidak dapat menyebutkan. Tapi kalau total yang dijual ada sekitar 500 benda pusaka, semisal, keris, mustika, dan lain-lain. Dan benda pusaka ini memiliki khasiat masing-masing,” ungkap dia.
Terkait tuduhan yang dilontarkan gabungan ormas Islam, Idris akan mencari kakak kandungnya terlebih dahulu, dan menemui MUI.
Ormas Beri Tenggat MUI Satu Bulan
SUMBER – Sejumlah ormas Islam mendatangi kantor Kesbanglinmas Kabupaten Cirebon, kemarin (16/2). Kedatangan mereka untuk melaporkan keberadaan Ponpes Nurul Quran, pimpinan H Idris Nawawi, yang dianggap mengajarkan aliran sesat. Ormas juga meminta MUI untuk segera mengeluarkan fatwa sesat untuk ajaran Idris tresebut.
Koordinator Gerakan Anti Pemurtadan dan Aliran Sesat (GAPAS), Andi Mulya mengatakan, pelaporan tersebut sudah berdasarkan kesepakatan bersama. Pihaknya meminta MUI sebagai lembaga yang memiliki kewenangan untuk mengeluarkan fatwa diharapkan bisa segera bertindak cepat. Karena dikhawatirkan, korban dari Idris Nawawi tersebut bertambah. “Kita menekan supaya sesegra mungkin MUI ini mengeluarkan fatwa. Harus sesegera mungkin,” tuturnya.
Pihaknya juga memberikan batas waktu selama satu bulan. Untuk nantinya ditindaklanjuti dengan laporan kepolisian. Dalam laporan ke kesbanglinmas juga, pihak ormas menyerahkan berbagai barang bukti berupa kitab dan hal lainnya. “Yang intinya Idris ini mengajarkan santet dan menjual agama untuk melancarkan bisnisnya. Dia mencampuradukkan agama,” lanjutnya.
Jika dalam satu bulan MUI tidak segera mengeluarkan fatwa, Andi bersama dengan ormas lainnya mengaku tidak segan-segan untuk mengambil tindakan lebih lanjut. “Ini proses terakhir,” tuturnya.
Ditemui usai pertemuan, Ketua MUI Kabupaten Cirebon H Bahrudin mengatakan, MUI akan segera menindaklanjuti laporan dari para organisasi masyarakat tersebut. Dalam waktu dekat, pihaknya akan mengundang para pemangku agama untuk segera membahas persoalan dugaan adanya aliran sesat. “Saya akan coba untuk mempelajari laporannya seperti apa. Mulai hari ini kita persiapkan. Kita akan coba mengundang mereka para kiai dan tokoh lainnya,” tuturnya.
Selain itu, MUI juga akan mencoba mengundang pelapor dan terlapor. Setelah itu, barulah pihaknya baru akan mengambil keputusan. “Yang jelas akan kami tindak lanjuti,” tukasnya. (kmg)
Koordinator Gerakan Anti Pemurtadan dan Aliran Sesat (GAPAS), Andi Mulya mengatakan, pelaporan tersebut sudah berdasarkan kesepakatan bersama. Pihaknya meminta MUI sebagai lembaga yang memiliki kewenangan untuk mengeluarkan fatwa diharapkan bisa segera bertindak cepat. Karena dikhawatirkan, korban dari Idris Nawawi tersebut bertambah. “Kita menekan supaya sesegra mungkin MUI ini mengeluarkan fatwa. Harus sesegera mungkin,” tuturnya.
Pihaknya juga memberikan batas waktu selama satu bulan. Untuk nantinya ditindaklanjuti dengan laporan kepolisian. Dalam laporan ke kesbanglinmas juga, pihak ormas menyerahkan berbagai barang bukti berupa kitab dan hal lainnya. “Yang intinya Idris ini mengajarkan santet dan menjual agama untuk melancarkan bisnisnya. Dia mencampuradukkan agama,” lanjutnya.
Jika dalam satu bulan MUI tidak segera mengeluarkan fatwa, Andi bersama dengan ormas lainnya mengaku tidak segan-segan untuk mengambil tindakan lebih lanjut. “Ini proses terakhir,” tuturnya.
Ditemui usai pertemuan, Ketua MUI Kabupaten Cirebon H Bahrudin mengatakan, MUI akan segera menindaklanjuti laporan dari para organisasi masyarakat tersebut. Dalam waktu dekat, pihaknya akan mengundang para pemangku agama untuk segera membahas persoalan dugaan adanya aliran sesat. “Saya akan coba untuk mempelajari laporannya seperti apa. Mulai hari ini kita persiapkan. Kita akan coba mengundang mereka para kiai dan tokoh lainnya,” tuturnya.
Selain itu, MUI juga akan mencoba mengundang pelapor dan terlapor. Setelah itu, barulah pihaknya baru akan mengambil keputusan. “Yang jelas akan kami tindak lanjuti,” tukasnya. (kmg)
Selasa, 17 Februari 2015
Tuntut MUI Keluarkan Fatwa Sesat, Al Manar Resmi Laporkan Aliran IDRIS NAWAWI ke Bakorpakem
CIREBON (CT) – Menindaklanjuti permasalahan yang terjadi di
Pesantren IN, Aliansi Masyarakat Nahi Mungkar (Al Manar) melaporkan
secara resmi kepada Badan Koordinasi Pengawasan Aliran dan Kepercayaan
(Bakorpakem) Kabupaten Cirebon atas dugaan penistaan agama dan penipuan.
Al Manar yang dipimpin Andi Mulya melakukan pelaporan resmi disertai dengan barang bukti berupa dokumen-dokumen dan video. Dalam pertemuan tersebut hadir juga Perwakilan tokoh agama dan beberapa instansi terkait di Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas) Kabupaten Cirebon.
Menurut Andi Mulya, pihaknya menuntut dalam hal ini Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Cirebon agar mengeluarkan fatwa sesat terkait ajaran yang dilakukan oleh IN. Andi menuntut agar sesegera mungkin MUI mengeluarkan fatwa. Andi mengancam akan melakukan tindakan seandainya fatwa tersebut tidak dikeluarkan sesegera mungkin. Setelah keluarnya fatwa dari MUI pihaknya akan menyampaikan laporan kepada pihak Kepolisian.
“Ini adalah proses terakhir. Kami resmi mengadukan kepada Bakorpakem, utamannya MUI yang punya hak untuk fatwa sesat. Sesegera mungkin kasus ini diselesaikan. Jangan sampai habis kesabaranya kami akan tindak sendiri. Jangan salahkan kami,” tegasnya.
Sementara dari pihak MUI menanggapi hal tersebut dengan serius. Pihaknya mengaku akan tetap mengawal kasus tersebut dengan melakukan musyawarah untuk mengerluarkan fatwa tersebut.
“Kami serius dengan hal ini. Kita akan tetap mendampingi lalu akan melakukan musyawarah untuk mengeluarkan fatwa. Mempelajari laporannya, kalau belum bisa dipahami kami akan mendatangkan pelapor supaya jelas,” ujar Bahrudin Ketua MUI Kabupaten Cirebon. (Iskandar)
Al Manar yang dipimpin Andi Mulya melakukan pelaporan resmi disertai dengan barang bukti berupa dokumen-dokumen dan video. Dalam pertemuan tersebut hadir juga Perwakilan tokoh agama dan beberapa instansi terkait di Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas) Kabupaten Cirebon.
Menurut Andi Mulya, pihaknya menuntut dalam hal ini Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Cirebon agar mengeluarkan fatwa sesat terkait ajaran yang dilakukan oleh IN. Andi menuntut agar sesegera mungkin MUI mengeluarkan fatwa. Andi mengancam akan melakukan tindakan seandainya fatwa tersebut tidak dikeluarkan sesegera mungkin. Setelah keluarnya fatwa dari MUI pihaknya akan menyampaikan laporan kepada pihak Kepolisian.
“Ini adalah proses terakhir. Kami resmi mengadukan kepada Bakorpakem, utamannya MUI yang punya hak untuk fatwa sesat. Sesegera mungkin kasus ini diselesaikan. Jangan sampai habis kesabaranya kami akan tindak sendiri. Jangan salahkan kami,” tegasnya.
Sementara dari pihak MUI menanggapi hal tersebut dengan serius. Pihaknya mengaku akan tetap mengawal kasus tersebut dengan melakukan musyawarah untuk mengerluarkan fatwa tersebut.
“Kami serius dengan hal ini. Kita akan tetap mendampingi lalu akan melakukan musyawarah untuk mengeluarkan fatwa. Mempelajari laporannya, kalau belum bisa dipahami kami akan mendatangkan pelapor supaya jelas,” ujar Bahrudin Ketua MUI Kabupaten Cirebon. (Iskandar)
Senin, 16 Februari 2015
Diduga Sebarkan Ajaran Sesat, Ormas Almanar Datangi Ponpes Pimpinan IDRIS NAWAWI
CIREBON(CT) – Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi
Masyarakat Nahi Mungkar, mendatangi pesantren pimpinan IN, yang terletak
di Desa Setu Kulon Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon.
Puluhan massa tersebut datang dengan membawa motor dan mobil membawa spanduk bertuliskan sterilkan wilayah 3 Cirebon dari bentuk aliran sesat. Dalam orasinya massa mendesak agar pihak Pesantren yang dipimpin IN agar menjelaskan ajaran yang diberikannya kepad para santri.
Massa menduga apa yang diajarkan oleh IN, sudah jauh dari ajaran Allah dan Rasulnya. Mereka menduga ajaran yang diajarkan adalah bentuk perdukunan.
Massa juga menyoroti bisnis usaha yang dilakukan oleh IN yakni bisnis jual beli batu akik, yang mereka duga adalah bentuk perdukunan dan sesat. Rencananya massa datang ke Pesantren tersebut untuk berdialog dengan IN dan para tokoh ulama, serta MUI Kabupaten Cirebon.
Massa tersebut berharap dalam pertemuan ini akan menghasilkan keputusan yang bisa menyelesaikan permasalah ini karena ajarannya yang diduga menyimpang. Massa juga mengharapkan kepada IN untuk berhenti mengajarkan ajaranya lantaran dianggap sesat. (Iskandar)
Puluhan massa tersebut datang dengan membawa motor dan mobil membawa spanduk bertuliskan sterilkan wilayah 3 Cirebon dari bentuk aliran sesat. Dalam orasinya massa mendesak agar pihak Pesantren yang dipimpin IN agar menjelaskan ajaran yang diberikannya kepad para santri.
Massa menduga apa yang diajarkan oleh IN, sudah jauh dari ajaran Allah dan Rasulnya. Mereka menduga ajaran yang diajarkan adalah bentuk perdukunan.
Massa juga menyoroti bisnis usaha yang dilakukan oleh IN yakni bisnis jual beli batu akik, yang mereka duga adalah bentuk perdukunan dan sesat. Rencananya massa datang ke Pesantren tersebut untuk berdialog dengan IN dan para tokoh ulama, serta MUI Kabupaten Cirebon.
Massa tersebut berharap dalam pertemuan ini akan menghasilkan keputusan yang bisa menyelesaikan permasalah ini karena ajarannya yang diduga menyimpang. Massa juga mengharapkan kepada IN untuk berhenti mengajarkan ajaranya lantaran dianggap sesat. (Iskandar)
Rabu, 04 Februari 2015
artikel idris 'suherman' nawawi tetot al ngibuli wal mesum i mengenai alasannya membela diri karena tidak pernah/ kelihatan shalat oleh murid2nya...
sesuai janji.. berikut artikel idris 'suherman' nawawi tetot al ngibuli wal mesum i mengenai alasannya membela diri karena tidak pernah/ kelihatan shalat oleh murid2nya... santri2 jamij lama semoga masih ingat ya.. (demi ALLAH no edit)
#kelilipan_tombak_wilayah
==================================
Seorang murid bertanya kepada gurunya: "bagaimana sholatnya seorang Waliyulloh?" lalu sang guru menjawab: "Sesungguhnya sholatnya seorang Wali, mereka tidak pernah meninggalkan Al-Qur'an, sebelum 10 Juz, dibacanya dalam satu sholatan"
(kemudian dalam komentar ada yg bertanya)>>>
kenapa yc sy tdk menemukn para guru/kyai/habib yg sy lht atw sy dtangin ke ponpes'a atw majelis ta'lim'nya tdk pernah sy lht mrka sholat brjemaah brsama2 di masjid beserta santri dn jamaah yg laen'a...
Pdhlkan kt sendri di ajarkn beliau-beliau tuk sholat berjamaah di masjid ketimbang dirumah
>>>> Dalam mencari GURU,,,disinilah lemahnya kita sebagai murid,,,masih memikirkan amalnya guru,,sedangkan dalam Hadist maupun kitab tauhid dan Tasawwuf sudah banyak dituliskan secara transparan: "Sesungguhnya batal menjadi seorang murid apabila dalam hatinya tercermin masih memikirkan amalnya seorang guru,,sebab ibadahnya murid 70 tahun sama halnya ibadahnya Mursyid 2 jam" (keterangan ini diambil oleh kitab Bahrun Bimaujin).
Pada masa WAliyulloh Syeikh Quthbu Ahmad Al Badawy,,,,beliau masyhur akan kewaliannya,,,,lalu disuatu hari,,seorang Wali, bernama Junnun,,,sholat di masjidnya selama 3 bulan berturut turut.....Lalu Junnun bertanya kepada Syeikh Al Badawi: "Wahai Waliyulloh,,mengapa kau tidak pernah mengimami di masjidmu sendiri dan kau pasrahkan kepada murid muridmu" Maka dijawab olehnya: "Kewalianmu terlalu dini dan pandanganmu terlalu sempit,,,,,sedangkan Allah membuka mata hatiku sangat besarnya..maka diamlah kamu sampai kamu mengerti sendiri" lalu dengan rasa tak puasnya,,,Junnun terus mencari cela untuk mengetahui ke aliman ibadahnya Syeikh Ahmad Al Badawy,,,,,,selama 1 tahun berjamaah di masjidnya. namun satu kalipun beliiau tidak pernah tahu Syeikh Ahmad Badawy,,melakukan sholat,,apalagi menjadi Imam Masjid...maka yang kedua kalinya dia bertanya kembali "{Wahai Wali Allah,,demi Allah,,aku meyakini anda tidak pernah sholat dan menyimpang dari ajaran Rosululloh SAW" lalu Syeikh Ahmad Badawy menjawabnya: "Demi Allah kewalianmu hilang wahai Junnun" dan setelah ucapan itu terlontarkan maka Junnun, seketika itu juga raib dan berpindah pada alam yang begitu gelap....Junnun akhirnya menyesal namun,,,,semua sudah terjadi,,maka Junnun meratapi kebodohannya dan terus zuhud dihadapan Allah siang dan malam selama 7 tahun lamnya...Suatu ketika,,,seorang kakek datang dan mengajaknya sholat,,,,,Hati Junnun saat itu sangat gembira karena baru menemukan orang selama 7 tahun dalam penyiksaan bathin yang begitu panjang menderannya...Maka diajaknya Junnun ke suatu masjid yang sangat besar dan indah,,setelah itu Junnun di antar untuk bersalaman kepada sang Imam masjid seusai sholat berjamaah....Setelah tahu siapa yang menjadi Imamnya junnun langsung menangis tersedu sedu sambil memohon maaf atas kesalahannya....ternyata yang menjadi Imam masjib itu adalah Syeikh Ahmad Al badawy, yang pernah di hinanya: "Wahai Junnun,,karena kamu diantar oleh Nabi Hidir AS,,maka aku maafkan dirimu,,dan mulai saat ini kutaruh kembali kewalianmu atas Ijin Allah SWT"
CIREBON(CT) – Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi
Masyarakat Nahi Mungkar, mendatangi pesantren pimpinan IN, yang terletak
di Desa Setu Kulon Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon.
#kelilipan_tombak_wilayah
==================================
Seorang murid bertanya kepada gurunya: "bagaimana sholatnya seorang Waliyulloh?" lalu sang guru menjawab: "Sesungguhnya sholatnya seorang Wali, mereka tidak pernah meninggalkan Al-Qur'an, sebelum 10 Juz, dibacanya dalam satu sholatan"
(kemudian dalam komentar ada yg bertanya)>>>
kenapa yc sy tdk menemukn para guru/kyai/habib yg sy lht atw sy dtangin ke ponpes'a atw majelis ta'lim'nya tdk pernah sy lht mrka sholat brjemaah brsama2 di masjid beserta santri dn jamaah yg laen'a...
Pdhlkan kt sendri di ajarkn beliau-beliau tuk sholat berjamaah di masjid ketimbang dirumah
>>>> Dalam mencari GURU,,,disinilah lemahnya kita sebagai murid,,,masih memikirkan amalnya guru,,sedangkan dalam Hadist maupun kitab tauhid dan Tasawwuf sudah banyak dituliskan secara transparan: "Sesungguhnya batal menjadi seorang murid apabila dalam hatinya tercermin masih memikirkan amalnya seorang guru,,sebab ibadahnya murid 70 tahun sama halnya ibadahnya Mursyid 2 jam" (keterangan ini diambil oleh kitab Bahrun Bimaujin).
Pada masa WAliyulloh Syeikh Quthbu Ahmad Al Badawy,,,,beliau masyhur akan kewaliannya,,,,lalu disuatu hari,,seorang Wali, bernama Junnun,,,sholat di masjidnya selama 3 bulan berturut turut.....Lalu Junnun bertanya kepada Syeikh Al Badawi: "Wahai Waliyulloh,,mengapa kau tidak pernah mengimami di masjidmu sendiri dan kau pasrahkan kepada murid muridmu" Maka dijawab olehnya: "Kewalianmu terlalu dini dan pandanganmu terlalu sempit,,,,,sedangkan Allah membuka mata hatiku sangat besarnya..maka diamlah kamu sampai kamu mengerti sendiri" lalu dengan rasa tak puasnya,,,Junnun terus mencari cela untuk mengetahui ke aliman ibadahnya Syeikh Ahmad Al Badawy,,,,,,selama 1 tahun berjamaah di masjidnya. namun satu kalipun beliiau tidak pernah tahu Syeikh Ahmad Badawy,,melakukan sholat,,apalagi menjadi Imam Masjid...maka yang kedua kalinya dia bertanya kembali "{Wahai Wali Allah,,demi Allah,,aku meyakini anda tidak pernah sholat dan menyimpang dari ajaran Rosululloh SAW" lalu Syeikh Ahmad Badawy menjawabnya: "Demi Allah kewalianmu hilang wahai Junnun" dan setelah ucapan itu terlontarkan maka Junnun, seketika itu juga raib dan berpindah pada alam yang begitu gelap....Junnun akhirnya menyesal namun,,,,semua sudah terjadi,,maka Junnun meratapi kebodohannya dan terus zuhud dihadapan Allah siang dan malam selama 7 tahun lamnya...Suatu ketika,,,seorang kakek datang dan mengajaknya sholat,,,,,Hati Junnun saat itu sangat gembira karena baru menemukan orang selama 7 tahun dalam penyiksaan bathin yang begitu panjang menderannya...Maka diajaknya Junnun ke suatu masjid yang sangat besar dan indah,,setelah itu Junnun di antar untuk bersalaman kepada sang Imam masjid seusai sholat berjamaah....Setelah tahu siapa yang menjadi Imamnya junnun langsung menangis tersedu sedu sambil memohon maaf atas kesalahannya....ternyata yang menjadi Imam masjib itu adalah Syeikh Ahmad Al badawy, yang pernah di hinanya: "Wahai Junnun,,karena kamu diantar oleh Nabi Hidir AS,,maka aku maafkan dirimu,,dan mulai saat ini kutaruh kembali kewalianmu atas Ijin Allah SWT"
Selasa, 17 Februari 2015
Tuntut MUI Keluarkan Fatwa Sesat, Al Manar Resmi Laporkan Aliran IDRIS NAWAWI ke Bakorpakem
CIREBON (CT) – Menindaklanjuti permasalahan yang terjadi di
Pesantren IN, Aliansi Masyarakat Nahi Mungkar (Al Manar) melaporkan
secara resmi kepada Badan Koordinasi Pengawasan Aliran dan Kepercayaan
(Bakorpakem) Kabupaten Cirebon atas dugaan penistaan agama dan penipuan.
Al Manar yang dipimpin Andi Mulya melakukan pelaporan resmi disertai dengan barang bukti berupa dokumen-dokumen dan video. Dalam pertemuan tersebut hadir juga Perwakilan tokoh agama dan beberapa instansi terkait di Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas) Kabupaten Cirebon.
Menurut Andi Mulya, pihaknya menuntut dalam hal ini Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Cirebon agar mengeluarkan fatwa sesat terkait ajaran yang dilakukan oleh IN. Andi menuntut agar sesegera mungkin MUI mengeluarkan fatwa. Andi mengancam akan melakukan tindakan seandainya fatwa tersebut tidak dikeluarkan sesegera mungkin. Setelah keluarnya fatwa dari MUI pihaknya akan menyampaikan laporan kepada pihak Kepolisian.
“Ini adalah proses terakhir. Kami resmi mengadukan kepada Bakorpakem, utamannya MUI yang punya hak untuk fatwa sesat. Sesegera mungkin kasus ini diselesaikan. Jangan sampai habis kesabaranya kami akan tindak sendiri. Jangan salahkan kami,” tegasnya.
Sementara dari pihak MUI menanggapi hal tersebut dengan serius. Pihaknya mengaku akan tetap mengawal kasus tersebut dengan melakukan musyawarah untuk mengerluarkan fatwa tersebut.
“Kami serius dengan hal ini. Kita akan tetap mendampingi lalu akan melakukan musyawarah untuk mengeluarkan fatwa. Mempelajari laporannya, kalau belum bisa dipahami kami akan mendatangkan pelapor supaya jelas,” ujar Bahrudin Ketua MUI Kabupaten Cirebon. (Iskandar)
Al Manar yang dipimpin Andi Mulya melakukan pelaporan resmi disertai dengan barang bukti berupa dokumen-dokumen dan video. Dalam pertemuan tersebut hadir juga Perwakilan tokoh agama dan beberapa instansi terkait di Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas) Kabupaten Cirebon.
Menurut Andi Mulya, pihaknya menuntut dalam hal ini Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Cirebon agar mengeluarkan fatwa sesat terkait ajaran yang dilakukan oleh IN. Andi menuntut agar sesegera mungkin MUI mengeluarkan fatwa. Andi mengancam akan melakukan tindakan seandainya fatwa tersebut tidak dikeluarkan sesegera mungkin. Setelah keluarnya fatwa dari MUI pihaknya akan menyampaikan laporan kepada pihak Kepolisian.
“Ini adalah proses terakhir. Kami resmi mengadukan kepada Bakorpakem, utamannya MUI yang punya hak untuk fatwa sesat. Sesegera mungkin kasus ini diselesaikan. Jangan sampai habis kesabaranya kami akan tindak sendiri. Jangan salahkan kami,” tegasnya.
Sementara dari pihak MUI menanggapi hal tersebut dengan serius. Pihaknya mengaku akan tetap mengawal kasus tersebut dengan melakukan musyawarah untuk mengerluarkan fatwa tersebut.
“Kami serius dengan hal ini. Kita akan tetap mendampingi lalu akan melakukan musyawarah untuk mengeluarkan fatwa. Mempelajari laporannya, kalau belum bisa dipahami kami akan mendatangkan pelapor supaya jelas,” ujar Bahrudin Ketua MUI Kabupaten Cirebon. (Iskandar)
Senin, 16 Februari 2015
Diduga Sebarkan Ajaran Sesat, Ormas Almanar Datangi Ponpes Pimpinan IDRIS NAWAWI
CIREBON(CT) – Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi
Masyarakat Nahi Mungkar, mendatangi pesantren pimpinan IN, yang terletak
di Desa Setu Kulon Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon.
Puluhan massa tersebut datang dengan membawa motor dan mobil membawa
spanduk bertuliskan sterilkan wilayah 3 Cirebon dari bentuk aliran
sesat. Dalam orasinya massa mendesak agar pihak Pesantren yang dipimpin
IN agar menjelaskan ajaran yang diberikannya kepad para santri.
Massa menduga apa yang diajarkan oleh IN, sudah jauh dari ajaran
Allah dan Rasulnya. Mereka menduga ajaran yang diajarkan adalah bentuk
perdukunan.
Massa juga menyoroti bisnis usaha yang dilakukan oleh IN yakni bisnis
jual beli batu akik, yang mereka duga adalah bentuk perdukunan dan
sesat. Rencananya massa datang ke Pesantren tersebut untuk berdialog
dengan IN dan para tokoh ulama, serta MUI Kabupaten Cirebon.
Massa tersebut berharap dalam pertemuan ini akan menghasilkan
keputusan yang bisa menyelesaikan permasalah ini karena ajarannya yang
diduga menyimpang. Massa juga mengharapkan kepada IN untuk berhenti
mengajarkan ajaranya lantaran dianggap sesat. (Iskandar)
HIKMAH PAMUNGKAS
#reviewww dikit sejarah MD-Al Karom# Mukjizatnya Wali Songo
Pada buah Al-Karom
Demi Allah, demi Allah, demi
Allah, waktu itu hatiku menangis saat berhadapan dengan Assyeikh Quthbul
Muthlak Qurbatu Syareatul Khotam Habib Husen bin Yahya bihadazzaman, bahwa
bulan maulud ini beliau akan andil mengisi malam Tasyakkur, yang di
selenggarakan olehku di Majlis Dzikir Jam’ul Ijazah, pada
tanggal 27 Pebruari 2011.¨Beliau juga berkata: Seluruh Waliyulloh sedunia akan
hadir dalam acara tersebut, semua tak lain demi menghormatiku (sifat sulthan)
dan menghormati acara lelang mustika yang di sponsori oleh Mbah Kuwu Cakra
Buana (buah Al-Karom).Mungkin bagi anda yang kurang paham makna Tauhid, ucapan
di atas sangatlah berlebihan, namun bagi mereka yang paham makna maqomat, hal
semacam itu bagian dari tahkiknya sebuah derajat wilayah seseorang yang sudah
memegang peranan Darus sulthan/ Qurbah. Tidak ada satu kebohongan baginya dan
tidak ada satu ucapanpun yang menyesatkan, mereka adalah para Arifun, yang dijaga
oleh Allah SWT (fi kitabi faedu Rohman). ¨Fikitabihi Bahrun bimaujin, juga
menjelaskan: Tidak ada suatu kematian bagi para Arifun, semuanya hanya
berpindahan tempat dari sifat dunia menuju alamul barri (Jannah) dan tidak ada
hijab yang menghalanginya kecuali mereka sebatas pandangan syareat dan maqom
rendah lainnya.
Dalam pertemuanku, beliau
ingin ikut memeriahkan acara mauludan dengan melelang 113 MD buah Al-Karom dan
mustika khosois lainnya, semua ini tak lain sebagai wasilah bagi mereka yang
memilikinya dalam segala hajat dan keperluan yang bermanfaat.¨Beliau juga
bercerita, bahwa buah Al-Karom, yang akan di lelang kelak mempunyai dua
macam:¨Buah Al-Karom, hasil tirakatnya dan Buah Al-Karom, dari pemberian
seluruh Waliyulloh berbagai Negara. Lalu aku bertanya padanya: Lebih tinggi
mana buah Al-Karom, dengan merah delima kepunyaanku dari pemberian ibu Siti
Khodijah/ Dewi Lanjar, yang bersifat brai?....Secara fisik memang bagus punya
Dewi Siti Khodijah, namun secara isi dan manfaat, buah Al-Karom 17x lipat lebih
tinggi derajatnya dalam segala karomah dan manfaat lainnya jelas Quthbul
Muthlak.¨Subhanallooooohhhh!!!!!!!! Terang bathinku. Tambahnya: Walau buah
Al-Karom, tidak brai di air, namun semua WaliSongo, menyukainya sebagai wasilah
Babul futuhiyyah (pintu pembuka). Bahkan Rosululloh SAW, sendiri mengijinkan
atas pelelangan ini sebagai min ahli syafaqoh (memahami suatu ijma’
kebutuhan pada pewarisnya=Quthub) atas kebutuhannya di alam dunia. Sebegitu
dahsyatkah buah yang satu ini hingga semua Wali menghormatinya? aku bertanya
padanya. Tidak!!!!terang Mursyidku.,,,Tahun ini adalah Wilayahku, Maulud ini
adalah hajatanku, bulan ini adalah keshultananku (Quthbul Muthlak bihadaz
zaman) dan buah A-Karom, adalah hadiah buatku,Inilah ucapan tahkikul adab
seseorang yang sudah menguasai sifat Al-Mulku, tiada kesombongan dan tiada
rekayasa, apapun ucapannya adalah Dzat Allah yang menempel pada sifat hamba
Lama’buda Antasyhadahu/Sesungguhnya Dzat Allah, akan selalu
menempel pada sifat hamba.
Aku jadi tambah penasaran
tentang wasilah buah Al-Karom, lalu aku bertanya lagi padanya:¨Berapakah harga
asli per-biji dari buah Al-Karom, sesungguhnya? Beliau pun menjawab:….Tidak
bisa di nilai dengan uang katanya¦.Sebab di Yaman, maupun di Negara Mesir, satu
biji buah Al-Karom, para Waliyulloh, yang memahami buah tersebut berani sampai
Rp. 150 juta. Subhanalloh!!!
By.....Pangeran Goa Mujarrob
Langganan:
Postingan (Atom)









