produk paranormal Idris Nawawi TjA Jam'ul Ijazah

produk paranormal Idris Nawawi TjA Jam'ul Ijazah

Keterangan

Blog ini berisi kumpulan tulisan, ajaran,snapshot dan iklan paranormal Idris Nawawi TjA, pimpinan Pondok Pesantren Hafidz Qur'an Jam'ul Ijazah di Plered, Cirebon, Jawa Barat yang saat ini sedang ramai dihujat di facebook. Sumber isi blog ini diambil dari: 1. Grup tertutup kumpulan artikel Idris Nawawi Jam'ij. 2. Grup kumpulan artikel Sutristian (copi paste). 3. Berbagai Situs dan blog. 4. Status dan komentar di facebook. Blog ini juga berisi bantahan atas pernyataan dan tulisan Idris Nawawi TjA. Harap dicermati, tulisan Idris Nawawi TjA yang menyangkut kutipan hadits Rasulullah saw dan hadist qudsi umumnya tidak disertai perawi yang jelas. Inilah yang mengindikasikan adanya penyimpangan dan kesesatan dalam tulisan-tulisan tersebut.MUI Cirebon Jawa Barat sudah mengeluarkan fatwa SESAT atas ajaran Idris Nawawi
Tampilkan postingan dengan label Idris Nawawi Jam'ul Ijazah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Idris Nawawi Jam'ul Ijazah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 Februari 2015

Diduga Sesat, Almanar Luruk Ponpes di Setu Kulon

15 Feb 2015 


WERU,(CNC).- Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Nahi Munkar (Almanar) Cirebon dan sejumlah ormas lainya meluruk Ponpes Nurul Quran (NQ) yang berada di Blok Siampet Desa Setu Kulon Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon, Minggu (15/2/2015). Mereka menuding ponpes yang diasuh oleh H. Idris Nawawi sesat.
“Masalah kesesatan sudah jelas dan pengasuh ponpes itu telah menjual agama untuk kepentingan pribadi. Dan ini suatu pelecahan bagi umat muslim dimana pun,” kata Ketua Almanar Kab. Cirebon, Andi Mulya kepada sejumlah awak media usai melakukan mediasai di ponpes tersebut.
Menurutnya, permasalahan ini telah diadukan ke Badan Koordinasi Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat (Bakorpakem) Kabupaten Cirebon, namun hingga kini tidak ada kejelasan. Padahal ini masalah yang sangat serius karena telah mengoplos tauhid dan menyesatkan umat muslim.
“Korban Idris Nawawi sudah ratusan bahkan kasus ini telah dilaporkan ke kepolisian Polres Cirebon oleh para korbannya, dan kerugian sudah miliaran rupiah,” katanya.
Dikataknya, sejumlah bukti-bukti berupa batu, patung, keris dan rekaman dari Idris Nawawi ada semua. Namun hingga kini tidak ada kejelasan dari majelis ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Cirebon, untuk menyelesaikan masalah ini.
“Kalau tidak segera ditindak, jangan salahkan kami bila kami bertindak lebih jauh. Dan jelas-jelas Bakorpakem Kab. Cirebon tidak jalan padahal ini tugas mereka. Coba lihat ponpes semegah ini tidak ada berdiri masjid, ini menandakan kalau ajarannya sesat,” tegasnya.
Salah satu korban yang hadir dalam demo tersebut, Yogi mengatakan, bahwa apa yang diajarkan oleh Idris Nawawi susah melenceng dengan kaidah dan ajaran Islam yang sesungguhnya. Karena Islam tidak mengajarkan ilmu-ilmu yang bertentangan dengan Alquran dan Hadist.
“Saya pernah ketipu dengan membeli beberapa jimat seharga Rp1 juta pada tahun 2008, katanya jimat tersebut bisa untuk kekayaan dan bisa untuk mengobati orang serta pengasihan. Tapi nyatanya tidak terbukti dan saya sudah laporkan ini ke polisi,” kata Yogi singkat.
Sementara salah satu pengurus Bakorpakem Kab. Cirebon, Ade Setiadi mengatakan, masalah ini akan secepatanya dirapatkan sekaligus mempelajari semua bukti-bukti yang ada.
“Besok kita rapatkan, agar masalah ini bisa cepat selesai,” kata Kepala Kesbanglinmas Kabupaten Cirebon ini.
Terpisah Ketua Ponpes Nurul Quran, H. Idris Nawawi membantah bila ajaran menyimpang, dan menyesatkan. Dalam penjualan jimat-jimat tersebut dia mengakui namun hanya sebatas marketing karena barang tersebut milik orang lain dan bukan miliknya.
“Semuanya saya serahkan ke MUI, meraka lebih tahu dan paham, adapun pelaporan ke polisian sudah islah dan saya sudah memberikan ganti rugi,” jelas Idris.
Dia menambahkan, adanya demo dari ormas Islam (AMANAR,-red) merupakan momen yang paling luar biasa buat dirinya, karena dengan semua itu semua orang bisa mengetahuinya termasuk MUI. Bayangkan dengan hujatan ini semua santri yang ada bubar.
“Dua tahun santri saya bubar, karena adanya fitnah dan hujatan dan dengan adanya pertemuan ini hati saya jadi lega karena besok katanya mau dirapatkan di Bakorpakem,” pungkas Idris. (Enon/CNC)


WERU, (CNC).- Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Nahi Munkar (Almanar) Cirebon dan sejumlah ormas lainya meluruk Ponpes Nurul Quran (NQ) yang berada di Blok Siampet Desa Setu Kulon Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon, Minggu (15/2/2015). Mereka menuding ponpes yang diasuh oleh H. Idris Nawawi sesat.
“Masalah kesesatan sudah jelas dan pengasuh ponpes itu telah menjual agama untuk kepentingan pribadi. Dan ini suatu pelecahan bagi umat muslim dimana pun,” kata Ketua Almanar Kab. Cirebon, Andi Mulya kepada sejumlah awak media usai melakukan mediasai di ponpes tersebut.
Menurutnya, permasalahan ini telah diadukan ke Badan Koordinasi Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat (Bakorpakem) Kabupaten Cirebon, namun hingga kini tidak ada kejelasan. Padahal ini masalah yang sangat serius karena telah mengoplos tauhid dan menyesatkan umat muslim.
“Korban Idris Nawawi sudah ratusan bahkan kasus ini telah dilaporkan ke kepolisian Polres Cirebon oleh para korbannya, dan kerugian sudah miliaran rupiah,” katanya.
Dikataknya, sejumlah bukti-bukti berupa batu, patung, keris dan rekaman dari Idris Nawawi ada semua. Namun hingga kini tidak ada kejelasan dari majelis ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Cirebon, untuk menyelesaikan masalah ini.
“Kalau tidak segera ditindak, jangan salahkan kami bila kami bertindak lebih jauh. Dan jelas-jelas Bakorpakem Kab. Cirebon tidak jalan padahal ini tugas mereka. Coba lihat ponpes semegah ini tidak ada berdiri masjid, ini menandakan kalau ajarannya sesat,” tegasnya.
Salah satu korban yang hadir dalam demo tersebut, Yogi mengatakan, bahwa apa yang diajarkan oleh Idris Nawawi susah melenceng dengan kaidah dan ajaran Islam yang sesungguhnya. Karena Islam tidak mengajarkan ilmu-ilmu yang bertentangan dengan Alquran dan Hadist.
“Saya pernah ketipu dengan membeli beberapa jimat seharga Rp1 juta pada tahun 2008, katanya jimat tersebut bisa untuk kekayaan dan bisa untuk mengobati orang serta pengasihan. Tapi nyatanya tidak terbukti dan saya sudah laporkan ini ke polisi,” kata Yogi singkat.
Sementara salah satu pengurus Bakorpakem Kab. Cirebon, Ade Setiadi mengatakan, masalah ini akan secepatanya dirapatkan sekaligus mempelajari semua bukti-bukti yang ada.
“Besok kita rapatkan, agar masalah ini bisa cepat selesai,” kata Kepala Kesbanglinmas Kabupaten Cirebon ini.
Terpisah Ketua Ponpes Nurul Quran, H. Idris Nawawi membantah bila ajaran menyimpang, dan menyesatkan. Dalam penjualan jimat-jimat tersebut dia mengakui namun hanya sebatas marketing karena barang tersebut milik orang lain dan bukan miliknya.
“Semuanya saya serahkan ke MUI, meraka lebih tahu dan paham, adapun pelaporan ke polisian sudah islah dan saya sudah memberikan ganti rugi,” jelas Idris.
Dia menambahkan, adanya demo dari ormas Islam (AMANAR,-red) merupakan momen yang paling luar biasa buat dirinya, karena dengan semua itu semua orang bisa mengetahuinya termasuk MUI. Bayangkan dengan hujatan ini semua santri yang ada bubar.
“Dua tahun santri saya bubar, karena adanya fitnah dan hujatan dan dengan adanya pertemuan ini hati saya jadi lega karena besok katanya mau dirapatkan di Bakorpakem,” pungkas Idris. (Enon/CNC)
- See more at: http://www.cirebonnews.com/berita/item/7948-diduga-sesat-almanar-luruk-ponpes-di-setu-kulon#sthash.WEJC7XB2.dpuf
WERU, (CNC).- Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Nahi Munkar (Almanar) Cirebon dan sejumlah ormas lainya meluruk Ponpes Nurul Quran (NQ) yang berada di Blok Siampet Desa Setu Kulon Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon, Minggu (15/2/2015). Mereka menuding ponpes yang diasuh oleh H. Idris Nawawi sesat.
“Masalah kesesatan sudah jelas dan pengasuh ponpes itu telah menjual agama untuk kepentingan pribadi. Dan ini suatu pelecahan bagi umat muslim dimana pun,” kata Ketua Almanar Kab. Cirebon, Andi Mulya kepada sejumlah awak media usai melakukan mediasai di ponpes tersebut.
Menurutnya, permasalahan ini telah diadukan ke Badan Koordinasi Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat (Bakorpakem) Kabupaten Cirebon, namun hingga kini tidak ada kejelasan. Padahal ini masalah yang sangat serius karena telah mengoplos tauhid dan menyesatkan umat muslim.
“Korban Idris Nawawi sudah ratusan bahkan kasus ini telah dilaporkan ke kepolisian Polres Cirebon oleh para korbannya, dan kerugian sudah miliaran rupiah,” katanya.
Dikataknya, sejumlah bukti-bukti berupa batu, patung, keris dan rekaman dari Idris Nawawi ada semua. Namun hingga kini tidak ada kejelasan dari majelis ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Cirebon, untuk menyelesaikan masalah ini.
“Kalau tidak segera ditindak, jangan salahkan kami bila kami bertindak lebih jauh. Dan jelas-jelas Bakorpakem Kab. Cirebon tidak jalan padahal ini tugas mereka. Coba lihat ponpes semegah ini tidak ada berdiri masjid, ini menandakan kalau ajarannya sesat,” tegasnya.
Salah satu korban yang hadir dalam demo tersebut, Yogi mengatakan, bahwa apa yang diajarkan oleh Idris Nawawi susah melenceng dengan kaidah dan ajaran Islam yang sesungguhnya. Karena Islam tidak mengajarkan ilmu-ilmu yang bertentangan dengan Alquran dan Hadist.
“Saya pernah ketipu dengan membeli beberapa jimat seharga Rp1 juta pada tahun 2008, katanya jimat tersebut bisa untuk kekayaan dan bisa untuk mengobati orang serta pengasihan. Tapi nyatanya tidak terbukti dan saya sudah laporkan ini ke polisi,” kata Yogi singkat.
Sementara salah satu pengurus Bakorpakem Kab. Cirebon, Ade Setiadi mengatakan, masalah ini akan secepatanya dirapatkan sekaligus mempelajari semua bukti-bukti yang ada.
“Besok kita rapatkan, agar masalah ini bisa cepat selesai,” kata Kepala Kesbanglinmas Kabupaten Cirebon ini.
Terpisah Ketua Ponpes Nurul Quran, H. Idris Nawawi membantah bila ajaran menyimpang, dan menyesatkan. Dalam penjualan jimat-jimat tersebut dia mengakui namun hanya sebatas marketing karena barang tersebut milik orang lain dan bukan miliknya.
“Semuanya saya serahkan ke MUI, meraka lebih tahu dan paham, adapun pelaporan ke polisian sudah islah dan saya sudah memberikan ganti rugi,” jelas Idris.
Dia menambahkan, adanya demo dari ormas Islam (AMANAR,-red) merupakan momen yang paling luar biasa buat dirinya, karena dengan semua itu semua orang bisa mengetahuinya termasuk MUI. Bayangkan dengan hujatan ini semua santri yang ada bubar.
“Dua tahun santri saya bubar, karena adanya fitnah dan hujatan dan dengan adanya pertemuan ini hati saya jadi lega karena besok katanya mau dirapatkan di Bakorpakem,” pungkas Idris. (Enon/CNC)
- See more at: http://www.cirebonnews.com/berita/item/7948-diduga-sesat-almanar-luruk-ponpes-di-setu-kulon#sthash.WEJC7XB2.dpuf
WERU, (CNC).- Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Nahi Munkar (Almanar) Cirebon dan sejumlah ormas lainya meluruk Ponpes Nurul Quran (NQ) yang berada di Blok Siampet Desa Setu Kulon Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon, Minggu (15/2/2015). Mereka menuding ponpes yang diasuh oleh H. Idris Nawawi sesat.
“Masalah kesesatan sudah jelas dan pengasuh ponpes itu telah menjual agama untuk kepentingan pribadi. Dan ini suatu pelecahan bagi umat muslim dimana pun,” kata Ketua Almanar Kab. Cirebon, Andi Mulya kepada sejumlah awak media usai melakukan mediasai di ponpes tersebut.
Menurutnya, permasalahan ini telah diadukan ke Badan Koordinasi Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat (Bakorpakem) Kabupaten Cirebon, namun hingga kini tidak ada kejelasan. Padahal ini masalah yang sangat serius karena telah mengoplos tauhid dan menyesatkan umat muslim.
“Korban Idris Nawawi sudah ratusan bahkan kasus ini telah dilaporkan ke kepolisian Polres Cirebon oleh para korbannya, dan kerugian sudah miliaran rupiah,” katanya.
Dikataknya, sejumlah bukti-bukti berupa batu, patung, keris dan rekaman dari Idris Nawawi ada semua. Namun hingga kini tidak ada kejelasan dari majelis ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Cirebon, untuk menyelesaikan masalah ini.
“Kalau tidak segera ditindak, jangan salahkan kami bila kami bertindak lebih jauh. Dan jelas-jelas Bakorpakem Kab. Cirebon tidak jalan padahal ini tugas mereka. Coba lihat ponpes semegah ini tidak ada berdiri masjid, ini menandakan kalau ajarannya sesat,” tegasnya.
Salah satu korban yang hadir dalam demo tersebut, Yogi mengatakan, bahwa apa yang diajarkan oleh Idris Nawawi susah melenceng dengan kaidah dan ajaran Islam yang sesungguhnya. Karena Islam tidak mengajarkan ilmu-ilmu yang bertentangan dengan Alquran dan Hadist.
“Saya pernah ketipu dengan membeli beberapa jimat seharga Rp1 juta pada tahun 2008, katanya jimat tersebut bisa untuk kekayaan dan bisa untuk mengobati orang serta pengasihan. Tapi nyatanya tidak terbukti dan saya sudah laporkan ini ke polisi,” kata Yogi singkat.
Sementara salah satu pengurus Bakorpakem Kab. Cirebon, Ade Setiadi mengatakan, masalah ini akan secepatanya dirapatkan sekaligus mempelajari semua bukti-bukti yang ada.
“Besok kita rapatkan, agar masalah ini bisa cepat selesai,” kata Kepala Kesbanglinmas Kabupaten Cirebon ini.
Terpisah Ketua Ponpes Nurul Quran, H. Idris Nawawi membantah bila ajaran menyimpang, dan menyesatkan. Dalam penjualan jimat-jimat tersebut dia mengakui namun hanya sebatas marketing karena barang tersebut milik orang lain dan bukan miliknya.
“Semuanya saya serahkan ke MUI, meraka lebih tahu dan paham, adapun pelaporan ke polisian sudah islah dan saya sudah memberikan ganti rugi,” jelas Idris.
Dia menambahkan, adanya demo dari ormas Islam (AMANAR,-red) merupakan momen yang paling luar biasa buat dirinya, karena dengan semua itu semua orang bisa mengetahuinya termasuk MUI. Bayangkan dengan hujatan ini semua santri yang ada bubar.
“Dua tahun santri saya bubar, karena adanya fitnah dan hujatan dan dengan adanya pertemuan ini hati saya jadi lega karena besok katanya mau dirapatkan di Bakorpakem,” pungkas Idris. (Enon/CNC)
- See more at: http://www.cirebonnews.com/berita/item/7948-diduga-sesat-almanar-luruk-ponpes-di-setu-kulon#sthash.WEJC7XB2.dpuf
15 Feb 2015 007
15 Feb 2015 007
15 Feb 2015 007
15 Feb 2015 007

Almanar Laporkan IN Oknum Penistaan Agama Ke Bakorpakem

By Redaksi On 17 Feb, 2015 At 01:29 PM | Categorized As Daerah, Headline
 Kabarone.com, Cirebon – Aliansi Masyarakat Nahi Mungkar (Almanar) Cirebon resmi melaporkan oknum pendiri pondok pesantren (Ponpes) NQ Desa Setu Kulon Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon berinisial IN yang diduga telah melakukan ajaran oplososan alias aliran sesat dan penistaan agama yang berkedok dakwah atau syi’ar Islam melalui Pontren  NQ, pada Senin, (16/02) kemarin.
Koordinator Almanar Cirebon, Andi Mulya langsung menyerahkan sejumlah berkas sebagai bukti-bukti pelangaran yang diduga dilakukan IN kepada Bakorpakem Kabupaten Cirebon. Berkas perkara dugaan ajaran aliran sesat IN diterima Kepala Kantor Kesatuan Bangsa & Perlindungan Masyarakat (Kesbanglimas) Kabupaten Cirebon, Drs. Ade Setiadi selaku anggota Bakorpakem disaksikan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Bakhrudin, Kasie Inteljen Kejaksaan Negeri Sumber, Yan Ardiyanto, J, SH, MH, unsur Bakorpakem dan ormas Islam lainnya.
Menurut Andi Mulya, kalau IN ini terus dibiarkan maka akan terus menambah korban dan merusak pencitraan Ponpes. Sebab Ponpes NQ yang dipimpimpinnya hanya sebagai alat atau kedok hingga dapat mengelabuai masyarakat. “Sama seperti simbol dipintu masuk ada kubah masjid, padahal setelah masuk, ternyata didalamnya bangunan musholah saja tidak ada, apalagi bangunan masjid,” ungkapnya.
Andi menambahkan, melihat dari sisi bentuk bangunan saja sudah mengandung unsur kebohongan, jelas Ponpes itu sendiri hanya dijadikan kedok, praktek jauh dari syiar Islam. “Sebab kegiatan sehari-harinya bukan belajar mengaji, melainkan menjual barang atau benda yang dianggap bertuah,” bebernya.
“Dengan menyakini benda ciptaan Yang Maha Kuasa mempunyai kekuatan magis, sama halnya sudah mengkultuskan terhadap benda dan menduakan Tuhan. Artinya dengan menyakini sebuah benda mempunyai kekuatan yang datangnya selain dari Allah SWT, maka itu perbuatan musyrik, karena sudah menduakan Allah SWT,” tandasnya.
Andi menegaskan, apa yang diajarkan oleh IN, sudah jauh dari ajaran Allah dan Rasulnya. Dan diduga ajaran yang diajarkan adalah bentuk perdukunan yang dikemas di pesantren tapi praktiknya bisnis barang-barang “antik” atau benda bertuah. Hingga banyak korban yang tersesat ajarannya dan korbannya merasa dirugikan secara materi hingga milyaran rupiah.
“Perbuatan IN  jelas bertentangan dengan akidah Islam dan ada salah satu korban sempat menjadi mualaf. Ternyata IN hanya mengambil materinya saja tanpa mempertimbakan dampaknya akan merusak Pontren. Sebab korban kembali memeluk agama pertamanya, hal tersebut sangat dikhawatirkan jika si korban ini menilai Islam & Ponpes demikian adanya,” tuturnya.
Kemudian,lanjut Andi, si korban menceritakan ke komunitasnya apa yang pernah dialaminya. Sehingga dampak perbuatan IN dapat menceriderai ummat Islam pada umumnya. Untuk itu pihaknya meminta kepada Bakorpakem segera menghentikan langkah IN dengan menerbitkan fatwa MUI menyatakan itu sebuah aliran sesat.
Sementara Ketua MUI Kabupaten Cirebon, KH. Bakhrudin,  yang juga bagian dari Bakorpakem menyatakan pihaknya akan mempelajari pengaduan dari Almanar. Adapun untuk menerbitkan fatwa setelah ada rapat komisi fatwa dengan para kiayi ahli yang tersebar di Ponpes di Kabupaten Cirebon.
Untuk segera membahas perosalan aliran sesat yang dituduhkan Almanar kepada IN pengasuh Pontren NQ, pihaknya akan meminta pemikiran atau pendapat dari para kiayi ahli yang membidanginya. “Selain itu akan melibatkan elemen masyarakat dan para tokoh di Nadhahtul Ulama, Muhammadiyah dan organisasi kemasyarkatan Islam lainnya,” tegasnya. (Mulbae)

Rabu, 18 Februari 2015

ALMANAR Cirebon Bongkar Ajaran Sesat Idris Nawawi

Oleh JurniscomSenin, 16 Februari 2015 10:07 WIB
CIREBON (Jurnalislam.com) - Ratusan massa Aliansi Amar Makruf Nahi Munkar (ALMANAR) Cirebon mendatangi tempat aliran sesat Idris Nawawi pada Ahad (15/2/2015). Sepak  terjang Idris Nawawi dinilai telah meresahkan masyarakat dan umat Islam Cirebon.
ALMANAR melakukan presentasi tentang kesesatan ajaran Idris Nawawi di rumahnya yang beralamat didesa setu kulon, Blok Siampel RT12/RWO1, kecamatan Weru, kabupaten Cirebon itu.  
Menurut ALMANAR, poin inti kesesatan H.idris nawawi adalah: praktek perdukunan, paranormal, santet, dengan kedok ajaran Islam disertai penipuan dan menjual agama Islam.
Ustadz Andi Mulya membeberkan, bahwa setelah ia mempelajari barang-barang bukti berupa kitab-kitab Idris Nawawi, ceramah-ceramah Idris nawawi dan pengakuan dari para korban.  Idris diketahui telah mengajarkan santet dan mengaku pernah ke Lauhul mahfuz.
"Idris juga mengaku pernah bertemu dengan malaikat Jibril dan Rasulullah. Menurutnya Rasulullah juga memberikan benda keramat kepada Idris Nawawi, dan masih banyak lagi kesesatannya," kata Ustadz Andi.
Menurut korban bernama Yogi, menyebutkan bahwa waktu itu ada seorang mualaf bernama Antonius datang ke Idris untuk belajar agama Islam. Akan tetapi oleh Idris malah disuruh untuk membeli benda keramat berupa patung Nyi Roro kidul produk Idris sendiri seharga kurang lebih 200 jutaan dengan khasiat untuk kekayaan.
"Karena merasa dibohongi oleh Idris maka si mualaf tadi kembali kepada agama semula," kata Yogi yang sudah mengikuti Idris sejak tahun 2008.
Tambah Yogi, Idris juga mengajarkan kepada santrinya bahwa para tokoh ulama terdahulu yang banyak menulis kitab itu bukan manusia akan tetapi jin. Perkataan Idris itu terdapat dalam rekaman sebuah kaset sebagai alat buktinya.
Sementara itu, menurut Ustadz Abu Usamah Nur Irhab kesesatan ajaran Idris adalah mencampuradukan atau mengoplos ajaran Islam dengan ajaran Hindu-Budha.
"Banyak puasa-puasa sesat yang diajarkan oleh Idris. Puasa untuk mencari rezki, puasa untuk mencari jabatan, puasa untuk mahabbah dan lain-lain. Seperti puasa mutih, puasa makan yangg tidak bernyawa dan lain sebagainya," kata Abu Usamah.
Setelah ALMANAR memaparkan kesesatan ajaran Idris di hadapan instasi pemerintah seperti MUI, BOKORPAKEM dan Kesbangpol. Belum ada komentar dari lembaga-lembaga tersebut. MUI mengaku belum pernah menerima pengaduan dari korban ataupun dari ALMANAR tentang kesesatan ajaran Idris Nawawi.
Sementara itu, korban bernama Yogi mengaku sudah mengadukannya kepada MUI sejak satu tahun lalu.D Namun, tidak ada tanggapan dari MUI.
AlMANAR mengaku akan terus menekan pihak-pihak terkait di pemerintahan agar segera menuntaskan masalah ajaran sesat Idris ini. ALMANAR juga mendesak agar dikeluarkannya fatwa sesat kepada ajaran Idris Nawawi.
Zarqawi | Jurniscom
 

Diduga Sesat, Pondok Pesantren di Cirebon, Jawa Barat didemo (video)


Jual 500 “Jimat”, Pendiri Pondok Pesantren Digeruduk

Senin, 16 Februari 2015 | 09:50 WIB CIREBON, KOMPAS.com – Sekelompok orang yang mengaku dari Ormas Islam di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mendatangi Pondok Pesantren yang diduga mengajarkan aliran sesat dan penipuan dengan menjual benda yang disebut pusaka atau jimat, Minggu (15/2/2015) kemarin.

Pondok pesantren yang disasar adalah Pondok Pesantren Nurul Quran, di Desa Setu Kulon, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon. Mereka membentangkan beberapa kertas karton, yang berisi tudingan, Pondok Pesantren malah mengajarkan aliran sesat, dan menyimpang dari ajaran Islam.

Dalam orasinya, mereka menegaskan, keberadaan Idris Nawawi, selaku Pendiri Pondok Pesantren, sangat meresahkan warga, dan bahkan umat Islam pada umumnya. Idris Nawawi tidak mengajarkan metode penghafalan Alquran, malah justru, mengajarkan ajaran yang bertentangan dari Alquran.

Tak lama berorasi, massa lalu masuk ke lingkungan pondok pesantren. Mereka menuju aula, dan menggelar debat dengan Idris Nawawi. Namun, anggota Majelis Ulama Indonesia, Kesbangpol, dan aparat keamanan pondok pesantren, langsung menengahi, agar debat berjalan kondusif.

Ketua Koordinator Ormas Gerakan Anti Pemurtadan (Gapas), Andi Mulya, menegaskan, berdasarkan bukti dan pengakuan para korban, Idris Nawawi sudah melecehkan agama Islam. Idris menyebut, Ulama-ulama penyebar Islam terdahulu adalah bangsa Jin.

Idris juga mengaku, sering kali bertemu Rasulullah, Nabi Muhamad SAW. Ia mendapatkan banyak ilmu dan amalan berbentuk dzikir dan puasa yang tak lazim. “Yang paling tidak masuk akal adalah, Idris mengaku dapat ke lauhul mahfud (langit ke tujuh-red),  bertemu Malaikat Jibril, menembus lautan, dan ke tempat yang tak terjangkau untuk mendapatkan ilmu dan benda pusaka. Idris juga mengajarkan puasa yang tak lazim,” tegas Andi dengan berapi-api. 

Andi Mulya mengatakan, masih banyak ajaran Idris Nawawi yang berentangan dengan Islam, dan tidak masuk akal. Di hadapan MUI, dan aparat lainnya, Andy, menunjukan beberapa bukti benda pusaka yang menjadi barang jualan Idris Nawawi. Idris menjual dengan harga yang cukup tinggi, dan mengiming-imingi memiliki khasiat khusus yang tokcer.

Yogi, warga Lampung, yang menjadi salah satu korban penjualan benda pusaka mengaku, sudah mengeluarkan uang Rp 1 juta untuk membeli tasbih Idris Nawawi.  Tasbih tersebut diiming imingi memiliki khasiat dapat memberikan kesembuhan dan pengobatan.

“Dalam ajarannya, Idris pun menyebutkan sapi berharga Rp 200 juta itu adalah, sapi khusus persembahan untuk Nabi Muhammad. Jadi Rasulullah disembah dong seperti berhala. Ini tidak masuk akal sehat saya. Dan masih banyak lagi ajaran yang diluar akal sehat,” kata pria yang berguru sejak tahun 2008.

Sementara itu, Idris Nawari tak membantah telah menjual benda-benda pusaka atau Jimat. Namun, benda tersebut milik kakak kandungnya, Nawawi. Idris berkilah hanya membantu memasarkannya.

“Nanti perlu dikonfirmasi, benda pusaka ini milik kakak kandung saya, saya hanyalah marketing atau tim penjualnya. Tapi sejak beberapa hari lalu saya hubungi kakak, tidak pernah ada jawaban,” kata dia usai debat.

Idris mengaku, transaksi penjualan benda pusaka sudah dilakukan sejak tahun 2009. Selama itu, dia sudah menjual sekitar 500 benda pusaka. “Kalau kepada banyak orang, kami tidak dapat menyebutkan. Tapi kalau total yang dijual ada sekitar 500 benda pusaka, semisal, keris, mustika, dan lain-lain. Dan benda pusaka ini memiliki khasiat masing-masing,” ungkap dia.

Terkait tuduhan yang dilontarkan gabungan ormas Islam, Idris akan mencari kakak kandungnya terlebih dahulu, dan menemui MUI.

Rabu, 04 Februari 2015

Kisah Pribadi mengenai Mursyid dan Murid

Afwam jidan,
Demi Allah ini adalah artikel or tulisan asli si idris nawawi jamij yg brhasil qu save dgrup rahasia nya dlu,
bila ku baca ulang lg ini tulisan nya, ingin rasa nya ku meludahi si kecebong anyut madesu ini, sumpah Atas nama Allah dia umbar namun knyataan nya kadzib ilal kadzib...
wahai engkau murid2 idris di mlam sayyidul ayyam ini qu br doa smoga kalian sadar dn trbuka mata hati nya serta di buka kan pintu hidayah oleh Nya agar kalian lepas dr belenggu manusia pendusta trhebat sepanjang peradaban ini...
tlong jawab prtnyaan ku spa santri2 jamij yg sdh naik haji, adakah itu: pendi,amar,akang aly,rois, nilla,doni tatoi,yanyan,sondi,asep, dll yg naik haji??
lalu adakah wktu maulud thn 2012-2014 si idris ini potong sapi 25 ekor??
lalu adakah tetangga2 nya, kyai n ustadz dll yg di daftar kan nya naik haji??
lalu ada pula kah si idris ini mmbangun msjid2 dpesantren2 dsb???
mana bung, d ponpes nya z tdk ada msjid or musholah..!!!
kalian murid2 idris sadar lah, liat bukti nyata ini dan kalian pun semua mmbaca artikel or tulisan si idris kadzib...
istighfar lah saudara2 jamij yg di rahmati Allah smoga kalian sadar dn tau bhwa idris nawawi ini seorang "pendusta dan penista dinul islam..."
------------------Kisah Pribadi mengenai Mursyid dan Murid---------------
Banyak dari rekan maupun teman FB bertanya tentang masalah yang satu ini,,mereka beranggapan bahwa menjadi murid sangatlah mudah,,asal gabung di suatu majlis atau pengajian para kyai,,,maka gelar murid sudah sah.....Pemahaman semacam ini salah besar bagi pencari ilmu Allah SWT.....Dan mereka juga beranggapan bahwa saya telah mengada ngada dengan mengatakan 17 tahun baru di akui kemuridannya oleh Waliyulloh Adzom Syareatul Khotam Habibuna Husein Nawawi bin Yahya........
Dalam semua isi ilmu tasawwuf dan tauhid,,,semua mennjelaskan sama.....bahwa,,,,menjadi murid seorang kamalatul Adzom, sangatlah langka,,,wajib mengikuti perjalanan yang begitu lama...Bahkan Syeikh Abdul Qodir Al Jaelani, senidiri,,,yang masyhur akan kewaliannya,,,,beliau baru di aku murid oleh Waliyulloh Abu Dardar,,selama pengabdiannya kurang lebih 33 tahun. Imam Syafi'i,,,beliau baru di aku murid pada masa pengabdian 24 tahun...Imam Sya'rony,,,,kemuridan beliau baru tertatam pada masa 40 tahun. Imam ibnu Athoillah,,,,di akui murid pada masa pengabdian 39 tahun. Imam Gozali,,,beliau dapat gelar murid di masa pengabdian 41 tahun dan lain sebagainya......
Lalu apa yang disebut muriddd?????????? dan bagaimana bisa terjadi pengangkatan murid????? Imam Ibnu Athoillah, sudah menjelaskannya secara rinci di Kitab HIKAM,,bahwa dimana ada Waliyulloh Kamil,,,,dan santrinya sampai ribuan atau bahkan sampai jutaan...Lalu dari ribuan tadi semuanya mendapatkan predikat sebagai Waliyulloh, di hadapan Allah SWT, itu semua belum dikatakan sebagai murid,,mereka hanya sebagai ALA HAK NABIHIM/ orang yang mendapatkan berkah dari keta'dzimannnya kepada keagungan ilmu Mursyid, sehingga mencapai maqom kewalian...lalu apa yang di sebut murid??????? MURID hanya ada satu diantara jutaan para santri yang berlomba mencari derajat dan hanya murid inilah pewaris muthlak semua ilmu Masyaikhnya dunia akherat....Tidak bakal terjadi ilmu Masyaikh akan diserahkan semuannya kepada para santri santrinya kecuali wajib turun kepada murid pilihannya....(1 orang) Dan ini sudah pasti terjadi di setiap diri pencari ilmu agung......
Lalu perjalanan atau pengabdian seperti apakah hingga pengakuan murid di sahkan?????????? Sejak zaman Rosululloh hingga kini,,,,perjalanan pengakuan murid akan menunai beragam kisah kehidupan yang sangat pelik...persaingan antar santri dalam zuhud dan sifat khidmat benar benar tercurahkan satu tujuan (Demi Mursyid) hidup matinya demi Mursyid,, bahkan segalannya untuk Mursyid...17 tahun bagiku sangatlah dini di zaman akhir seperti sekarang ini,,sebab Masyaikh sediri dulu peernah berkata: "Setidak tidaknya pengakuan Murid akan terjadi setelah pengabdiannya selama 70 tahun...
Saat pengakuan MURID di lontarkan oleh seorang MURSYID,,,,,demi Allah,,,,alam akan terbuka dan semua Waliyulloh, Malaikat, dan Nabi Allah,,hadir secara transparan...tiada dinding ,,,,tiada hijab dan tiada penutup antara manusia dan ahlil jannah,,,semua terbuka apa adanya dan ini di sebut makna SYAHID...(Penyaksian seluruh alam) bagaimana mereka mampu mengatakan sebagai murid bila kenyataannya seperti ini adanya???????????
Dalam pengakuan murid pada tgl 12 Januari 2012,,,,,yang disaksikan istri dan ummi (ibuku) itu nikmat terinddah dalam seumur hidupku.......Dan saya pernah berkata jauh jauh sebelum itu semua kepada seluruh santri Jam'ul Ijazah......."Bila sampai aku dijadikan murid habib Syeikh Syareatul Khotam...Hak alal Hak,,,,saya mau syukuran dengan meyembelih sapi 25 ekor.....dan ini akan saya buktikan di acara Maulud nanti sebagai hadiah syukuranku yang tiada ternilai ini........Dan bila ada seorang Kyai yang fakir dan ingin mempunyai masjid atau ponpes grtais bagi para santrinya..katakan padaku secara jujur...DEMI ALLAh,,,saya akan memabnagunkannya secara permanent atas ijin ALLAH SWT...Dan bila ada orang yang alim dan fakir yang harapan hidupnya ingin berangkat haji,,namun terkendala dengan keuangn...Katakan padaku...DEMI ALLAH...aku akan memmberangkatkannya...Sebab semua itu kewajibanku sebagai Hamba Dhoif,,,,jangan malu dan sungkan wahai sedulurku...dimana ada orang semacam itu,,,,katakan padaku...fainsya Allah saya sendiri yang akan datang menjumpainnya.........
Aku tercipta sebagai hamba pelayan,,,aku hidup sebagai hamba santri..pengabdianku hanya buat mereka yang sewajarnya wajib di bantu....Demi Allah jangan sampai aku salah...katakan padaku,,,dimana ada seorang Hafidz (hafal Al Quran) dan belum di wisuda, karena faktor keuangan sehingga nasab Al Qur'an tidak di dapatinya dari sang guru.....Katakan padaku secara jujur...Demi Allah,,,saya akan membayarkannya...."
Dan atas pengakuanku ini...Demi Allah,,,,,,saya akan mendaftarkan semua anak Jam'ij Cirebon,,,haji semua,,,,,,pada bulan maulud depan.....Dan bagi mereka yang fakir maupun benar benar Lillahi Taala,,ingin berangkat ke Tanah Suci...saya persilahkan anda daftar secara tulus dan ihlas di seketariat jamij Cirebon.....saya akan memberangkatkannya secara GRATISSSS.......
Tanggal 12 januari 2012, hari kamis, (18 Safar) dunia menyaksikan,,,,,,,saya di terima menjadi Murid Syareatul Khotam dan menjadi pendamping beliau, setelah 17 tahun kami mengabdi...Subhanalloh,,,
Afwam jidan,
Demi Allah ini adalah artikel or tulisan asli si idris nawawi jamij yg brhasil qu save dgrup rahasia nya dlu,
bila ku baca ulang lg ini tulisan nya, ingin rasa nya ku meludahi si kecebong anyut madesu ini, sumpah Atas nama Allah dia umbar namun knyataan nya kadzib ilal kadzib...
wahai engkau murid2 idris di mlam sayyidul ayyam ini qu br doa smoga kalian sadar dn trbuka mata hati nya serta di buka kan pintu hidayah oleh Nya agar kalian lepas dr belenggu manusia pendusta trhebat sepanjang peradaban ini...
tlong jawab prtnyaan ku spa santri2 jamij yg sdh naik haji, adakah itu: pendi,amar,akang aly,rois, nilla,doni tatoi,yanyan,sondi,asep, dll yg naik haji??
lalu adakah wktu maulud thn 2012-2014 si idris ini potong sapi 25 ekor??
lalu adakah tetangga2 nya, kyai n ustadz dll yg di daftar kan nya naik haji??
lalu ada pula kah si idris ini mmbangun msjid2 dpesantren2 dsb???
mana bung, d ponpes nya z tdk ada msjid or musholah..!!!
kalian murid2 idris sadar lah, liat bukti nyata ini dan kalian pun semua mmbaca artikel or tulisan si idris kadzib...
istighfar lah saudara2 jamij yg di rahmati Allah smoga kalian sadar dn tau bhwa idris nawawi ini seorang "pendusta dan penista dinul islam..."
------------------Kisah Pribadi mengenai Mursyid dan Murid---------------
Banyak dari rekan maupun teman FB bertanya tentang masalah yang satu ini,,mereka beranggapan bahwa menjadi murid sangatlah mudah,,asal gabung di suatu majlis atau pengajian para kyai,,,maka gelar murid sudah sah.....Pemahaman semacam ini salah besar bagi pencari ilmu Allah SWT.....Dan mereka juga beranggapan bahwa saya telah mengada ngada dengan mengatakan 17 tahun baru di akui kemuridannya oleh Waliyulloh Adzom Syareatul Khotam Habibuna Husein Nawawi bin Yahya........
Dalam semua isi ilmu tasawwuf dan tauhid,,,semua mennjelaskan sama.....bahwa,,,,menjadi murid seorang kamalatul Adzom, sangatlah langka,,,wajib mengikuti perjalanan yang begitu lama...Bahkan Syeikh Abdul Qodir Al Jaelani, senidiri,,,yang masyhur akan kewaliannya,,,,beliau baru di aku murid oleh Waliyulloh Abu Dardar,,selama pengabdiannya kurang lebih 33 tahun. Imam Syafi'i,,,beliau baru di aku murid pada masa pengabdian 24 tahun...Imam Sya'rony,,,,kemuridan beliau baru tertatam pada masa 40 tahun. Imam ibnu Athoillah,,,,di akui murid pada masa pengabdian 39 tahun. Imam Gozali,,,beliau dapat gelar murid di masa pengabdian 41 tahun dan lain sebagainya......
Lalu apa yang disebut muriddd?????????? dan bagaimana bisa terjadi pengangkatan murid????? Imam Ibnu Athoillah, sudah menjelaskannya secara rinci di Kitab HIKAM,,bahwa dimana ada Waliyulloh Kamil,,,,dan santrinya sampai ribuan atau bahkan sampai jutaan...Lalu dari ribuan tadi semuanya mendapatkan predikat sebagai Waliyulloh, di hadapan Allah SWT, itu semua belum dikatakan sebagai murid,,mereka hanya sebagai ALA HAK NABIHIM/ orang yang mendapatkan berkah dari keta'dzimannnya kepada keagungan ilmu Mursyid, sehingga mencapai maqom kewalian...lalu apa yang di sebut murid??????? MURID hanya ada satu diantara jutaan para santri yang berlomba mencari derajat dan hanya murid inilah pewaris muthlak semua ilmu Masyaikhnya dunia akherat....Tidak bakal terjadi ilmu Masyaikh akan diserahkan semuannya kepada para santri santrinya kecuali wajib turun kepada murid pilihannya....(1 orang) Dan ini sudah pasti terjadi di setiap diri pencari ilmu agung......
Lalu perjalanan atau pengabdian seperti apakah hingga pengakuan murid di sahkan?????????? Sejak zaman Rosululloh hingga kini,,,,perjalanan pengakuan murid akan menunai beragam kisah kehidupan yang sangat pelik...persaingan antar santri dalam zuhud dan sifat khidmat benar benar tercurahkan satu tujuan (Demi Mursyid) hidup matinya demi Mursyid,, bahkan segalannya untuk Mursyid...17 tahun bagiku sangatlah dini di zaman akhir seperti sekarang ini,,sebab Masyaikh sediri dulu peernah berkata: "Setidak tidaknya pengakuan Murid akan terjadi setelah pengabdiannya selama 70 tahun...
Saat pengakuan MURID di lontarkan oleh seorang MURSYID,,,,,demi Allah,,,,alam akan terbuka dan semua Waliyulloh, Malaikat, dan Nabi Allah,,hadir secara transparan...tiada dinding ,,,,tiada hijab dan tiada penutup antara manusia dan ahlil jannah,,,semua terbuka apa adanya dan ini di sebut makna SYAHID...(Penyaksian seluruh alam) bagaimana mereka mampu mengatakan sebagai murid bila kenyataannya seperti ini adanya???????????
Dalam pengakuan murid pada tgl 12 Januari 2012,,,,,yang disaksikan istri dan ummi (ibuku) itu nikmat terinddah dalam seumur hidupku.......Dan saya pernah berkata jauh jauh sebelum itu semua kepada seluruh santri Jam'ul Ijazah......."Bila sampai aku dijadikan murid habib Syeikh Syareatul Khotam...Hak alal Hak,,,,saya mau syukuran dengan meyembelih sapi 25 ekor.....dan ini akan saya buktikan di acara Maulud nanti sebagai hadiah syukuranku yang tiada ternilai ini........Dan bila ada seorang Kyai yang fakir dan ingin mempunyai masjid atau ponpes grtais bagi para santrinya..katakan padaku secara jujur...DEMI ALLAh,,,saya akan memabnagunkannya secara permanent atas ijin ALLAH SWT...Dan bila ada orang yang alim dan fakir yang harapan hidupnya ingin berangkat haji,,namun terkendala dengan keuangn...Katakan padaku...DEMI ALLAH...aku akan memmberangkatkannya...Sebab semua itu kewajibanku sebagai Hamba Dhoif,,,,jangan malu dan sungkan wahai sedulurku...dimana ada orang semacam itu,,,,katakan padaku...fainsya Allah saya sendiri yang akan datang menjumpainnya.........
Aku tercipta sebagai hamba pelayan,,,aku hidup sebagai hamba santri..pengabdianku hanya buat mereka yang sewajarnya wajib di bantu....Demi Allah jangan sampai aku salah...katakan padaku,,,dimana ada seorang Hafidz (hafal Al Quran) dan belum di wisuda, karena faktor keuangan sehingga nasab Al Qur'an tidak di dapatinya dari sang guru.....Katakan padaku secara jujur...Demi Allah,,,saya akan membayarkannya...."
Dan atas pengakuanku ini...Demi Allah,,,,,,saya akan mendaftarkan semua anak Jam'ij Cirebon,,,haji semua,,,,,,pada bulan maulud depan.....Dan bagi mereka yang fakir maupun benar benar Lillahi Taala,,ingin berangkat ke Tanah Suci...saya persilahkan anda daftar secara tulus dan ihlas di seketariat jamij Cirebon.....saya akan memberangkatkannya secara GRATISSSS.......
Tanggal 12 januari 2012, hari kamis, (18 Safar) dunia menyaksikan,,,,,,,saya di terima menjadi Murid Syareatul Khotam dan menjadi pendamping beliau, setelah 17 tahun kami mengabdi...Subhanalloh,,,
https://www.facebook.com/groups/252173614938189/permalink/311447529010797/

Senin, 01 Desember 2014

KEPADA SIAPAPUN JANGAN PERCAYA SAMA PERKATAAN SI MULUT BUSUK IDRIS

PERHATIAN KERAS
KEPADA SIAPAPUN JANGAN PERCAYA SAMA PERKATAAN SI MULUT BUSUK IDRIS YANG TELAH BANYAK MEMBAWA2 NAMA MASYAIKH, KINI SAATNYA AKU BUKA BUKAAN,.,.,KEY,.,SIAAP???
1- KEILMUAN2 YANG ADA DI JAMIJ KATANYA GARAPAN MASYAIKH,., ITU BOHONG,.,.,
2- IDRIS PERNAH MEMBUAT KEILMUAN YANG KATANYA UNTUK MEMBAYAR HAKKUL ADAMI NYA MASYAIKH,.,. ITU BOHONG,.,.
3- IDRIS PERNAH MEMBUAT KEILMUAN YANG KATANYA UANGNYA UNTUK MEMBANGUN MADRASAH/MAJLIS KAMALUL MUTTABAAH,.,.,ITU BOHONG,.,
4- PENARIKAN PENARIKAN YANG PERNAH ADA ITU SEMUA BOHONG,.,., SEBELUM ADA ACARA PENARIKAN,., SI IDRIS MENYURUH CECUNGUK2NYA UNTUK MENEBAR/MENANAMNYA
4-TASBEH YANG DI JAMIJ MEMANG BENAR DARI RAWA BENING
5-KERIS DAN MUSTIKA2 MASYAIKH PUN BANYAK DIOPLOS OLEHNYA,.,. DGN BARANG2 DI PINGGIR JALAN
6- SS PAKET ABC ATO GOLD ATO JALJALUT ITU JUGA BOHONG

INTINYA YANG KATANYA IDRIS MENJAMIN KEHIDUPAN MASYAIKH ITU SEMUA BOHONG BESAR,., YANG KATANYA 100 PERSEN UANG PENJUALAN SEMUA KE MASYAIKH ITU JG BOHONG,.,. BERIKUT JUGA DONGENG DONGENG IDRIS BAIK PADA MUSTIKA ATAUPUN CERITA LAINNYA YANG KATANYA KATA MASYAIKH,., BOOG BRUUUUR,.,.,.
KRN DIA TLAH BANYAK MERUGIKAN DAN MENCEMARKAN H.HUSEN NAWAWI (MASYAIKH) APA LAGI SAMPAI DI CANTUMKAN NAMA BELIAU PADA KEPENGURUSAN PSJI, MASYAIKH SAMA SEKALI TIDAK PERNAH MENYETUJUI DGN DIDIRIKANYA PSJI. DARI PIHAK MASYAIKH MERASA SANGAT DIRUGIKAN SEKALI,., DAN SEGERA AKAN MENUNTUTNYA.