Sesungguhnya manusia yang sudah dikatakan Iman adalah? "Mereka yang sudah mencintai Allah dan Rosulnya melebihi kecintaan kita terhadap orang tua, istri, anak dan kekasih". Bila hati dan pikiran kita masih condong ke cinta duniawi? maka Iman kita disebut Iman Kadzib (bohong).
Hadist Rosululloh mengatakan; "
Orang yang mengutamakan cintanya kepada orang Lain (kekasih, keluarga, dan lainnya) dan menipiskan Iman kita terhadap Rosululloh SAW, dan Allah Jalla Wa'ala, maka orang tadi mati dalam keadaan membawa KEMUNAFIKAN/MUNAFIQUN."
Diterangkan dalam surat Al Munafiquun; "Allah telah menetapkan baginya (Orang Munafiq) mereka dikumpulkan dengan orang-orang Kafir dalam satu wadah neraka terendah Jahannam. Sesungguhnya sifat orang Munafiq sama saja dengan penghianatan para Kufar.
"Rosululloh SAW berkata; "
Ciri dari sifat orang Munafiq dalam pandangan Allah SWT, terbagi menjadi 3 bagain".
1-Meninggalkan hukum Allah bersifat Umum. Seperti Sholat wajib, puasa Ramadhan, Zakat Mal, dan hukum umum lainnya.
2-Bila berucap selalu disertai kebohongan.
3-Selalu inkar Janji.
Dari ketiga ini secara makna ubudiyyah di sebut pekerjaan paling riingan tapi mati dalam keadaan Kuffar.
Dan secara Tafsiri ke tiganya di jelaskan sebagi berikut;
1- Meninggalkan hukum Allah bersifat umum. Golongan ini hatinya berat bila disuruh menjamin orang tua dan memberi sedikit hartanya terhadap anak yatim. Kakinya sangat berat bila menuju pengajian. Ibadahnya asal asalan dan terasa malas, hanya sekedar mengikuti hukum kewajiaban semata. Tapi wataknya akan semangat bila dihadapkan dengan duniawi, seperti menari materi, berdagang, bisnis dan lain sebagainya. Mereka tak mengenal lelah dalam urusan materi tapi berat dalam masalah keagaamaan, maka golongan ini disebut MUNAFIQ.
2-Bila berucap selalu disertai kebohongan. Golongan ini punya ciri tersendiri disetiap ucapan atau tulisannya....Mereka menggembar gemborkan diri, namun pembuktian nyatanya sama sekali tidak ada. Dicontohkan bagi mereka para ahli Supranturalis pemula. Mereka mengijazahkan amalan pembuka hijab gaib, adapun dianya sendiri belum pernah bertemua gaib secara langsung. Golongan ini disebut bagian dari Munafiq. (Ucapannya tidak bisa dipercaya).
3- Selalu inkar Janji. .......Golongan ini jiwanya selalu inkar janji dan sudah menjadi watak dimata Allah SWT. Sudah tahu kita diciptakan buat beribadah kepada-Nya,,,namun mereka malah meninggalkan semuanya. Sudah tahu mengaji itu hukumnya wajib, malah berpacaran dan menumbuhkan sifat Bahil (pelit) di lestarikan. Sudah tahu kita sebagai seorang putra wajib menjamin ibu kandungnya, malah lebih mengutmakan istrinya...Maka golongan ini jelas jelas disebut kaum Munafiqun....
Tausiyyah menjelang malam ★☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆.